Kamis, 14 Mei 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Purbaya Minta Kementerian dan Pemda Segera Habiskan Anggaran 2025

Purbaya Minta Kementerian dan Pemda Segera Habiskan Anggaran 2025

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Selasa, 4 Nov 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa meminta maaf kepada sejumlah kementerian/lembaga (K/L) dan pemerintah daerah (Pemda) yang merasa tersinggung atas pernyataannya terkait lambatnya realisasi belanja daerah. Namun, ia menegaskan bahwa pesan utamanya tetap sama: anggaran harus dihabiskan agar ekonomi nasional bergerak optimal.

“Kalau ada yang tersinggung, saya mohon maaf. Tapi yang benar lah, habiskan tuh duit,” tegas Purbaya dalam Rapat Kerja Komite IV DPD RI di Senayan, Jakarta, Senin (3/11/2025).

Menurutnya, kebijakan mendorong percepatan belanja dilakukan agar ekonomi daerah dan nasional bisa berjalan selaras dengan arah kebijakan fiskal pemerintah pusat. Ia menegaskan bahwa masih banyak anggaran daerah yang belum dimanfaatkan secara maksimal.

Selama beberapa bulan terakhir, Menkeu Purbaya gencar melakukan safari ke sejumlah K/L dan Pemda yang serapan anggarannya rendah. Ia juga menyoroti dana pemerintah daerah yang mengendap di perbankan, sehingga belum memberi efek pada pertumbuhan ekonomi.

“Saya nggak intervensi kebijakan. Saya datang ke mereka, tanya programnya apa, lalu bantu supaya uangnya bisa segera digunakan. Kalau uangnya nganggur, saya tetap bayar bunga dan ekonomi tidak terdorong,” jelasnya.

Purbaya juga mengakui bahwa sebagian pejabat kementerian mungkin kurang senang dengan pendekatannya yang tegas. Namun, ia menilai langkah tersebut penting untuk mendorong serapan anggaran menjelang akhir tahun.

Berdasarkan laporan APBN KiTa per September 2025, total belanja K/L yang belum terserap mencapai Rp 474,7 triliun. Purbaya telah mengingatkan agar kementerian segera menyiapkan program agar dana tersebut bisa segera digunakan.

Ia bahkan menegaskan akan melakukan penyisiran dan relokasi anggaran jika K/L tidak mampu menyerap dana sebelum akhir Oktober.

“Tinggal 16 hari lagi untuk mempersiapkan penyerapan sampai akhir tahun. Kalau tidak, saya akan sisir dan pindahkan ke program lain yang bisa menyerap,” ujarnya dalam konferensi pers APBN KiTa di Kantor Kemenkeu, Jakarta Pusat, 14 Oktober 2025.

Meski begitu, Purbaya menegaskan bahwa ekspansi fiskal masih akan dilakukan secara terbatas, dan rasio defisit APBN tetap dijaga di bawah 3% dari Produk Domestik Bruto (PDB).

“Kami pastikan dana yang ada digunakan secara optimal untuk mendorong ekonomi lebih cepat,” tegasnya.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Harga Emas di Pegadaian Turun, UBS dan Galeri24 Segini Harganya

    Harga Emas di Pegadaian Turun, UBS dan Galeri24 Segini Harganya

    • calendar_month Selasa, 17 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Jelang hari raya Idulfitri 1447 H/2026 harga emas di Pegadaian mengalami penurunan. Baik itu produk logam mulia buatan UBS maupun Galeri24, pagi ini kompak turun Rp11.000. Dilansir laman resmi Sahabat Pegadaian, Selasa (17/3/2026), emas UBS menjadi Rp3.015.000 dari semula Rp3.026.000 per gram. Sementara emas Galeri24 dipatok Rp3.001.000 per gram dari sebelumnya di angka […]

  • Tertekan, Rupiah Dibuka Diposisi Rp16.685 per Dolar AS

    Tertekan, Rupiah Dibuka Diposisi Rp16.685 per Dolar AS

    • calendar_month Senin, 8 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah tertekan pada pembukaan perdagangan Senin (8/12/2025). Rupiah dibuka diposisi Rp16.685 per dolar Amerika Serikat (AS). Rupiah melemah 37,50 poin atau 0,23 persen dibanding penutupan yang berada di level Rp 16.648 per dolar AS. Di saat yang sama indeks dolar AS melemah 0,11% ke 98,88. Sementara itu, nilai tukar negara Asia […]

  • 5 Tim Besar Absen di Piala Dunia 2026, Italia Gagal Tiga Kali Beruntun

    5 Tim Besar Absen di Piala Dunia 2026, Italia Gagal Tiga Kali Beruntun

    • calendar_month Kamis, 2 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Sejumlah negara besar dipastikan absen di ajang Piala Dunia 2026 setelah gagal melewati babak kualifikasi. Hasil ini menjadi kejutan besar dalam peta persaingan sepak bola dunia. Turnamen empat tahunan tersebut memang selalu menghadirkan drama, termasuk tersingkirnya tim-tim unggulan yang selama ini menjadi langganan tampil di putaran final. Italia Kembali Gagal Sorotan utama tertuju […]

  • BYD Luncurkan Song Ultra EV, Harga Mulai Rp370 Jutaan: Ini Rinciannya!

    BYD Luncurkan Song Ultra EV, Harga Mulai Rp370 Jutaan: Ini Rinciannya!

    • calendar_month Jumat, 27 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – BYD meluncurkan mobil listrik yang dinamai Song Ultra EV pada Kamis (26/3) waktu setempat di China, yang baterainya diklaim dapat diisi daya dari 10 persen ke 97 persen hanya dalam waktu 9 menit. Sementara dari 10 ke 70 hanya 5 menit. Kemudian pada suhu −30°C, waktu pengisian bertambah sekitar 3 menit. Laman Carnewschina […]

  • Bahlil Tegaskan Tambang Emas Ilegal Dekat Mandalika Harus Diproses Hukum

    Bahlil Tegaskan Tambang Emas Ilegal Dekat Mandalika Harus Diproses Hukum

    • calendar_month Jumat, 24 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menegaskan bahwa temuan tambang emas ilegal di dekat kawasan Mandalika, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB) harus ditindak secara hukum. Bahlil menegaskan bahwa Kementerian ESDM hanya bertanggung jawab terhadap tambang yang memiliki izin resmi. “ESDM itu mengelola tambang yang ada izinnya. Kalau tidak ada […]

  • Prabowo Soroti Lambatnya Serapan Anggaran Pusat dan Daerah Jelang Akhir Tahun

    Prabowo Soroti Lambatnya Serapan Anggaran Pusat dan Daerah Jelang Akhir Tahun

    • calendar_month Senin, 17 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Presiden Prabowo Subianto menyoroti lambatnya penyerapan anggaran pemerintah pusat maupun daerah menjelang akhir tahun. Sorotan itu disampaikan dalam rapat khusus yang digelar di Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta, sebelum keberangkatannya menuju Australia. Bahkan, Prabowo rela menunda penerbangan selama dua jam demi membahas persoalan tersebut. Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menyampaikan bahwa salah […]

expand_less