Senin, 24 Agu 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Perkuat Aviasi dan Pariwisata Berkelanjutan, InJourney Targetkan Tekan Emisi 4.000 Ton CO₂e

Perkuat Aviasi dan Pariwisata Berkelanjutan, InJourney Targetkan Tekan Emisi 4.000 Ton CO₂e

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Holding BUMN sektor aviasi dan pariwisata, PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) atau InJourney, menegaskan komitmennya terhadap transformasi hijau dengan menargetkan penurunan emisi karbon hingga 4.000 ton CO₂e. Target tersebut sejalan dengan penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) serta dukungan terhadap agenda Net Zero Emission Pemerintah Indonesia.

Memasuki tahun keempat perjalanan bisnisnya, InJourney menempatkan keberlanjutan sebagai fondasi utama pengembangan aviasi dan pariwisata nasional. Melalui tema “InJourney 4 Tahun Bersama Berkarya, Lestarikan Indonesia”, perusahaan mendorong pariwisata sebagai investasi lintas generasi yang menyeimbangkan pertumbuhan ekonomi, pelestarian lingkungan, dan pemberdayaan masyarakat.

Direktur SDM dan Digital InJourney, Herdy Harman, menyampaikan bahwa transformasi pariwisata tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga pada pembangunan manusia dan lingkungan.

“InJourney menjalankan green initiative program di seluruh lingkungan grup untuk menciptakan ekosistem pariwisata yang berkelanjutan dengan dampak yang terukur dan konsisten,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Rabu (21/1/2026).

Salah satu implementasi konkret dilakukan oleh anak usaha InJourney, InJourney Tourism Development Corporation (ITDC), di kawasan The Nusa Dua, Bali. Kawasan ini menerapkan berbagai utilitas hijau seperti Sea Water Reverse Osmosis (SWRO), instalasi pengelolaan air limbah (IPAL), sistem pengelolaan sampah terintegrasi, serta pemanfaatan air daur ulang.

Direktur Operasi ITDC, Troy Warokka, menyebut penerapan teknologi hijau menjadi fondasi operasional untuk menjaga ketahanan kawasan wisata premium secara berkelanjutan. Fasilitas SWRO di The Nusa Dua mampu memproduksi lebih dari 1,3 juta meter kubik air bersih per tahun, sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap air tanah.

Selain itu, entitas ITDC Nusantara Utilitas tercatat sebagai perusahaan pertama di Indonesia yang memperoleh izin resmi dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) untuk mengolah air laut menjadi air layak konsumsi.

Di luar pengelolaan kawasan wisata, InJourney juga terus melakukan transformasi bandara, pengembangan destinasi prioritas seperti Borobudur, Mandalika, Golo Mori, hingga pengembangan International Medical Tourism di KEK Sanur. Rangkaian inisiatif tersebut memperkuat peran InJourney sebagai katalis pertumbuhan ekonomi nasional sekaligus agen pembangunan berkelanjutan.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • 17 Tahun Menanti, Transmigran Kerinci Masih Tunggu Hak Lahan dan Listrik

    17 Tahun Menanti, Transmigran Kerinci Masih Tunggu Hak Lahan dan Listrik

    • calendar_month Selasa, 4 Agt 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Penantian panjang masih membayangi para transmigran di kawasan Sungai Bermas, Kabupaten Kerinci, Jambi. Setelah ditempatkan melalui program transmigrasi pada periode 2009–2011, sebagian warga hingga kini masih menunggu kepastian pemenuhan hak atas Lahan Usaha II seluas 0,75 hektare. Data terbaru yang dipublikasikan ANTARA Foto pada 3 Agustus 2026 menyebutkan terdapat 65 kepala keluarga (KK) […]

  • BPS Catat 7,46 Juta Orang Masih Menganggur pada Agustus 2025, Angkatan Kerja Capai 154 Juta

    BPS Catat 7,46 Juta Orang Masih Menganggur pada Agustus 2025, Angkatan Kerja Capai 154 Juta

    • calendar_month Rabu, 5 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan sebanyak 7,46 juta orang Indonesia masih berstatus pengangguran per Agustus 2025. Jumlah ini menurun tipis sekitar 4.000 orang dibandingkan periode yang sama tahun lalu, seiring meningkatnya jumlah angkatan kerja di Tanah Air. Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik BPS Moh. Edy Mahmud menjelaskan, temuan tersebut berdasarkan hasil Survei […]

  • Menkeu Purbaya Tegas Tolak Permintaan Gubernur, Gaji PNS Daerah Tak Akan Dibayari Pemerintah Pusat

    Menkeu Purbaya Tegas Tolak Permintaan Gubernur, Gaji PNS Daerah Tak Akan Dibayari Pemerintah Pusat

    • calendar_month Rabu, 8 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Di tengah tekanan sejumlah kepala daerah yang mengeluhkan beban fiskal, Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa pemerintah pusat belum bisa mengambil alih pembayaran gaji pegawai negeri sipil (PNS) di daerah. Ketika beban fiskal daerah makin berat dan dana transfer berkurang, harapan agar pusat menanggung gaji PNS pun muncul. Namun, jawaban tegas […]

  • Produksi Batu Bara RI Diprediksi Turun 100 Juta Ton, Ini Penyebabnya

    Produksi Batu Bara RI Diprediksi Turun 100 Juta Ton, Ini Penyebabnya

    • calendar_month Jumat, 14 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memproyeksikan produksi batu bara nasional pada 2025 bakal turun signifikan hingga mendekati 100 juta ton dibandingkan tahun sebelumnya. Penurunan ini dipicu melemahnya permintaan dari negara tujuan ekspor utama seperti China dan India. Direktur Jenderal Mineral dan Batu Bara (Minerba) ESDM, Tri Winarno, menjelaskan bahwa produksi batu […]

  • Buka di Zona Hijau, IHSG Menguat ke Level 8.541

    Buka di Zona Hijau, IHSG Menguat ke Level 8.541

    • calendar_month Senin, 1 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka di zona hijau pada perdagangan awal bulan Desember 2025 ini. Berdasarkan data RTI Infokom, IHSG dibuka pada level 8.541,53 pada pagi ini. Sesaat setelah pembukaan perdagangan hari ini, IHSG bergerak pada rentang 8.539-8.551. Tercatat, 300 saham menguat, 106 saham melemah, dan 257 saham bergerak di tempat. Kapitalisasi […]

  • Emas Antam Meroket Rp50.000, Per Gramnya Rp3,135 Juta

    Emas Antam Meroket Rp50.000, Per Gramnya Rp3,135 Juta

    • calendar_month Senin, 2 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas produksi Antam kembali meroket pada perdagangan Senin (2/3/2026). Dari semula Rp3.085.000, kini menjadi Rp3.135.000 per gram.‎ Mengutip laman logammulia.com, harga emas Antam hari ini mengalami kenaikan Rp50.000. Sepanjang 2026, harga emas Antam mencatatkan kenaikan sekitar 26 persen. Sebab, pada 1 Januari lalu, harga emas Antam tercatat hanya sebesar Rp2.488.000 per gram. […]

expand_less