Sabtu, 26 Sep 2026
light_mode
Beranda » Regional » Bahagia untuk Siapa? Saat Petugas Kebersihan Masih Dibayar Tak Layak

Bahagia untuk Siapa? Saat Petugas Kebersihan Masih Dibayar Tak Layak

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Di balik wajah Kota Jambi yang setiap pagi tampak bersih, rapi, dan disebut-sebut sebagai kota yang “bahagia”, ada kisah getir petugas kebersihan yang setiap hari berjibaku dengan sampah beraroma busuk. Saat sebagian warga masih terlelap, mereka sudah berada di jalanan, mengais sisa-sisa kehidupan kota yang dibuang tanpa pikir panjang.

Bau menyengat menusuk hidung, tangan kotor, dan ancaman penyakit menjadi bagian dari rutinitas yang tak bisa mereka tolak. Namun ironisnya, pengorbanan itu selama ini dibayar dengan upah yang jauh dari kata layak.

Selama bertahun-tahun, petugas kebersihan Kota Jambi hanya menerima upah Rp65.750 per hari. Angka yang nyaris tak cukup untuk memenuhi kebutuhan dasar keluarga, apalagi untuk biaya kesehatan akibat risiko kerja yang mereka hadapi setiap hari.

Ketimpangan itulah yang akhirnya mendorong mereka turun ke jalan. Dengan seragam kerja dan wajah lelah, para petugas kebersihan menggelar aksi unjuk rasa, menuntut kenaikan upah demi kesejahteraan keluarga mereka. Aksi itu bukan untuk kemewahan, melainkan sekadar agar dapur tetap mengepul.

Namun hasil perjuangan tersebut terasa pahit. Wali Kota Maulana, yang disampaikan oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup Mahruzar, menyatakan bahwa kenaikan gaji petugas kebersihan hanya sebesar Rp10.000 per hari. Dengan demikian, upah yang diterima kini menjadi Rp75.750 per hari.

Di saat yang sama, pengawas pengangkutan persampahan non-PNS mengalami kenaikan dari Rp75.000 menjadi Rp100.000 per hari. Kebijakan ini pun memunculkan rasa pilu di kalangan petugas kebersihan lapangan yang setiap hari bersentuhan langsung dengan sampah.

Mereka yang membersihkan kota agar orang lain bisa hidup nyaman, justru harus pulang dengan bau sampah yang melekat di tubuh dan kegelisahan tentang masa depan keluarga. Tanpa mereka, wajah Kota Jambi tak akan seindah dan “sebahagia” seperti yang hari ini dipromosikan.

Perjuangan petugas kebersihan adalah cermin ketimpangan yang masih nyata. Di balik senyum kota yang bersih, ada air mata yang jatuh diam-diam, menunggu keadilan yang belum sepenuhnya berpihak.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Banjir Besar Putuskan Jaringan, Komdigi Pasang 10 Titik Internet Satelit di Aceh–Sumut–Sumbar

    Banjir Besar Putuskan Jaringan, Komdigi Pasang 10 Titik Internet Satelit di Aceh–Sumut–Sumbar

    • calendar_month Senin, 1 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Banjir bandang yang melanda Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat menyebabkan jaringan komunikasi di sejumlah titik terputus. Untuk mempercepat pemulihan konektivitas, Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) menyiapkan 10 lokasi layanan internet satelit Satria-1 sebagai akses darurat. Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid menegaskan bahwa pemulihan konektivitas menjadi prioritas pemerintah di tengah kondisi infrastruktur […]

  • Bursa Asia Melemah, Kekhawatiran Biaya AI Tekan Saham Teknologi Global

    Bursa Asia Melemah, Kekhawatiran Biaya AI Tekan Saham Teknologi Global

    • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pasar saham Asia bergerak melemah pada perdagangan Kamis (5/2/2026) seiring meningkatnya kewaspadaan investor terhadap lonjakan biaya investasi kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) yang membebani sektor teknologi global. Tekanan terjadi di tengah aksi jual saham teknologi dunia, meski kontrak berjangka Wall Street mulai menunjukkan tanda-tanda pemulihan berkat penguatan saham produsen chip. Indeks MSCI Asia Pasifik […]

  • Data Gaikindo: Penjualan Mobil 2025 Turun 7%, Tapi Akhir Tahun Justru Meledak

    Data Gaikindo: Penjualan Mobil 2025 Turun 7%, Tapi Akhir Tahun Justru Meledak

    • calendar_month Senin, 12 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pasar otomotif nasional sepanjang tahun 2025 menunjukkan dua wajah yang kontras. Di satu sisi, penjualan mobil Indonesia secara tahunan masih melemah. Namun di sisi lain, Desember 2025 justru mencetak rekor penjualan tertinggi sepanjang tahun, menurut data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo). Gaikindo mencatat, penjualan mobil wholesales sepanjang Januari–Desember 2025 mencapai 803.687 unit, […]

  • UMP 2026 Tak Lagi Diputuskan Pemerintah Pusat, Penetapan Diserahkan ke Kepala Daerah

    UMP 2026 Tak Lagi Diputuskan Pemerintah Pusat, Penetapan Diserahkan ke Kepala Daerah

    • calendar_month Jumat, 21 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Upah Minimum Provinsi (UMP) 2026 tidak lagi diumumkan secara terpusat. Penetapan akan dilakukan oleh kepala daerah berdasarkan rekomendasi Dewan Pengupahan di masing-masing wilayah. Ketentuan baru ini tengah disiapkan melalui rancangan Peraturan Pemerintah (PP) tentang pengupahan. Menteri Ketenagakerjaan Yassierli mengatakan bahwa regulasi baru tersebut memberikan ruang lebih besar bagi daerah untuk menyesuaikan besaran kenaikan […]

  • “Annyorong Lopi” Buka Festival Phinisi 2025 di Bulukumba, Simbol Semangat Maritim Bugis-Makassar

    “Annyorong Lopi” Buka Festival Phinisi 2025 di Bulukumba, Simbol Semangat Maritim Bugis-Makassar

    • calendar_month Jumat, 24 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Festival Phinisi 2025 resmi dibuka di Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan, pada Kamis (23/10), ditandai dengan prosesi adat “Annyorong Lopi”, yaitu tradisi mendorong kapal phinisi ke laut. Kegiatan ini merupakan bagian dari Kharisma Event Nusantara (KEN) yang digagas oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) RI. Pembukaan festival dilakukan oleh Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, […]

  • Ekspansi Besar! Sederhana Buka Gerai Perdana di Singapura

    Ekspansi Besar! Sederhana Buka Gerai Perdana di Singapura

    • calendar_month Rabu, 3 Jun 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Jaringan rumah makan padang asal Indonesia, Sederhana, bersiap membuka gerai pertamanya di Singapura. Kehadiran restoran ini menandai langkah ekspansi baru sekaligus mengisi lokasi bersejarah yang sebelumnya ditempati Warong Nasi Pariaman di kawasan Kampong Glam. Kabar tersebut diumumkan melalui akun Instagram Sederhana Singapura. “Singapura, kami telah tiba. Warisan yang dimulai beberapa dekade lalu kini […]

expand_less