Senin, 24 Agu 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Indonesia Bidik Jadi Superpower Pangan Dunia

Indonesia Bidik Jadi Superpower Pangan Dunia

  • account_circle say say
  • calendar_month Senin, 6 Apr 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan ambisi Indonesia untuk menjadi superpower pangan dunia, seiring dengan kondisi ketahanan pangan nasional yang dinilai semakin kuat di tengah dinamika global.

Menurut Amran, Indonesia saat ini berada dalam posisi strategis dengan ketersediaan sumber daya yang mencukupi, mulai dari sektor pangan, air, hingga energi. Ia menyebut, arah pembangunan nasional kini difokuskan pada kemandirian dan keberlanjutan.

“Kita ingin Indonesia menjadi negara kuat dan mampu bertahan dalam jangka panjang, bahkan menjadi superpower pangan dunia,” ujar Amran, Senin (6/4/2026).

Amran mengungkapkan, salah satu indikator utama penguatan sektor pangan adalah meningkatnya stok beras nasional. Saat ini, cadangan beras pemerintah tercatat mencapai sekitar 4,5 juta ton, dan diproyeksikan terus meningkat dalam waktu dekat.

Dalam 20 hari ke depan, stok beras diperkirakan menyentuh 5 juta ton, bahkan berpotensi mencapai 6 juta ton dalam dua bulan mendatang. Angka ini jauh lebih tinggi dibandingkan periode sebelumnya yang hanya berkisar 1,5 juta ton.

Kondisi tersebut menunjukkan adanya lonjakan signifikan hingga sekitar 200 persen, yang menjadi bukti keberhasilan kebijakan pemerintah di sektor pertanian.

Selain secara nasional, peningkatan produksi juga terjadi di tingkat daerah. Di Sulawesi Selatan, misalnya, produksi beras meningkat drastis dari sekitar 300 ribu ton menjadi lebih dari 700 ribu ton.

Peningkatan ini didorong oleh berbagai kebijakan strategis, termasuk perbaikan sistem produksi, dukungan pupuk, serta modernisasi pertanian.

Meski optimistis, Amran mengingatkan adanya potensi tantangan dari pihak-pihak tertentu yang tidak menginginkan Indonesia mandiri dalam sektor pangan.

Ia menyinggung kemungkinan adanya kepentingan kelompok tertentu yang diuntungkan jika Indonesia masih bergantung pada impor, termasuk praktik mafia pangan.

Namun demikian, ia menegaskan pemerintah terus memperkuat sistem ketahanan pangan nasional agar lebih tangguh menghadapi tekanan global, termasuk dampak konflik geopolitik di kawasan Timur Tengah.

Amran juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk ikut menjaga keberlangsungan pembangunan nasional, khususnya dalam sektor pangan.

Menurutnya, keberhasilan mewujudkan kemandirian pangan tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga membutuhkan dukungan semua pihak.

“Kita harus menjaga negara ini bersama-sama. Ketahanan pangan adalah kunci masa depan Indonesia,” ujarnya.

  • Penulis: say say

Rekomendasi Untuk Anda

  • PHRI Ungkap Banyak Hotel Tutup & Dijual, Okupansi Anjlok Akibat Daya Beli Turun

    PHRI Ungkap Banyak Hotel Tutup & Dijual, Okupansi Anjlok Akibat Daya Beli Turun

    • calendar_month Selasa, 7 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Ketua Umum Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI), Hariyadi Sukamdani mengungkapkan banyak hotel di Indonesia menutup operasional dan bahkan dijual akibat penurunan tingkat hunian atau okupansi sepanjang 2025. Salah satunya terjadi di wilayah Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, yang mengalami penurunan okupansi cukup drastis. “Tadi pagi saya baru rapat internal untuk menggambarkan, satu […]

  • DJP Akan Audit Coretax Usai Serah Terima dengan Vendor Korea Selatan pada 2026

    DJP Akan Audit Coretax Usai Serah Terima dengan Vendor Korea Selatan pada 2026

    • calendar_month Rabu, 26 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan menyiapkan proses audit menyeluruh terhadap sistem perpajakan Coretax menjelang serah terima dari vendor asal Korea Selatan, LG CNS Qualysoft Consortium, yang dijadwalkan pada 2026. Saat ini, sistem tersebut tengah memasuki masa latency atau masa penjaminan. Direktur Jenderal Pajak Bimo Wijayanto menjelaskan bahwa masa latency merupakan periode jeda […]

  • Purbaya Minta Kementerian dan Pemda Segera Habiskan Anggaran 2025

    Purbaya Minta Kementerian dan Pemda Segera Habiskan Anggaran 2025

    • calendar_month Selasa, 4 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa meminta maaf kepada sejumlah kementerian/lembaga (K/L) dan pemerintah daerah (Pemda) yang merasa tersinggung atas pernyataannya terkait lambatnya realisasi belanja daerah. Namun, ia menegaskan bahwa pesan utamanya tetap sama: anggaran harus dihabiskan agar ekonomi nasional bergerak optimal. “Kalau ada yang tersinggung, saya mohon maaf. Tapi yang benar lah, habiskan […]

  • 3 Kasus Hantavirus Ditemukan di Jakarta, 6 Suspek Masih Dipantau Dinkes

    3 Kasus Hantavirus Ditemukan di Jakarta, 6 Suspek Masih Dipantau Dinkes

    • calendar_month Selasa, 19 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta mengonfirmasi temuan tiga kasus positif Hantavirus di wilayah ibu kota. Selain itu, terdapat enam kasus suspek yang hingga kini masih dalam pemantauan intensif. Pihak Dinkes menyebutkan, pemantauan terus dilakukan guna memastikan tidak terjadi lonjakan kasus secara signifikan di tengah masyarakat. Upaya ini merupakan tindak lanjut dari arahan Kementerian […]

  • Prabowo Subianto ke AS, Fokus Perkuat Kerja Sama Ekonomi Strategis

    Prabowo Subianto ke AS, Fokus Perkuat Kerja Sama Ekonomi Strategis

    • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menyatakan kunjungan kerja Presiden Prabowo Subianto ke Amerika Serikat difokuskan untuk membahas kerja sama strategis di berbagai bidang ekonomi, termasuk perundingan dan perjanjian dagang. Menurut Teddy, Presiden Prabowo tiba di Amerika Serikat pada Selasa (17/2) waktu setempat. Pesawat Garuda Indonesia-1 yang membawa Presiden dan rombongan mendarat di […]

  • Pemilik Baru FUTR Gelar Tender Offer 1,5 Miliar Saham di Harga Rp79, Nilainya Tembus Rp118 Miliar

    Pemilik Baru FUTR Gelar Tender Offer 1,5 Miliar Saham di Harga Rp79, Nilainya Tembus Rp118 Miliar

    • calendar_month Kamis, 18 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pengendali baru PT Futura Energi Global Tbk (FUTR), PT Aurora Dhana Nusantara (Ardhantara), resmi mengumumkan pelaksanaan tender offer wajib atas saham FUTR dengan harga Rp79 per saham. Berdasarkan keterbukaan informasi yang disampaikan di Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (18/12/2025), Ardhantara akan melakukan tender offer sebanyak 1,5 miliar saham atau setara 22,5% dari total […]

expand_less