Sabtu, 26 Sep 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Widyasari Tegaskan Nama Capim OJK Bukan dari Internal, Proses Ikuti Mekanisme UU

Widyasari Tegaskan Nama Capim OJK Bukan dari Internal, Proses Ikuti Mekanisme UU

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Pejabat pengganti Ketua merangkap Wakil Ketua Dewan Komisioner (DK) Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Friderica Widyasari Dewi, menegaskan bahwa penentuan calon pimpinan (capim) OJK tidak berasal dari internal lembaga. Seluruh proses pengisian jabatan tersebut dipastikan mengikuti mekanisme yang telah diatur dalam undang-undang.

“Kalau nama itu sudah pasti bukan dari kita (OJK). Itu kan nanti ada mekanisme di undang-undang,” ujar Friderica Widyasari Dewi saat ditemui di Kantor Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Minggu (1/2).

Perempuan yang akrab disapa Kiki Widyasari itu menjelaskan, proses pemilihan pimpinan OJK melibatkan tahapan panjang dan sejumlah lembaga negara. Menurutnya, OJK tidak memiliki kewenangan untuk mengusulkan maupun menetapkan nama calon pimpinan.

“Ada mekanismenya untuk pemilihan. Nanti namanya dipilih, dikirim ke presiden, terus ditetapkan di DPR, dan lain-lain. Itu prosesnya panjang,” katanya.

Pernyataan tersebut disampaikan di tengah proses pengunduran diri sejumlah anggota Dewan Komisioner OJK yang saat ini sedang diproses pemerintah. Melansir Antara, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa pengunduran diri tiga anggota Dewan Komisioner OJK telah diterima dan menunggu persetujuan Presiden RI Prabowo Subianto.

“[Pengajuan pengunduran diri tiga ADK OJK] sudah, sudah diterima. Lagi diproses,” kata Prasetyo di Wisma Danantara, Jakarta, Sabtu (31/1).

Adapun tiga pejabat OJK yang mengundurkan diri pada Jumat (30/1) yakni Ketua Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar, Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK Mirza Adityaswara, serta Inarno Djajadi selaku Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon. Selain itu, Deputi Komisioner Pengawas Emiten, Transaksi Efek, Pemeriksaan Khusus, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK I B Aditya Jayaantara juga turut mengajukan pengunduran diri.

Prasetyo menegaskan, pengunduran diri para pejabat tersebut merupakan inisiatif pribadi dan bukan atas arahan pemerintah. Hingga saat ini, Presiden disebut belum menerima nama calon pengganti.

Setelah seluruh proses administrasi pengunduran diri rampung, pemerintah akan menjalankan mekanisme pengisian jabatan sesuai ketentuan yang berlaku, termasuk melalui uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) di Komisi XI DPR RI.

Dalam pernyataan resminya, OJK menyebut pengunduran diri para pejabat tersebut sebagai bentuk tanggung jawab moral untuk mendukung pemulihan pasar modal domestik, yang sempat tertekan akibat koreksi tajam usai pengumuman hasil review dan rebalancing indeks MSCI.

Sebagai langkah sementara, OJK menunjuk Friderica Widyasari Dewi sebagai Anggota Dewan Komisioner Pengganti Ketua dan Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK. Sementara Hasan Fawzi ditetapkan sebagai Anggota Dewan Komisioner Pengganti Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Prabowo Tinjau Koperasi Merah Putih di Nganjuk Sebelum Resmikan 1.061 KDMP

    Prabowo Tinjau Koperasi Merah Putih di Nganjuk Sebelum Resmikan 1.061 KDMP

    • calendar_month Sabtu, 16 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Presiden Prabowo Subianto meninjau langsung operasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) di Desa Nglawak, Kecamatan Kertosono, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026), sebelum meresmikan 1.061 koperasi serupa di berbagai daerah. Berdasarkan pantauan melalui siaran resmi Sekretariat Presiden, Prabowo tiba di lokasi sekitar pukul 11.20 WIB. Setibanya di lokasi, Kepala Negara langsung melihat aktivitas […]

  • Sungai Penuh Tumbuh 4,68 Persen, Kota Kecil yang Jadi Pusat Perdagangan Kerinci

    Sungai Penuh Tumbuh 4,68 Persen, Kota Kecil yang Jadi Pusat Perdagangan Kerinci

    • calendar_month 21 jam yang lalu
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kota Sungai Penuh mencatat pertumbuhan ekonomi 4,68 persen secara tahunan (yoy) pada Triwulan I 2026. Kontribusinya terhadap PDRB Provinsi Jambi memang relatif kecil, yakni 3,32 persen, tetapi angka tersebut tidak sepenuhnya menggambarkan fungsi ekonomi kota di wilayah Kerinci. Realisasi investasi Sungai Penuh hingga Triwulan II 2026 mencapai sekitar Rp154 miliar. Bagi pelaku usaha, […]

  • Buka di Zona Hijau, IHSG Menguat ke Level 8.541

    Buka di Zona Hijau, IHSG Menguat ke Level 8.541

    • calendar_month Senin, 1 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka di zona hijau pada perdagangan awal bulan Desember 2025 ini. Berdasarkan data RTI Infokom, IHSG dibuka pada level 8.541,53 pada pagi ini. Sesaat setelah pembukaan perdagangan hari ini, IHSG bergerak pada rentang 8.539-8.551. Tercatat, 300 saham menguat, 106 saham melemah, dan 257 saham bergerak di tempat. Kapitalisasi […]

  • Ini 5 Poin Kesimpulan Rapat DPR dan Pemerintah soal Polemik BPJS PBI

    Ini 5 Poin Kesimpulan Rapat DPR dan Pemerintah soal Polemik BPJS PBI

    • calendar_month Selasa, 10 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – DPR RI dan pemerintah menyepakati sejumlah langkah untuk mengatasi polemik penonaktifan peserta BPJS Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan Nasional (PBI JKN). Kesepakatan tersebut dihasilkan dalam rapat konsultasi DPR dan pemerintah yang digelar di kompleks parlemen, Jakarta, Senin (9/2/2026). Rapat dipimpin Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad dan dihadiri Menteri Keuangan, Menteri Sosial, Menteri […]

  • APBD 2026 Sungai Penuh Paling Kecil di Jambi

    APBD 2026 Sungai Penuh Paling Kecil di Jambi

    • calendar_month Senin, 8 Jun 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Di antara seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Jambi, Kota Sungai Penuh tercatat sebagai daerah dengan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) terkecil pada 2026. Berdasarkan data Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan Kementerian Keuangan, pendapatan daerah Kota Sungai Penuh diproyeksikan sebesar Rp696,94 miliar, dengan belanja daerah mencapai Rp709,66 miliar. Angka tersebut menjadikan Sungai Penuh […]

  • BMKG: Cuaca Jambi Hari Ini Cenderung Berawan

    BMKG: Cuaca Jambi Hari Ini Cenderung Berawan

    • calendar_month Kamis, 6 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca di seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Jambi pada hari ini, Kamis (6/11/2025), akan didominasi oleh cuaca berawan dan hujan ringan. Suhu udara di berbagai wilayah berkisar antara 16 hingga 33 derajat Celcius, dengan kelembapan tinggi mencapai 99 persen, menandakan potensi hujan lokal dan udara […]

expand_less