Selasa, 22 Sep 2026
light_mode
Beranda » Regional » Rp30 Miliar untuk Karhutla Jambi Masih Mengendap, Ini Penjelasan Pemprov Jambi

Rp30 Miliar untuk Karhutla Jambi Masih Mengendap, Ini Penjelasan Pemprov Jambi

  • account_circle -
  • calendar_month 0 menit yang lalu
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Dana bantuan pemerintah pusat sebesar Rp30 miliar untuk penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Jambi ternyata belum tersentuh. Di tengah persoalan karhutla yang masih menjadi perhatian, anggaran tersebut masih berkutat pada tahap penyusunan dan pengkajian program.

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jambi Sudirman membenarkan dana bantuan tersebut belum digunakan. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi masih membahas program yang nantinya dibiayai menggunakan anggaran tersebut.

“Belum, setahu saya belum,” kata Sudirman saat dikonfirmasi mengenai penggunaan dana Rp30 miliar tersebut baru-baru ini.

Sudirman menjelaskan, dana dari pemerintah pusat memang disiapkan untuk mendukung penanganan karhutla di Jambi. Penggunaannya pun tidak hanya untuk memadamkan api.

Anggaran tersebut dapat diarahkan untuk berbagai kebutuhan, mulai dari pencegahan karhutla, pemadaman, penanganan kesehatan masyarakat terdampak asap, hingga pemulihan lahan gambut.

“Bantuan karhutla Rp30 miliar dari pemerintah pusat itu alokasinya untuk penanganan karhutla. Bisa saja pencegahan, bisa saja pemadaman, bisa saja untuk penanganan kesehatan masalah ISPA, bisa saja masalah pemulihan gambut,” ujarnya.

Sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) Pemprov Jambi juga telah menyampaikan usulan kegiatan yang berkaitan dengan penanganan karhutla.

Di antaranya Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Kesehatan, dan Dinas Kehutanan Provinsi Jambi.

Namun, masuknya usulan tersebut belum otomatis membuat anggaran bisa langsung dibelanjakan. Pemprov Jambi masih perlu memastikan setiap program sesuai dengan kebutuhan di lapangan sekaligus memenuhi ketentuan penggunaan dana.

“Sudah masuk, dari beberapa OPD sudah masuk. Tapi masih belum kita dalami kembali, kita kaji kembali, belum kita bahas,” jelas Sudirman.

Dengan proses tersebut, Rp30 miliar bantuan pusat hingga kini belum terserap untuk kegiatan penanganan karhutla di Jambi.

Padahal, kebutuhan penanganan karhutla tidak hanya berkaitan dengan pemadaman api. Dampak asap juga menyentuh sektor kesehatan masyarakat, sementara kawasan gambut membutuhkan penanganan dan pemulihan agar risiko kebakaran berulang dapat ditekan.

Pemprov Jambi kini masih menyusun dan mengkaji usulan dari sejumlah OPD sebelum menentukan penggunaan dana tersebut. Besaran anggaran yang cukup signifikan itu diharapkan nantinya dapat diarahkan pada program yang benar-benar mendukung penanganan karhutla di daerah.(*)

 

  • Penulis: -
  • Editor: Darmanto Zebua

Rekomendasi Untuk Anda

  • PT Matahari Department Store Tbk Bagi Dividen Rp 250 per Saham

    PT Matahari Department Store Tbk Bagi Dividen Rp 250 per Saham

    • calendar_month Selasa, 21 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) akan membagikan dividen tunai sebesar Rp 250 per saham kepada pemegang saham. Berdasarkan pengumuman resmi, tanggal terakhir perdagangan saham yang memuat hak dividen (cum date) di pasar reguler dan negosiasi ditetapkan pada 23 April 2026. Artinya, investor yang ingin memperoleh dividen harus memiliki saham LPPF hingga akhir […]

  • MN Izhar Bafadhal Kunci Gelar Juara 10 Best Chess Player Jambi 2026, Perebutan Runner-up Memanas di Babak Terakhir

    MN Izhar Bafadhal Kunci Gelar Juara 10 Best Chess Player Jambi 2026, Perebutan Runner-up Memanas di Babak Terakhir

    • calendar_month Rabu, 3 Jun 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Gelar juara Turnamen 10 Best Chess Player Jambi 2026 akhirnya berhasil diamankan MN Izhar Bafadhal. Pecatur muda ini memastikan diri menjadi kampiun setelah meraih kemenangan penting pada babak kedelapan yang berlangsung di Paviliun Jambi Business Center (JBC), ajang yang diselenggarakan Pengurus Provinsi Percasi Jambi. Pada partai utama meja satu, Izhar Bafadhal menghadapi MN […]

  • IHSG Sepekan Turun Tajam Sentimen MSCI Tekan

    IHSG Sepekan Turun Tajam Sentimen MSCI Tekan

    • calendar_month Sabtu, 7 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencatat penurunan 4,73% pada perdagangan 2–6 Februari 2026, terdorong oleh sentimen Morgan Stanley Capital International (MSCI) dan penurunan peringkat saham serta outlook utang Indonesia. IHSG akhir pekan tercatat di posisi 7.935,26, dengan kapitalisasi pasar turun menjadi Rp 14.314 triliun. Analis PT MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana, menjelaskan, koreksi ini […]

  • Perak Antam Kembali Menguat, Sentuh Level Segini

    Perak Antam Kembali Menguat, Sentuh Level Segini

    • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga perak produksi Antam kembali melesat. Kenaikan harga perak Antam ini berlawanan dengan harga emas Antam tetapi sejalan dengan harga perak dunia. Berdasarkan data dari laman logam mulia pada Kamis (16/4/2026), harga perak Antam naik Rp 300. Kini, harga perak Antam dibanderol Rp50.600 dari perdagangan sebelumnya Rp50.300. Antam menawarkan perak batangan 250 gram, […]

  • Dari Remaja hingga Lansia 101 Tahun, Ini Potret Jemaah Haji Aceh 2026

    Dari Remaja hingga Lansia 101 Tahun, Ini Potret Jemaah Haji Aceh 2026

    • calendar_month Rabu, 22 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Jemaah haji asal Aceh tahun 2026 mencatat rentang usia yang mencolok. Calon jemaah tertua berusia 101 tahun, sementara yang termuda baru menginjak usia 15 tahun. Pelaksana Tugas Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Aceh, Arijal, mengungkapkan bahwa jemaah tertua bernama Ramlah, berasal dari Kota Langsa dan tergabung dalam kloter 4. Sementara […]

  • Pajak Pedagang Online Mulai Dipungut 2026? Purbaya Siapkan Skema Baru Marketplace

    Pajak Pedagang Online Mulai Dipungut 2026? Purbaya Siapkan Skema Baru Marketplace

    • calendar_month Selasa, 7 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah melalui Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, kembali membuka peluang penerapan pajak bagi pedagang online di marketplace pada pertengahan 2026. Kebijakan ini akan dijalankan dengan catatan kondisi ekonomi nasional terus menunjukkan perbaikan hingga kuartal II tahun ini. Sebelumnya, rencana pemungutan pajak transaksi digital sempat ditunda lantaran daya beli masyarakat belum pulih sepenuhnya. Namun, […]

expand_less