Sabtu, 27 Jun 2026
light_mode
Beranda » Perbankan » Bank Masih Dulang Cuan dari Bisnis Bancassurance

Bank Masih Dulang Cuan dari Bisnis Bancassurance

  • account_circle darmanto zebua
  • calendar_month Rabu, 24 Des 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Pendapatan premi asuransi jiwa dari kanal bancassurance turun pada kuartal III-2025. Namun begitu, sejumlah bank masih menikmati pendapatan berbasis komisi (fee based income/FBI) dari bisnis ini.

Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) mencatat pendapatan premi dari kanal bancassurance turun 4,2% secara tahunan (year-on-year/YoY) pada kuartal III-2025 menjadi Rp 55,28 triliun.

Meski begitu, bancassurance masih jadi kanal favorit nasabah, dengan komposisi sebesar 41,49% dari total pendapatan premi industri asuransi yang mencapai Rp 133,22 triliun.

Dari sisi perbankan, rupanya tren penurunan tersebut tak dirasakan oleh Bank Negara Indonesia (BNI). General Manager Divisi Wealth Management BNI Henny Eugenia menyebut, hingga November 2025 realisasi premi bancassurance bank tumbuh 9,5% YoY.

“Pertumbuhan yang positif ini terjadi di beberapa segmen yang didukung oleh produk yang relevan dengan segmen terkait,” jelas Henny kepada Kontan, pekan lalu.

Lebih lanjut, ia bilang pertumbuhan premi dari bisnis In Branch, khususnya di segmen Nasabah Emerald dan Private, bahkan meningkat sebesar 18% YoY. Henny menjelaskan, pada segmen ini nasabah menggunakan asuransi sebagai bagian dari aset alokasi dan juga proteksi dengan dukungan advisory dari RM Emerald berdasarkan kebutuhan dan profil nasabah.

Dengan tren positif itu, Henny mengaku kontribusi bisnis bancassurance terhadap FBI bank turut tumbuh positif dibanding tahun lalu, dengan kontribusi utamanya berasal produk unggulan yang menjadi andalan di tahun 2025. Sebagai gambaran, FBI BNI per November mencapai Rp 20,64 triliun, tumbuh 7,40% YoY.

Ke depan, Henny bilang pertumbuhan premi bancassurance masih bakal melaju. Bahkan, pada 2026 diproyeksikan tumbuh double digit dengan adanya inisiatif bersama BNI Life melalui sejumlah kolaborasi, seperti penyesuaian produk dengan segmentasi nasabah hingga penambahan jumlah spesialis bancassurance di cabang-cabang utama.

Di samping itu, Bank Tabungan Negara (BTN) malah mencatatkan pertumbuhan yang lebih masif pada bisnis bancassurance. Head of Wealth Management Division BTN Meru Arumdalu mengungkapkan, realisasi premi bancassurance per November 2025 tumbuh sekitar 90% YoY.

Sejalan dengan hal tersebut, jumlah polis meningkat lebih dari 300% dibandingkan rata-rata awal 2024. Menurut Meru, ini mencerminkan peningkatan penetrasi dan aktivitas penjualan yang lebih luas.

“Pertumbuhan ini didorong oleh peningkatan penjualan premi baik dari segmen Prioritas maupun Non-Prioritas, serta penguatan eksekusi penjualan di jaringan cabang,” imbuhnya.

Pun dari sisi pendapatan, ia memastikan bisnis bancassurance mencatatkan pertumbuhan yang solid, dengan kenaikan melewati double digit secara tahunan. Dengan begitu, kontribusinya terhadap FBI tetap terjaga dan stabil, meskipun per November 2025 BTN mengantongi FBI sebesar Rp 3,67 triliun, turun 2,37% YoY.

Tahun depan, BTN melihat bisnis bancassurance bakal terus bertumbuh seiring meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap produk proteksi jiwa dan kesehatan. Pun, Meru bilang pertumbuhan tersebut bakal didukung oleh penguatan aktivitas after-sales service, customer engagement yang berkelanjutan, serta optimalisasi kolaborasi dengan mitra asuransi.(*)

  • Penulis: darmanto zebua
  • Editor: Darmanto Zebua
  • Sumber: Kontan

Rekomendasi Untuk Anda

  • Operasi Medis Pakai Robot Sudah Ada di Indonesia, Ini Keunggulan dan Jenisnya

    Operasi Medis Pakai Robot Sudah Ada di Indonesia, Ini Keunggulan dan Jenisnya

    • calendar_month Rabu, 17 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Perkembangan teknologi di dunia kesehatan terus melaju pesat. Salah satu inovasi yang kini mulai diterapkan di Indonesia adalah bedah robotik (robotic surgery), sebuah teknologi operasi modern yang mengandalkan sistem robot untuk membantu dokter melakukan tindakan medis dengan presisi tinggi. Spesialis Bedah Digestif, Dr. dr. Wifanto Saditya Jeo, Sp.B-KBD, menjelaskan bahwa penggunaan robot dalam […]

  • Purbaya Kirim Wamen Ikut RDG BI: Tegaskan Bukan untuk Mengintimidasi Kebijakan BI

    Purbaya Kirim Wamen Ikut RDG BI: Tegaskan Bukan untuk Mengintimidasi Kebijakan BI

    • calendar_month Kamis, 20 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menjelaskan alasan kehadiran Wakil Menteri Keuangan Thomas Djiwandono dalam Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia (RDG BI) November 2025. Purbaya menegaskan bahwa kehadiran Wamenkeu bukan untuk mengintimidasi penetapan suku bunga BI Rate. Menurut Purbaya, landasan hukum mengenai kehadiran perwakilan pemerintah dalam RDG BI sudah jelas diatur dalam Pasal 43 […]

  • Bos Krakatau Steel Minta Negara Hadir Jamin Persaingan Usaha yang Adil di Industri Baja

    Bos Krakatau Steel Minta Negara Hadir Jamin Persaingan Usaha yang Adil di Industri Baja

    • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Direktur Utama PT Krakatau Steel (Persero) Tbk (KRAS), Akbar Djohan, meminta negara hadir secara aktif untuk menjamin persaingan usaha yang adil guna memulihkan fundamental industri baja nasional. Menurut Akbar, keberhasilan industri strategis seperti baja tidak hanya ditentukan oleh efisiensi korporasi, tetapi juga oleh kepastian regulasi serta penegakan hukum yang konsisten. Hal tersebut dinilai […]

  • Data Gaikindo: Penjualan Mobil 2025 Turun 7%, Tapi Akhir Tahun Justru Meledak

    Data Gaikindo: Penjualan Mobil 2025 Turun 7%, Tapi Akhir Tahun Justru Meledak

    • calendar_month Senin, 12 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pasar otomotif nasional sepanjang tahun 2025 menunjukkan dua wajah yang kontras. Di satu sisi, penjualan mobil Indonesia secara tahunan masih melemah. Namun di sisi lain, Desember 2025 justru mencetak rekor penjualan tertinggi sepanjang tahun, menurut data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo). Gaikindo mencatat, penjualan mobil wholesales sepanjang Januari–Desember 2025 mencapai 803.687 unit, […]

  • Turun Rp15.000, Emas Antam Kini Dibanderol Rp2.790.000 per Gram

    Turun Rp15.000, Emas Antam Kini Dibanderol Rp2.790.000 per Gram

    • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas produksi PT Antam mengalami koreksi pada perdagangan hari ini. Harga emas Antam kini dibanderol Rp2.790.000 per gram, turun Rp15.000 dibandingkan harga hari sebelumnya. Penurunan ini menjadi perhatian bagi para investor logam mulia yang memantau pergerakan harga harian untuk investasi jangka panjang maupun pendek. Sementara itu, harga beli kembali (buyback) emas Antam […]

  • Singapura Geger PHK Massal: 7 Sektor Terdampak, Apa yang Sebenarnya Terjadi?

    Singapura Geger PHK Massal: 7 Sektor Terdampak, Apa yang Sebenarnya Terjadi?

    • calendar_month Rabu, 26 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Singapura saat ini tengah diguncang gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) besar-besaran, terutama terjadi di sektor yang bernilai tinggi. Data terbaru Survei Ekonomi Singapura Kuartal III-2025 yang telah dirilis tercatat hampir 20.000 posisi pekerjaan hilang hanya dari tujuh sektor industri. Temuan ini memicu tanda tanya besar, apa yang sebenarnya sedang terjadi di Singapura saat […]

expand_less