Rabu, 13 Mei 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Mulai Desember 2025, TNI AD dan BAIS Siap Kawal Kilang dan Terminal Pertamina

Mulai Desember 2025, TNI AD dan BAIS Siap Kawal Kilang dan Terminal Pertamina

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Selasa, 25 Nov 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin mengumumkan bahwa Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) bersama Badan Intelijen Strategis (BAIS) akan mulai melakukan penjagaan di seluruh kilang dan terminal bahan bakar minyak milik Pertamina mulai Desember 2025. Langkah ini disebut sebagai bagian dari penguatan pengamanan instalasi vital negara.

Pengumuman tersebut disampaikan Sjafrie setelah menghadiri rapat kerja tertutup bersama Komisi I DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (24/11/2025). Dalam pertemuan itu, Kementerian Pertahanan juga membahas penambahan kekuatan Batalyon Teritorial Pembangunan di sejumlah wilayah.

“Menjaga industri strategis yang mempunyai kaitan dengan kedaulatan negara. Sebagai contoh, kilang dan terminal Pertamina, ini juga bagian yang tidak terpisahkan daripada gelar kekuatan kita,” ujar Sjafrie, dikutip Selasa (25/11/2025).

Sjafrie menegaskan bahwa penempatan prajurit TNI di kawasan operasional Pertamina merupakan bagian dari Operasi Militer Selain Perang (OMSP) sebagaimana tertuang dalam revisi Undang-Undang TNI.

“Tugas-tugas pengamanan instalasi strategis, khususnya yang dimiliki oleh Pertamina, ini juga bagian dari OMSP dan ada di dalam revisi Undang-Undang TNI yang 14 pasal itu,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pengerahan personel dimulai pada Desember dan melibatkan TNI AD di bawah pemantauan BAIS. Langkah ini dinilai penting untuk mengantisipasi potensi ancaman terhadap fasilitas strategis energi nasional.

“Untuk bisa mengetahui hal-hal yang mungkin perlu kita ketahui sebagai suatu ancaman yang potensial, yang mungkin muncul sehingga kita bisa mengantisipasi pengamanan secara fisik,” kata Sjafrie.

Kilang minyak dan terminal BBM Pertamina dikategorikan sebagai instalasi kritis yang berperan besar dalam menjaga ketahanan energi nasional. Pengamanan yang lebih sistematis diharapkan dapat memperkuat kesiapsiagaan negara terhadap gangguan keamanan maupun ancaman teror terhadap infrastruktur vital.

Dengan keputusan ini, pemerintah menekankan pentingnya sinergi antara unsur pertahanan, intelijen, dan BUMN energi dalam menjaga stabilitas nasional, terutama di sektor pasokan dan distribusi BBM yang menjadi tulang punggung aktivitas ekonomi masyarakat.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Daftar 15 Sungai Terpanjang di Dunia, Membelah Benua Ribuan Kilometer

    Daftar 15 Sungai Terpanjang di Dunia, Membelah Benua Ribuan Kilometer

    • calendar_month Rabu, 19 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Sungai merupakan aliran air besar yang mengalir dari hulu ke hilir secara terus-menerus. Keberadaannya berperan penting sebagai sumber air bersih, irigasi, transportasi, hingga pembangkit listrik, sekaligus menjadi pusat peradaban sejak ribuan tahun lalu. Sejumlah sungai dikenal bukan hanya karena nilai historis dan ekologisnya, tetapi juga karena panjang alirannya yang membentang ribuan kilometer dan […]

  • Masih Lemah, Rupiah Terkoreksi ke Rp16.749 per Dolar AS

    Masih Lemah, Rupiah Terkoreksi ke Rp16.749 per Dolar AS

    • calendar_month Selasa, 18 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) mengalami pelemahan pagi ini. Rupiah dibuka melemah sebesar 13 poin atau 0,08 persen menjadi Rp16.749 per dolar AS dari sebelumnya Rp16.736 per dolar AS. Adapun indeks dolar AS melemah 0,06% ke 99,53. Sementara itu, sejumlah mata uang di kawasan Asia dibuka bervariasi. Mata uang yen […]

  • Layanan Bank 9 Jambi Lumpuh, Pesan Berantai Klaim Dana Nasabah Rp5,5 Miliar Terkuras

    Layanan Bank 9 Jambi Lumpuh, Pesan Berantai Klaim Dana Nasabah Rp5,5 Miliar Terkuras

    • calendar_month Minggu, 22 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Gangguan layanan perbankan Bank Jambi atau Bank 9 Jambi masih berlanjut hingga hari ini. Tidak hanya layanan e-banking yang tak bisa diakses, sejumlah nasabah juga melaporkan kartu ATM mereka tidak dapat digunakan untuk menarik uang. Situasi ini memicu kepanikan, ditandai dengan antrean panjang di sejumlah mesin ATM di Kota Jambi dan sekitarnya. Di […]

  • Harga Emas di Pegadaian Turun Lagi, Sekarang Dipatok Segini: Buruan!

    Harga Emas di Pegadaian Turun Lagi, Sekarang Dipatok Segini: Buruan!

    • calendar_month Selasa, 7 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas di Pegadaian kembali merosot hari ini, Selasa (7/4/2026). Emas produksi anak perusahaan pegadaian, galeri24, kini dihargai Rp2.860.000 per gram dari posisi sebelumnya Rp2.870.000 per gram. Sementara itu, emas UBS turun menjadi Rp 2.874.000 per gram dari sebelumnya Rp 2.885.000 per gram. Penurunan harga ini berdasarkan data terbaru dari Pegadaian. Perlu menjadi […]

  • Rupiah Bergerak Menguat Pagi Ini, Jadi Rp16.666 per Dolar AS

    Rupiah Bergerak Menguat Pagi Ini, Jadi Rp16.666 per Dolar AS

    • calendar_month Jumat, 12 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Rupiah dibuka menguat ke posisi Rp16.669 per dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan hari ini, Jumat (12/12/2025). Rupiah menguat 10 poin atau 0,06 persen dari sebelumnya Rp16.676 per dolar AS. Sejumlah mata uang di Asia juga mengalami penguatan. Dolar Taiwan mencatat penguatan terbesar yakni 0,14%, disusul ringgit Malaysia yang menguat 0,10%. dolar Singapura […]

  • Agrinas Bangun 1.357 Kopdes Merah Putih, 30.500 Unit Dalam Proses, Target 80 Ribu Rampung 2026

    Agrinas Bangun 1.357 Kopdes Merah Putih, 30.500 Unit Dalam Proses, Target 80 Ribu Rampung 2026

    • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – PT Agrinas Pangan Nusantara (Persero) telah membangun 1.357 gerai Koperasi Desa Merah Putih (KDMP). Sementara itu, sekitar 30.500 unit lainnya saat ini masih dalam proses pembangunan. Direktur Utama Agrinas, Joao Angelo De Sousa Mota, mengatakan percepatan pembangunan dilakukan untuk memperkuat ekosistem distribusi pangan dan sarana produksi di tingkat desa. “Hari ini kita sudah […]

expand_less