Senin, 29 Jun 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Perkuat Aviasi dan Pariwisata Berkelanjutan, InJourney Targetkan Tekan Emisi 4.000 Ton CO₂e

Perkuat Aviasi dan Pariwisata Berkelanjutan, InJourney Targetkan Tekan Emisi 4.000 Ton CO₂e

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Holding BUMN sektor aviasi dan pariwisata, PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) atau InJourney, menegaskan komitmennya terhadap transformasi hijau dengan menargetkan penurunan emisi karbon hingga 4.000 ton CO₂e. Target tersebut sejalan dengan penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) serta dukungan terhadap agenda Net Zero Emission Pemerintah Indonesia.

Memasuki tahun keempat perjalanan bisnisnya, InJourney menempatkan keberlanjutan sebagai fondasi utama pengembangan aviasi dan pariwisata nasional. Melalui tema “InJourney 4 Tahun Bersama Berkarya, Lestarikan Indonesia”, perusahaan mendorong pariwisata sebagai investasi lintas generasi yang menyeimbangkan pertumbuhan ekonomi, pelestarian lingkungan, dan pemberdayaan masyarakat.

Direktur SDM dan Digital InJourney, Herdy Harman, menyampaikan bahwa transformasi pariwisata tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga pada pembangunan manusia dan lingkungan.

“InJourney menjalankan green initiative program di seluruh lingkungan grup untuk menciptakan ekosistem pariwisata yang berkelanjutan dengan dampak yang terukur dan konsisten,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Rabu (21/1/2026).

Salah satu implementasi konkret dilakukan oleh anak usaha InJourney, InJourney Tourism Development Corporation (ITDC), di kawasan The Nusa Dua, Bali. Kawasan ini menerapkan berbagai utilitas hijau seperti Sea Water Reverse Osmosis (SWRO), instalasi pengelolaan air limbah (IPAL), sistem pengelolaan sampah terintegrasi, serta pemanfaatan air daur ulang.

Direktur Operasi ITDC, Troy Warokka, menyebut penerapan teknologi hijau menjadi fondasi operasional untuk menjaga ketahanan kawasan wisata premium secara berkelanjutan. Fasilitas SWRO di The Nusa Dua mampu memproduksi lebih dari 1,3 juta meter kubik air bersih per tahun, sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap air tanah.

Selain itu, entitas ITDC Nusantara Utilitas tercatat sebagai perusahaan pertama di Indonesia yang memperoleh izin resmi dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) untuk mengolah air laut menjadi air layak konsumsi.

Di luar pengelolaan kawasan wisata, InJourney juga terus melakukan transformasi bandara, pengembangan destinasi prioritas seperti Borobudur, Mandalika, Golo Mori, hingga pengembangan International Medical Tourism di KEK Sanur. Rangkaian inisiatif tersebut memperkuat peran InJourney sebagai katalis pertumbuhan ekonomi nasional sekaligus agen pembangunan berkelanjutan.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Aksi Bendera Putih di Aceh Barat, Mahasiswa Desak Status Bencana Nasional

    Aksi Bendera Putih di Aceh Barat, Mahasiswa Desak Status Bencana Nasional

    • calendar_month Jumat, 19 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Mahasiswa dan aktivis di Kabupaten Aceh Barat mendesak pemerintah pusat agar segera menetapkan banjir bandang yang melanda sejumlah wilayah di Aceh dan Sumatra sebagai bencana nasional. Desakan tersebut disampaikan melalui aksi pemasangan kain putih di sejumlah titik strategis Kota Meulaboh. Aksi yang digelar pada Rabu (17/12/2025) itu dimaknai sebagai tanda darurat kemanusiaan, bukan […]

  • B50 Tanpa Impor Mulai Juli 2026, Kementerian ESDM Targetkan Stop Impor Solar 5 Juta Ton

    B50 Tanpa Impor Mulai Juli 2026, Kementerian ESDM Targetkan Stop Impor Solar 5 Juta Ton

    • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral memastikan program biodiesel B50 akan mulai diterapkan secara nasional pada 1 Juli 2026. Kebijakan ini menandai langkah besar Indonesia menuju kemandirian energi, dengan seluruh bahan baku dipastikan berasal dari dalam negeri tanpa impor. Direktur Jenderal Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (EBTKE) Eniya Listiani Dewi […]

  • Rupiah Tergelincir Lagi! Pagi Ini Tembus Rp17.275

    Rupiah Tergelincir Lagi! Pagi Ini Tembus Rp17.275

    • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM — Nilai tukar rupiah kembali menunjukkan pelemahan pada awal perdagangan Rabu (29/4/2026). Mata uang Garuda turun 32 poin atau 0,19 persen ke level Rp17.275 per dolar AS. Angka ini lebih rendah dibandingkan penutupan sebelumnya yang berada di posisi Rp17.243 per dolar AS. Tekanan terhadap rupiah masih terasa meski tidak terlalu dalam. Di sisi lain, […]

  • Harga Perak Akan Mengalami Kenaikan Seiring Meningkatnya Permintaan Mobil Listrik

    Harga Perak Akan Mengalami Kenaikan Seiring Meningkatnya Permintaan Mobil Listrik

    • calendar_month Selasa, 7 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Prospek harga perak dinilai semakin cerah seiring melonjaknya permintaan dari sektor energi baru terbarukan (EBT) dan kendaraan listrik (EV) yang terus meningkat secara global. Analis Keuangan Finex Brahmantya Himawan mengatakan dua sektor tersebut menjadi katalis utama yang menciptakan tekanan struktural terhadap pasokan global, sehingga berpotensi mendorong harga perak naik dalam jangka menengah hingga […]

  • Kopdes Merah Putih Metuk Boyolali Jadi Percontohan Nasional Gerakan Koperasi Desa

    Kopdes Merah Putih Metuk Boyolali Jadi Percontohan Nasional Gerakan Koperasi Desa

    • calendar_month Minggu, 26 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Koperasi dan UKM (Menkop UKM) Ferry Juliantono menyebut Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih Metuk di Kecamatan Mojosongo, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, dapat menjadi percontohan nasional bagi koperasi desa dan kelurahan lainnya di seluruh Indonesia. “Koperasi ini bahkan telah melampaui standar. Dengan bangunan fisik dan operasionalisasi seluruh yang disampaikan Presiden, di antaranya punya […]

  • Provinsi Jambi Deflasi 0,47 Persen

    Provinsi Jambi Deflasi 0,47 Persen

    • calendar_month Selasa, 3 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jambi mencatat pada Januari 2026 Provinsi Jambi mengalami deflasi M to M/ Y to D sebesar 0,47% dan inflasi Y on Y sebesar 3,35%. Susiawati Kristiarini, Statistisi Ahli Madya BPS Provinsi Jambi menyampaikan penyumbang utama deflasi Januari 2026 secara M to M adalah kelompok makanan minuman dan tembakau […]

expand_less