Sabtu, 10 Okt 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Perkuat Aviasi dan Pariwisata Berkelanjutan, InJourney Targetkan Tekan Emisi 4.000 Ton CO₂e

Perkuat Aviasi dan Pariwisata Berkelanjutan, InJourney Targetkan Tekan Emisi 4.000 Ton CO₂e

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Holding BUMN sektor aviasi dan pariwisata, PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) atau InJourney, menegaskan komitmennya terhadap transformasi hijau dengan menargetkan penurunan emisi karbon hingga 4.000 ton CO₂e. Target tersebut sejalan dengan penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) serta dukungan terhadap agenda Net Zero Emission Pemerintah Indonesia.

Memasuki tahun keempat perjalanan bisnisnya, InJourney menempatkan keberlanjutan sebagai fondasi utama pengembangan aviasi dan pariwisata nasional. Melalui tema “InJourney 4 Tahun Bersama Berkarya, Lestarikan Indonesia”, perusahaan mendorong pariwisata sebagai investasi lintas generasi yang menyeimbangkan pertumbuhan ekonomi, pelestarian lingkungan, dan pemberdayaan masyarakat.

Direktur SDM dan Digital InJourney, Herdy Harman, menyampaikan bahwa transformasi pariwisata tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga pada pembangunan manusia dan lingkungan.

“InJourney menjalankan green initiative program di seluruh lingkungan grup untuk menciptakan ekosistem pariwisata yang berkelanjutan dengan dampak yang terukur dan konsisten,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Rabu (21/1/2026).

Salah satu implementasi konkret dilakukan oleh anak usaha InJourney, InJourney Tourism Development Corporation (ITDC), di kawasan The Nusa Dua, Bali. Kawasan ini menerapkan berbagai utilitas hijau seperti Sea Water Reverse Osmosis (SWRO), instalasi pengelolaan air limbah (IPAL), sistem pengelolaan sampah terintegrasi, serta pemanfaatan air daur ulang.

Direktur Operasi ITDC, Troy Warokka, menyebut penerapan teknologi hijau menjadi fondasi operasional untuk menjaga ketahanan kawasan wisata premium secara berkelanjutan. Fasilitas SWRO di The Nusa Dua mampu memproduksi lebih dari 1,3 juta meter kubik air bersih per tahun, sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap air tanah.

Selain itu, entitas ITDC Nusantara Utilitas tercatat sebagai perusahaan pertama di Indonesia yang memperoleh izin resmi dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) untuk mengolah air laut menjadi air layak konsumsi.

Di luar pengelolaan kawasan wisata, InJourney juga terus melakukan transformasi bandara, pengembangan destinasi prioritas seperti Borobudur, Mandalika, Golo Mori, hingga pengembangan International Medical Tourism di KEK Sanur. Rangkaian inisiatif tersebut memperkuat peran InJourney sebagai katalis pertumbuhan ekonomi nasional sekaligus agen pembangunan berkelanjutan.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Harga Emas Pegadaian Hari Ini! Galeri24 Anjlok Rp29 Ribu, Antam dan UBS Ikut Terjun

    Harga Emas Pegadaian Hari Ini! Galeri24 Anjlok Rp29 Ribu, Antam dan UBS Ikut Terjun

    • calendar_month Kamis, 27 Agt 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas yang dijual melalui Pegadaian kembali anjlok. Tiga produk emas yang banyak diminati masyarakat, yakni Galeri24, Antam, dan UBS, kompak mengalami penurunan pada perdagangan Kamis (27/8/2026). Koreksi paling dalam terjadi pada emas Galeri24. Mengutip laman Sahabat Pegadaian, harga emas Galeri24 turun Rp29.000 per gram. Kini, harga emas Galeri24 dipatok Rp2.681.000 per gram. […]

  • Harga Sembako di Kota Jambi Stabil, Cabe Merah Naik Tajam

    Harga Sembako di Kota Jambi Stabil, Cabe Merah Naik Tajam

    • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga bahan pokok di sejumlah pasar tradisional Kota Jambi pada Sabtu (25/10) 2025 terpantau relatif stabil, meski beberapa komoditas pangan mengalami kenaikan signifikan, terutama cabe merah besar dan cabe merah kecil di Pasar Rakyat Kasang. Di tengah isu kenaikan harga pangan nasional, kabar baik datang dari Kota Jambi. Sebagian besar harga kebutuhan pokok […]

  • Cara Mudah Hindari Denda Pajak Kendaraan, Begini Langkah yang Harus Dilakukan

    Cara Mudah Hindari Denda Pajak Kendaraan, Begini Langkah yang Harus Dilakukan

    • calendar_month Selasa, 9 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Denda Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) sering muncul akibat kelalaian pemilik kendaraan yang terlambat melakukan pembayaran. Padahal, sejumlah langkah sederhana sebenarnya bisa dilakukan untuk mencegah munculnya sanksi administratif tersebut sehingga biaya tambahan dapat dihindari. Menurut data Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI Jakarta, banyak wajib pajak masih mengalami keterlambatan akibat lupa jadwal atau kendala administrasi. […]

  • Daya Beli Masyarakat Jambi 2026: Naik atau Turun? Ini Datanya

    Daya Beli Masyarakat Jambi 2026: Naik atau Turun? Ini Datanya

    • calendar_month Selasa, 4 Agt 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Sejumlah indikator ekonomi menunjukkan kondisi daya beli masyarakat Jambi masih relatif terjaga. Namun, tekanan biaya hidup, pasar kerja dan harga kebutuhan pokok membuat ruang belanja rumah tangga tetap perlu mendapat perhatian. Data terbaru Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Jambi pada Februari 2026 sebesar 3,99 persen, turun 0,50 poin persentase […]

  • Aktivitas Vulkanik Meningkat, Pendakian Gunung Kerinci Ditutup Mulai 6 Januari 2026

    Aktivitas Vulkanik Meningkat, Pendakian Gunung Kerinci Ditutup Mulai 6 Januari 2026

    • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Balai Besar Taman Nasional Kerinci Seblat (BBTNKS) menutup seluruh aktivitas wisata dan pendakian Gunung Kerinci mulai 6 Januari 2026 hingga batas waktu yang belum ditentukan. Penutupan dilakukan menyusul meningkatnya aktivitas vulkanik gunung tertinggi di Sumatera tersebut. Kebijakan penutupan tertuang dalam surat pengumuman bernomor PG.01/T.1/BTK/KSA.04.01/B/10/2026 tertanggal 6 Januari 2026. Langkah ini merupakan tindak lanjut […]

  • Serapan Pupuk Subsidi Naik Tajam Setelah HET Turun 20 Persen

    Serapan Pupuk Subsidi Naik Tajam Setelah HET Turun 20 Persen

    • calendar_month Jumat, 7 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kementerian Pertanian (Kementan) melaporkan bahwa serapan pupuk subsidi meningkat signifikan setelah pemerintah menurunkan Harga Eceran Tertinggi (HET) sebesar 20 persen dan menyederhanakan sistem distribusi pupuk untuk petani. Direktur Pupuk Ditjen Prasarana dan Sarana Pertanian Kementan, Jekvy Hendra, mengatakan kebijakan penurunan HET yang mulai berlaku sejak 22 Oktober 2025 merupakan bagian dari upaya pemerintah […]

expand_less