Sabtu, 27 Jun 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Widyasari Tegaskan Nama Capim OJK Bukan dari Internal, Proses Ikuti Mekanisme UU

Widyasari Tegaskan Nama Capim OJK Bukan dari Internal, Proses Ikuti Mekanisme UU

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Pejabat pengganti Ketua merangkap Wakil Ketua Dewan Komisioner (DK) Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Friderica Widyasari Dewi, menegaskan bahwa penentuan calon pimpinan (capim) OJK tidak berasal dari internal lembaga. Seluruh proses pengisian jabatan tersebut dipastikan mengikuti mekanisme yang telah diatur dalam undang-undang.

“Kalau nama itu sudah pasti bukan dari kita (OJK). Itu kan nanti ada mekanisme di undang-undang,” ujar Friderica Widyasari Dewi saat ditemui di Kantor Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Minggu (1/2).

Perempuan yang akrab disapa Kiki Widyasari itu menjelaskan, proses pemilihan pimpinan OJK melibatkan tahapan panjang dan sejumlah lembaga negara. Menurutnya, OJK tidak memiliki kewenangan untuk mengusulkan maupun menetapkan nama calon pimpinan.

“Ada mekanismenya untuk pemilihan. Nanti namanya dipilih, dikirim ke presiden, terus ditetapkan di DPR, dan lain-lain. Itu prosesnya panjang,” katanya.

Pernyataan tersebut disampaikan di tengah proses pengunduran diri sejumlah anggota Dewan Komisioner OJK yang saat ini sedang diproses pemerintah. Melansir Antara, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa pengunduran diri tiga anggota Dewan Komisioner OJK telah diterima dan menunggu persetujuan Presiden RI Prabowo Subianto.

“[Pengajuan pengunduran diri tiga ADK OJK] sudah, sudah diterima. Lagi diproses,” kata Prasetyo di Wisma Danantara, Jakarta, Sabtu (31/1).

Adapun tiga pejabat OJK yang mengundurkan diri pada Jumat (30/1) yakni Ketua Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar, Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK Mirza Adityaswara, serta Inarno Djajadi selaku Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon. Selain itu, Deputi Komisioner Pengawas Emiten, Transaksi Efek, Pemeriksaan Khusus, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK I B Aditya Jayaantara juga turut mengajukan pengunduran diri.

Prasetyo menegaskan, pengunduran diri para pejabat tersebut merupakan inisiatif pribadi dan bukan atas arahan pemerintah. Hingga saat ini, Presiden disebut belum menerima nama calon pengganti.

Setelah seluruh proses administrasi pengunduran diri rampung, pemerintah akan menjalankan mekanisme pengisian jabatan sesuai ketentuan yang berlaku, termasuk melalui uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) di Komisi XI DPR RI.

Dalam pernyataan resminya, OJK menyebut pengunduran diri para pejabat tersebut sebagai bentuk tanggung jawab moral untuk mendukung pemulihan pasar modal domestik, yang sempat tertekan akibat koreksi tajam usai pengumuman hasil review dan rebalancing indeks MSCI.

Sebagai langkah sementara, OJK menunjuk Friderica Widyasari Dewi sebagai Anggota Dewan Komisioner Pengganti Ketua dan Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK. Sementara Hasan Fawzi ditetapkan sebagai Anggota Dewan Komisioner Pengganti Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pertumbuhan Ritel Diprediksi Tertahan

    Pertumbuhan Ritel Diprediksi Tertahan

    • calendar_month Jumat, 14 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Impor dan melemahnya daya beli diperkirakan bakal mempengaruhi pertumbuhan industri ritel tanah air. Menurut Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) pertumbuhan industri ritel pada 2025 akan tertahan di kisaran 6%. Kondisi tersebut lantaran ritel terdampak oleh tekanan di sektor garmen dan melemahnya daya beli pada pertengahan tahun. Solihin memproyeksikan semua sektor ritel akan tumbuh […]

  • OJK Cabut Izin 6 BPR hingga Maret 2026, Nasabah Diminta Tetap Tenang

    OJK Cabut Izin 6 BPR hingga Maret 2026, Nasabah Diminta Tetap Tenang

    • calendar_month Senin, 6 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat telah mencabut izin usaha enam Bank Perekonomian Rakyat (BPR) sepanjang tahun 2026 hingga Maret. Kebijakan tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya penegakan regulasi serta perlindungan terhadap konsumen di sektor perbankan. Kepala Pengawas Eksekutif Perbankan OJK, Dian Ediana Rae, mengatakan pencabutan izin dilakukan untuk menjaga stabilitas sistem keuangan nasional. […]

  • Harga Sembako di Pasar Kasang Stabil, Harga Cabai Melonjak Tajam

    Harga Sembako di Pasar Kasang Stabil, Harga Cabai Melonjak Tajam

    • calendar_month Jumat, 21 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga sejumlah kebutuhan pokok di Pasar Rakyat Kasang, Kota Jambi, pada Jumat (21/11/2025) tercatat masih stabil. Namun, beberapa komoditas strategis, terutama kelompok cabai dan ayam broiler, mengalami kenaikan harga cukup signifikan. Data tersebut diperoleh dari Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Jambi. Kenaikan tertinggi terjadi pada cabai rawit hijau yang melonjak 33,33 persen menjadi […]

  • Pemerintah Tanggung PPh 21 Pekerja Industri Padat Karya Sepanjang 2026

    Pemerintah Tanggung PPh 21 Pekerja Industri Padat Karya Sepanjang 2026

    • calendar_month Senin, 5 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah resmi menanggung Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 21 bagi pekerja di sektor industri padat karya sepanjang tahun 2026. Kebijakan ini ditujukan untuk menjaga daya beli masyarakat sekaligus menopang stabilitas ekonomi nasional. Ketentuan tersebut tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 105 Tahun 2025 yang ditandatangani Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa sebagai bagian dari […]

  • Pasar Asia Tergelincir Meski Wall Street Menguat, Saham Amazon dan Nvidia Jadi Pendorong Utama

    Pasar Asia Tergelincir Meski Wall Street Menguat, Saham Amazon dan Nvidia Jadi Pendorong Utama

    • calendar_month Selasa, 4 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pasar saham di kawasan Asia dan Pasifik dibuka melemah pada perdagangan Selasa (4/11/2025), meskipun bursa Amerika Serikat (AS) atau Wall Street mencatat reli kuat yang dipimpin oleh saham-saham teknologi besar seperti Amazon dan Nvidia. Dikutip dari CNBC, reli di Wall Street didorong oleh lonjakan saham Amazon sebesar 4 persen setelah perusahaan menandatangani kesepakatan […]

  • Bahlil Tegaskan Harga BBM Nonsubsidi Ikuti Pasar, Isu Kenaikan 10 Persen Belum Pasti

    Bahlil Tegaskan Harga BBM Nonsubsidi Ikuti Pasar, Isu Kenaikan 10 Persen Belum Pasti

    • calendar_month Selasa, 31 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menegaskan bahwa mekanisme penentuan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi di Indonesia mengikuti pergerakan harga energi global. Hal tersebut disampaikan Bahlil merespons isu yang beredar mengenai potensi kenaikan harga BBM nonsubsidi hingga 10 persen mulai 1 April 2026. Menurut Bahlil, skema penentuan harga BBM […]

expand_less