Selasa, 11 Agu 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Strategi Politik di Balik Kebijakan Ekonomi Purbaya: Antara Stabilitas Fiskal dan Konsolidasi Kekuasaan

Strategi Politik di Balik Kebijakan Ekonomi Purbaya: Antara Stabilitas Fiskal dan Konsolidasi Kekuasaan

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Rabu, 8 Okt 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Di balik kebijakan ekonomi yang tampak teknokratis dan berbasis data, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa ternyata memainkan strategi politik yang tak kalah cermat. Bagi pemerintahan baru, ekonomi bukan sekadar urusan angka dan pertumbuhan, melainkan juga alat untuk membangun stabilitas kekuasaan dan legitimasi politik jangka panjang. Pelantikan Purbaya sebagai Menteri Keuangan di Kabinet Pemerintahan 2025 menandai arah baru kebijakan fiskal Indonesia. Dalam pidato perdananya, Purbaya menegaskan tiga fokus utama: stabilitas fiskal jangka panjang, peningkatan investasi domestik, dan penguatan perlindungan sosial. Namun, di balik fokus ekonomi itu tersimpan kalkulasi politik matang yang mengaitkan kebijakan fiskal dengan kekuatan koalisi.

Dalam sistem politik Indonesia, kebijakan fiskal kerap menjadi alat konsolidasi koalisi. Pemerintah memanfaatkan distribusi anggaran strategis untuk menjaga dukungan politik dari partai-partai pendukung (Aspinall & Berenschot, 2019). Di bawah kepemimpinan Purbaya, alokasi belanja daerah dan proyek infrastruktur tampak diarahkan ke basis politik partai koalisi besar. Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2025 mencerminkan pola ini, dengan porsi signifikan bagi daerah-daerah strategis politik (Tempo, 2025). Strategi ini bukan hal baru, namun di tangan Purbaya tampak lebih sistematis—menggabungkan aspek fiskal dan stabilitas politik jangka menengah.

Purbaya juga memahami bahwa stabilitas ekonomi adalah modal politik. Ia menekankan defisit fiskal terkendali serta koordinasi erat antara kebijakan fiskal dan moneter bersama Bank Indonesia (Kompas, 2025). Pendekatan fiskal ketat di awal masa jabatan bertujuan membangun kepercayaan pasar dan menenangkan investor, sembari memperkuat posisi politik pemerintahan baru (Harvard Business Review, 2024).
Menurut teori political business cycle (Nordhaus, 1975), pemerintah cenderung mengatur momentum kebijakan ekonomi demi dukungan politik. Purbaya memilih jalur hati-hati menahan ekspansi belanja populis di awal masa jabatan untuk membangun fondasi stabil, sebelum membuka ruang ekspansi menjelang pemilu berikutnya.

Menariknya, di tengah kebijakan fiskal ketat, Purbaya tetap mendorong perluasan program sosial. Bantuan langsung dan subsidi pendidikan menjadi prioritas (Bappenas, 2025). Strategi ini mencerminkan populisme terkendali—menjaga basis dukungan publik tanpa mengorbankan kredibilitas fiskal. Kebijakan semacam ini lazim dalam pemerintahan koalisi untuk menyeimbangkan tekanan elite dan ekspektasi publik (Robison & Hadiz, 2004). Program sosial diarahkan ke masyarakat bawah yang penting secara politik, sementara kelas menengah dan pelaku usaha dijaga dari ketidakpastian fiskal.

Selain strategi kebijakan, terdapat pula dimensi personal dalam pendekatan politik-ekonomi Purbaya. Dikenal sebagai teknokrat berintegritas, ia juga berperan sebagai jembatan antara elite teknokrat dan elite partai politik (Koran Sindo, 2025). Menurut studi Klaten (2004), kehadiran teknokrat seperti Purbaya sering menjadi penyeimbang dalam pemerintahan yang kompleks secara politik. Purbaya tampaknya memainkan peran ini dengan hati-hati mengarahkan kebijakan ekonomi tanpa menimbulkan gesekan dalam koalisi.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • 4 Maskapai Resmi Pindah ke Terminal 1B Bandara Soetta, Ini Daftar Lengkapnya

    4 Maskapai Resmi Pindah ke Terminal 1B Bandara Soetta, Ini Daftar Lengkapnya

    • calendar_month Selasa, 18 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang, Banten, mulai melakukan penataan operasional dengan memindahkan empat maskapai rute domestik ke Terminal 1B. Kebijakan ini dilakukan untuk menyeimbangkan distribusi layanan dan memperlancar arus penumpang. General Manager Bandara Soekarno-Hatta, Heru Karyadi, mengatakan penyesuaian dilakukan bertahap mulai Senin (17/11/2025). Perpindahan pertama dilakukan oleh Lion Air dan Airfast Indonesia, yang […]

  • KONI Jambi Perkuat Tata Kelola Keuangan Lewat Bimtek

    KONI Jambi Perkuat Tata Kelola Keuangan Lewat Bimtek

    • calendar_month Kamis, 21 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Jambi menitikberatkan pembenahan tata kelola keuangan sebagai langkah krusial dalam mengejar target prestasi pada Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028. Melalui kegiatan bimbingan teknis (Bimtek), KONI Jambi berupaya memperkuat sistem administrasi keuangan agar lebih tertib, transparan, dan sesuai aturan hukum. Langkah ini dinilai penting di tengah keterbatasan anggaran […]

  • RATU Bidik Peningkatan Aset Energi Nasional di Tengah Geopolitik

    RATU Bidik Peningkatan Aset Energi Nasional di Tengah Geopolitik

    • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – PT Raharja Energi Cepu Tbk (RATU) berupaya menangkap peluang dari kenaikan harga minyak dunia yang kembali menembus level 100 dollar AS per barel di tengah meningkatnya tensi geopolitik global. Kenaikan harga minyak tersebut dinilai memberikan sentimen positif bagi industri energi, terutama dalam meningkatkan nilai keekonomian proyek-proyek hulu migas serta membuka peluang investasi baru […]

  • IHSG dan Bursa Asia Anjlok Serentak, Harga Minyak Tembus US$119 per Barel akibat Konflik Timur Tengah

    IHSG dan Bursa Asia Anjlok Serentak, Harga Minyak Tembus US$119 per Barel akibat Konflik Timur Tengah

    • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Tekanan besar melanda pasar saham Asia pada awal pekan. Tidak hanya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), sejumlah bursa utama di kawasan juga kompak anjlok seiring melonjaknya harga minyak dunia akibat meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah. Pada perdagangan Senin (9/3/2026), IHSG sempat terperosok hingga 5,41 persen atau turun 410,73 poin ke level 7.174. […]

  • Produsen Kardus Asal Tangerang, ALVAboard Ekspansi ke Pasar Asia dan Eropa Mulai 2026

    Produsen Kardus Asal Tangerang, ALVAboard Ekspansi ke Pasar Asia dan Eropa Mulai 2026

    • calendar_month Selasa, 28 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – PT Alpha Gemilang Makmur, produsen kardus berbahan dasar Polypropylene board (PP board) dengan merek ALVAboard, resmi mengumumkan rencana ekspansi ke pasar Asia Timur dan Eropa. Langkah ini menjadi upaya strategis untuk menjawab meningkatnya permintaan produk ramah lingkungan dari sektor agrikultur, logistik, hingga kebutuhan sosial. Chief Business Development Officer (CBDO) PT Alpha Gemilang Makmur, […]

  • WFH ASN Setiap Jumat, Kemenag Tegaskan Pegawai Wajib di Rumah dan Siaga

    WFH ASN Setiap Jumat, Kemenag Tegaskan Pegawai Wajib di Rumah dan Siaga

    • calendar_month Rabu, 1 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kebijakan work from home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN) setiap Jumat resmi diberlakukan mulai 1 April 2026. Pemerintah menegaskan, skema ini bukan berarti pegawai bebas bekerja dari mana saja, melainkan tetap harus berada di rumah dan siaga selama jam kerja. Sekretaris Jenderal Kementerian Agama, Kamaruddin Amin, menekankan bahwa WFH merupakan bagian dari […]

expand_less