Sabtu, 27 Jun 2026
light_mode
Beranda » Nasional » BPOM Ungkap 5 Produk Pangan Ilegal Paling Banyak Dijual di E-Commerce

BPOM Ungkap 5 Produk Pangan Ilegal Paling Banyak Dijual di E-Commerce

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Jumat, 28 Nov 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) mengungkap temuan ribuan akun dan tautan penjualan produk pangan olahan ilegal di berbagai marketplace sepanjang Januari–Juni 2025. Temuan ini merupakan hasil patroli siber rutin yang dilakukan BPOM terhadap e-commerce dan media sosial. BPOM menyebut seluruh tautan yang teridentifikasi telah diajukan untuk takedown melalui Kementerian Komunikasi dan Digital serta Indonesian E-Commerce Association (idEA). Namun, BPOM mengingatkan masyarakat tetap waspada karena penjual dapat membuat akun baru.

“Jangan sampai dikonsumsi, karena produk tanpa izin edar tidak melewati proses pengawasan keamanan pangan,” tulis BPOM melalui unggahan resmi di Instagram, dikutip Jumat (28/11/2025).

Berikut lima produk pangan ilegal yang paling banyak ditemukan beredar di marketplace:

1. Milo Cube

  • 1.269 tautan penjualan
  • 7.290 pcs terjual

Lokasi penjual terbanyak: Jakarta Barat

Produk berbentuk kubus ini berasal dari Nigeria dan beredar tanpa izin edar resmi di Indonesia. Meski populer sebagai camilan manis, produk tidak terdaftar berpotensi tidak memenuhi standar keamanan pangan.

2. Milo Malaysia

  • 1.190 tautan penjualan
  • 67.392 pcs terjual

Lokasi penjual terbanyak: Kota Batam

Varian Milo dari Malaysia ini kerap menawarkan isi lebih banyak. Namun karena tidak melalui registrasi resmi, produk ini tidak boleh beredar di Indonesia.

3. Kerry Cheese Powder

  • 995 tautan penjualan
  • 34.850 pcs terjual

Lokasi penjual terbanyak: Kota Denpasar

BPOM menemukan produk ini kerap dikemas ulang (repacking) secara ilegal tanpa standar higienis, meningkatkan risiko kontaminasi dan membuat informasi tanggal kedaluwarsa tidak jelas.

4. Oriental Kopi – Teh Tarik

  • 697 tautan penjualan
  • 11.693 pcs terjual

Lokasi penjual terbanyak: Kota Medan

Produk minuman instan ini tidak memiliki izin edar sehingga keamanan bahan bakunya tidak dapat dipastikan.

5. Hacks Candy

  • 995 tautan penjualan
  • 34.850 pcs terjual

Lokasi penjual terbanyak: Kota Denpasar

Permen Hacks yang beredar online banyak dijual tanpa izin edar dan diimpor tanpa prosedur resmi, sehingga keaslian serta keamanannya tidak dapat dijamin. BPOM meminta masyarakat melaporkan jika masih menemukan produk-produk tersebut di marketplace.

“Pelaporan bisa dilakukan melalui BPOM Mobile atau Contact Center HALOBPOM 1500533,” tulis BPOM.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ekspor Mobil Toyota ke Timur Tengah Tertunda Akibat Konflik Iran dan AS

    Ekspor Mobil Toyota ke Timur Tengah Tertunda Akibat Konflik Iran dan AS

    • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Konflik yang memanas antara Amerika Serikat dan Iran berdampak pada aktivitas ekspor mobil dari Indonesia ke kawasan Timur Tengah. Salah satu yang terdampak adalah pengiriman kendaraan produksi Toyota dari pabrik di Indonesia. Presiden Direktur Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN), Nandi Julyanto, mengatakan proses produksi kendaraan untuk pasar ekspor masih berjalan normal sesuai pesanan […]

  • Harga Emas Antam Naik Tipis, Cek Harga Selengkapnya Disini

    Harga Emas Antam Naik Tipis, Cek Harga Selengkapnya Disini

    • calendar_month Selasa, 28 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Sempat turun sehari sebelumnya, kini harga emas produksi Antam kembali menguat pada perdagangan hari ini. Berdasarkan data terbaru yang diperoleh Jambisnis.com dari laman Logam Mulia pada Selasa (28/4/2026), harga emas Antam naik sebesar Rp5.000, dari sebelumnya Rp2.809.000 menjadi Rp2.814.000 per gram. Kenaikan ini menandai adanya pemulihan tipis setelah tekanan harga yang terjadi pada […]

  • Gubernur Bali I Wayan Koster Pastikan Nyepi dan Idulfitri 2026 Tidak Saling Ganggu

    Gubernur Bali I Wayan Koster Pastikan Nyepi dan Idulfitri 2026 Tidak Saling Ganggu

    • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Gubernur Bali, I Wayan Koster, memastikan perayaan Hari Raya Nyepi dan Idulfitri tahun 2026 di Bali tidak akan saling mengganggu meskipun waktunya berdekatan. Koster mengatakan, kedua hari besar keagamaan tersebut sebenarnya tidak berlangsung bersamaan. Nyepi jatuh pada 19 Maret 2026, sementara Idulfitri diperkirakan berlangsung pada 21 Maret 2026. “Tidak berhimpit sebenarnya. Nyepi pada […]

  • Perak Antam Naik Tipis, Kini Harganya Rp43.200 per Gram

    Perak Antam Naik Tipis, Kini Harganya Rp43.200 per Gram

    • calendar_month Senin, 22 Jun 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga perak murni produksi Antam terpantau menguat tipis pada perdagangan Senin (22/6/2026). Logam mulia yang kerap menjadi alternatif investasi selain emas itu masih menunjukkan pergerakan terbatas. Mengutip dari laman Logam Mulia, harga perak Antam hari ini naik Rp50 menjadi berada di level Rp43.200 per gram. Tak hanya dalam satuan gram, harga perak batangan […]

  • Pertamina Rampungkan Dua Tangki BBM Raksasa di Lawe-Lawe, Terbesar di Asia Tenggara

    Pertamina Rampungkan Dua Tangki BBM Raksasa di Lawe-Lawe, Terbesar di Asia Tenggara

    • calendar_month Kamis, 9 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kilang Pertamina Internasional (KPI) menyelesaikan pembangunan dua unit tangki BBM baru di Terminal Lawe-Lawe, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur. Kedua tangki tersebut memiliki kapasitas masing-masing 1 juta barel, sehingga total tambahan kapasitas penyimpanan mencapai 2 juta barel. Pjs. Corporate Secretary KPI, Milla Suciyani, menyebut tangki baru ini menjadi yang terbesar di kawasan […]

  • Viral LCC MPR RI 2026, Jawaban Sama Dinilai Berbeda, Juri Disorot Publik

    Viral LCC MPR RI 2026, Jawaban Sama Dinilai Berbeda, Juri Disorot Publik

    • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Video final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar yang diselenggarakan MPR RI tingkat Provinsi Kalimantan Barat menjadi viral di media sosial. Kontroversi muncul setelah dewan juri dinilai tidak konsisten dalam memberikan penilaian terhadap jawaban peserta. Peristiwa itu terjadi saat sesi tanya jawab rebutan mengenai mekanisme pemilihan anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Regu C […]

expand_less