Rabu, 12 Agu 2026
light_mode
Beranda » Perbankan » Bank Masih Dulang Cuan dari Bisnis Bancassurance

Bank Masih Dulang Cuan dari Bisnis Bancassurance

  • account_circle darmanto zebua
  • calendar_month Rabu, 24 Des 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Pendapatan premi asuransi jiwa dari kanal bancassurance turun pada kuartal III-2025. Namun begitu, sejumlah bank masih menikmati pendapatan berbasis komisi (fee based income/FBI) dari bisnis ini.

Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) mencatat pendapatan premi dari kanal bancassurance turun 4,2% secara tahunan (year-on-year/YoY) pada kuartal III-2025 menjadi Rp 55,28 triliun.

Meski begitu, bancassurance masih jadi kanal favorit nasabah, dengan komposisi sebesar 41,49% dari total pendapatan premi industri asuransi yang mencapai Rp 133,22 triliun.

Dari sisi perbankan, rupanya tren penurunan tersebut tak dirasakan oleh Bank Negara Indonesia (BNI). General Manager Divisi Wealth Management BNI Henny Eugenia menyebut, hingga November 2025 realisasi premi bancassurance bank tumbuh 9,5% YoY.

“Pertumbuhan yang positif ini terjadi di beberapa segmen yang didukung oleh produk yang relevan dengan segmen terkait,” jelas Henny kepada Kontan, pekan lalu.

Lebih lanjut, ia bilang pertumbuhan premi dari bisnis In Branch, khususnya di segmen Nasabah Emerald dan Private, bahkan meningkat sebesar 18% YoY. Henny menjelaskan, pada segmen ini nasabah menggunakan asuransi sebagai bagian dari aset alokasi dan juga proteksi dengan dukungan advisory dari RM Emerald berdasarkan kebutuhan dan profil nasabah.

Dengan tren positif itu, Henny mengaku kontribusi bisnis bancassurance terhadap FBI bank turut tumbuh positif dibanding tahun lalu, dengan kontribusi utamanya berasal produk unggulan yang menjadi andalan di tahun 2025. Sebagai gambaran, FBI BNI per November mencapai Rp 20,64 triliun, tumbuh 7,40% YoY.

Ke depan, Henny bilang pertumbuhan premi bancassurance masih bakal melaju. Bahkan, pada 2026 diproyeksikan tumbuh double digit dengan adanya inisiatif bersama BNI Life melalui sejumlah kolaborasi, seperti penyesuaian produk dengan segmentasi nasabah hingga penambahan jumlah spesialis bancassurance di cabang-cabang utama.

Di samping itu, Bank Tabungan Negara (BTN) malah mencatatkan pertumbuhan yang lebih masif pada bisnis bancassurance. Head of Wealth Management Division BTN Meru Arumdalu mengungkapkan, realisasi premi bancassurance per November 2025 tumbuh sekitar 90% YoY.

Sejalan dengan hal tersebut, jumlah polis meningkat lebih dari 300% dibandingkan rata-rata awal 2024. Menurut Meru, ini mencerminkan peningkatan penetrasi dan aktivitas penjualan yang lebih luas.

“Pertumbuhan ini didorong oleh peningkatan penjualan premi baik dari segmen Prioritas maupun Non-Prioritas, serta penguatan eksekusi penjualan di jaringan cabang,” imbuhnya.

Pun dari sisi pendapatan, ia memastikan bisnis bancassurance mencatatkan pertumbuhan yang solid, dengan kenaikan melewati double digit secara tahunan. Dengan begitu, kontribusinya terhadap FBI tetap terjaga dan stabil, meskipun per November 2025 BTN mengantongi FBI sebesar Rp 3,67 triliun, turun 2,37% YoY.

Tahun depan, BTN melihat bisnis bancassurance bakal terus bertumbuh seiring meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap produk proteksi jiwa dan kesehatan. Pun, Meru bilang pertumbuhan tersebut bakal didukung oleh penguatan aktivitas after-sales service, customer engagement yang berkelanjutan, serta optimalisasi kolaborasi dengan mitra asuransi.(*)

  • Penulis: darmanto zebua
  • Editor: Darmanto Zebua
  • Sumber: Kontan

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bahlil Targetkan LPG Diganti DME Batu Bara Mulai 2026

    Bahlil Targetkan LPG Diganti DME Batu Bara Mulai 2026

    • calendar_month Selasa, 28 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah Indonesia berencana mengganti penggunaan gas LPG dengan Dimethyl Ether (DME) berbasis batu bara mulai tahun 2026. Langkah ambisius ini diinisiasi oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia sebagai upaya mengurangi ketergantungan impor LPG dan memperkuat ketahanan energi nasional. Program ini sejatinya sudah digagas sejak masa pemerintahan Presiden Joko Widodo […]

  • Rupiah Bangkit! Data Buruh Amerika Bikin Dolar Tersungkur

    Rupiah Bangkit! Data Buruh Amerika Bikin Dolar Tersungkur

    • calendar_month Jumat, 3 Jul 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Setelah beberapa hari berada di bawah tekanan, nilai tukar rupiah akhirnya bangkit. Mata uang Indonesia berhasil menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Jumat (3/7/2026), didorong melemahnya data ketenagakerjaan Negeri Paman Sam yang jauh dari ekspektasi pasar. Pada perdagangan Jumat pagi, rupiah terapresiasi 45 poin atau 0,25 persen ke level Rp17.950 per […]

  • Rupiah Dibuka Menguat Rp16.612 per Dolar AS

    Rupiah Dibuka Menguat Rp16.612 per Dolar AS

    • calendar_month Jumat, 24 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah menguat pada perdagangan akhir pekan, Jumat (24/10/2025). Rupiah dibuka di level Rp 16.612 per dolar Amerika Serikat (AS). Mengutip Antara, rupiah menguat sebesar 17 poin atau 0,10 persen menjadi Rp16.612 per dolar AS dari sebelumnya Rp16.629 per dolar AS. Sementara itu, dolar AS turut menguat ke level 99,00 atau naik […]

  • Harga Emas di Pegadaian Anjlok, Ini Rincian Selengkapnya

    Harga Emas di Pegadaian Anjlok, Ini Rincian Selengkapnya

    • calendar_month Selasa, 14 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas yang dijual Pegadaian kompak melemah pada perdagangan Selasa (14/4/2026) ini. Penurunan harga emas Pegadaian tersebut untuk semua jenis yaitu UBS dan Galeri24. Hal itu diketahui dari daftar harga emas batangan yang tertera pada laman Sahabat Pegadaian. Harga emas UBS turun menjadi Rp2.853.000 per gram dari semula Rp2.890.000 per gram. Sementara harga […]

  • Harga Sembako di Pasar Angso Duo Jambi 25 Mei 2026: Cabai Merah Naik, Cabai Rawit Turun

    Harga Sembako di Pasar Angso Duo Jambi 25 Mei 2026: Cabai Merah Naik, Cabai Rawit Turun

    • calendar_month Senin, 25 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga sejumlah bahan pokok di Pasar Angso Duo, Kota Jambi terpantau relatif stabil pada Senin (25/5/2026). Namun, komoditas cabai mengalami fluktuasi cukup signifikan. Berdasarkan data dari Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Jambi, kenaikan harga terjadi pada cabai merah. Cabe merah besar dan cabe merah kecil kini dijual Rp55.000 per kilogram atau naik sekitar […]

  • Pemerintah Jajaki Ekspor Ikan Patin 700 Ton ke Arab Saudi saat Musim Haji

    Pemerintah Jajaki Ekspor Ikan Patin 700 Ton ke Arab Saudi saat Musim Haji

    • calendar_month Jumat, 20 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) tengah menjajaki peluang ekspor ikan patin sebanyak 600 hingga 700 ton ke Arab Saudi untuk memenuhi kebutuhan konsumsi jemaah haji pada musim haji mendatang. Pelaksana tugas Direktur Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan KKP Machmud mengatakan rencana ekspor tersebut masih dalam tahap negosiasi dan […]

expand_less