Hutama Karya Percepat Perbaikan Tol Binjai–Langsa Usai Bencana
- account_circle syaiful amri
- calendar_month Sen, 12 Jan 2026
- comment 0 komentar

PT Hutama Karya (Persero) (Hutama Karya) segera memberlakukan tarif pada 2 ruas Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS), yaitu Ruas Binjai – Langsa Seksi 3 (Tanjung Pura – Pangkalan Brandan) sepanjang 18,85 km serta Junction Palembang Ramp 2 (Kayu Agung – Indralaya) dan Ramp 3 (Indralaya – Kayu Agung) sepanjang 2,46 Km. (Dok. Hutama Karya)
JAMBISNIS.COM – PT Hutama Karya (Persero) mempercepat proses pemeliharaan dan perbaikan Jalan Tol Binjai–Langsa pasca bencana alam yang terjadi di sejumlah titik. Langkah ini dilakukan untuk memastikan keselamatan, keamanan, dan kenyamanan pengguna jalan tol dapat kembali terjaga secara optimal. Pemeliharaan infrastruktur difokuskan pada pemulihan kondisi jalan yang terdampak agar fungsi layanan Tol Binjai–Langsa kembali normal. Beberapa titik pekerjaan meliputi KM 69+400 hingga KM 69+500 Jalur B (arah Langsa–Binjai), KM 33+350 hingga KM 34+000 Jalur A (arah Binjai–Langsa), serta KM 36+000 hingga KM 37+000 dan KM 37+000 Jalur B.
Dalam proses perbaikan tersebut, Hutama Karya menerapkan berbagai metode teknis, mulai dari perbaikan drainase beton (u-ditch) dan saluran tepi, penimbunan dan perapihan badan jalan, hingga perkuatan struktur menggunakan box beton dan geotextile. Selain itu, dilakukan pula penimbunan lereng, pemadatan ulang, metode solid sodding, serta pemasangan steel sheet pile guna menjaga stabilitas konstruksi jalan tol.
Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Mardiansyah, menegaskan seluruh pekerjaan ditargetkan rampung paling lambat 20 Januari 2026 dengan tetap mengedepankan aspek keselamatan.
“Target kami seluruh pekerjaan selesai paling lambat 20 Januari 2026, dengan tetap mengutamakan keselamatan pengguna jalan dan petugas di lapangan,” ujar Mardiansyah dalam keterangan tertulis, Senin (12/1/2026).
Selama proses pemeliharaan berlangsung, Hutama Karya menerapkan pengaturan lalu lintas di sekitar area pekerjaan, dilengkapi dengan rambu peringatan dan informasi berkala melalui Variable Message Sign (VMS) serta kanal komunikasi resmi perusahaan.
Seluruh kegiatan dilakukan sesuai standar keselamatan kerja jalan tol, termasuk pengamanan area kerja agar dampak terhadap kelancaran lalu lintas tetap terkendali. Perusahaan juga mengoptimalkan tim inspeksi dan respons cepat untuk mengantisipasi potensi kerusakan lanjutan, khususnya di titik rawan pasca bencana.
Hutama Karya pun menyampaikan permohonan maaf kepada pengguna jalan atas ketidaknyamanan yang mungkin terjadi selama proses pemeliharaan.
“Kami mengimbau pengguna jalan agar tetap berhati-hati, mematuhi rambu lalu lintas dan arahan petugas, serta menyesuaikan kecepatan saat melintas di area pekerjaan,” tutup Mardiansyah.
- Penulis: syaiful amri

Saat ini belum ada komentar