Kamis, 13 Agu 2026
light_mode
Beranda » Regional » Pemkot Jambi Bentuk Tim Terpadu Selesaikan Sengketa Lahan Zona Merah, Libatkan BPN dan DJKN

Pemkot Jambi Bentuk Tim Terpadu Selesaikan Sengketa Lahan Zona Merah, Libatkan BPN dan DJKN

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Sabtu, 7 Mar 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi akan membentuk Tim Terpadu untuk menyelesaikan sengketa lahan yang dikenal sebagai polemik zona merah antara masyarakat dan PT Pertamina di sejumlah wilayah Kota Jambi.

Langkah ini disampaikan langsung oleh Wali Kota Jambi Dr. dr. H. Maulana, M.K.M saat menerima audiensi Panitia Khusus (Pansus) Zona Merah DPRD Kota Jambi di rumah dinas wali kota, Sabtu malam (7/3/2026).

Pertemuan tersebut merupakan tindak lanjut dari upaya Pansus dalam mengurai polemik kepemilikan lahan yang kini diklaim sebagai Barang Milik Negara (BMN).

“Pemerintah Kota Jambi berada di barisan masyarakat karena kita membela hak-hak dasar mereka. Saat ini kita menunggu surat dari DJKN Palembang, setelah itu tim terpadu akan segera dibentuk,” ujar Maulana.

Menurutnya, tim tersebut nantinya akan melibatkan berbagai pihak, seperti Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN), Badan Pertanahan Nasional (BPN), pemerintah daerah, serta instansi terkait lainnya agar penyelesaian sengketa lahan dapat dilakukan secara objektif dan sesuai ketentuan hukum.

Maulana juga mengapresiasi langkah Pansus DPRD Kota Jambi yang telah melakukan konsultasi langsung ke kementerian terkait di Jakarta.

“Ini langkah maju. Pemerintah Kota Jambi berkomitmen penuh mendorong penyelesaian masalah ini agar masyarakat mendapatkan kepastian hukum,” tambahnya.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Jambi Diza Hazra Aljosha mengatakan pemerintah kota telah menyiapkan langkah awal berupa audit data dan dokumen pertanahan.

Audit tersebut meliputi peta sertifikasi tanah, dokumen kepemilikan, hingga data administrasi lain yang berkaitan dengan status lahan masyarakat.

“Kita akan melakukan audit data dan dokumen secara menyeluruh, termasuk peta sertifikasi tanah. Data awal sudah cukup lengkap, tinggal dilakukan verifikasi dan validasi,” jelas Diza.

Selain itu, pemerintah juga akan mengelompokkan masyarakat dalam beberapa kategori berdasarkan dokumen kepemilikan tanah yang dimiliki.

Kategori tersebut antara lain:

  • masyarakat yang memiliki Sertifikat Hak Milik (SHM),
  • masyarakat yang memiliki alas hak seperti sporadik atau surat tanah,
  • serta masyarakat yang tidak memiliki dokumen kepemilikan.

Bagi masyarakat yang tidak memiliki dokumen, pengelompokan akan dilakukan berdasarkan lama penguasaan fisik tanah, apakah lebih dari 20 tahun atau kurang dari 20 tahun.

Ketua Pansus Zona Merah DPRD Kota Jambi, Muhilli Amin, menjelaskan bahwa polemik ini muncul setelah dilakukan overlay peta aset PT Pertamina dengan peta pendaftaran tanah.

Hasilnya menunjukkan adanya sekitar ±5.506 bidang tanah bersertifikat milik masyarakat yang berada di atas lahan yang diklaim sebagai BMN.

Adapun wilayah yang terdampak antara lain:

  • Simpang III Sipin ±74 bidang
  • Mayang Mangurai ±64 bidang
  • Kenali Asam ±1.843 bidang
  • Kenali Asam Bawah ±1.314 bidang
  • Kenali Asam Atas ±645 bidang
  • Paal Lima ±918 bidang
  • Suka Karya ±648 bidang

Menurut Muhilli, Pansus tidak bertujuan menyelesaikan seluruh persoalan secara langsung, namun membuka secara terang permasalahan agar penyelesaian dapat dilakukan oleh pihak yang berwenang.

“Kami sudah berkoordinasi dengan DJKN dan Kementerian ATR/BPN. Mudah-mudahan dalam waktu dekat akan ada keputusan pembentukan tim bersama untuk menyelesaikan persoalan ini,” ujarnya.

Melalui pembentukan tim terpadu sengketa lahan zona merah, Pemerintah Kota Jambi dan DPRD berharap polemik yang sudah lama terjadi ini dapat segera menemukan solusi dan memberikan kepastian hukum bagi ribuan masyarakat yang terdampak.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • LHKPN

    Kekayaan Bupati Dillah Hich Turun, Hurmin Naik Tinggi

    • calendar_month Senin, 15 Jun 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Ada yang menarik dari LHKPN atau Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara para kepala daerah di Provinsi Jambi. Ada perubahan jumlah kekayaan mereka. Ada yang meroket ada pula yang menyusut jauh. Tak ayal perubahan ini turut pula mengubah daftar kekayaan bupati/wali kota di Jambi. Sebelumnya banyak yang memberitakan kekayaan bupati dan wali kota ini […]

  • Pemerintah Arahkan Transformasi Ekonomi Menuju Pertumbuhan Produktif pada 2026

    Pemerintah Arahkan Transformasi Ekonomi Menuju Pertumbuhan Produktif pada 2026

    • calendar_month Selasa, 21 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah mengarahkan transformasi ekonomi nasional menuju pertumbuhan yang lebih produktif, bernilai tambah, dan berkelanjutan pada 2026. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan, arah baru pembangunan tersebut tidak hanya berfokus pada stabilitas, tetapi juga pada peningkatan kualitas pertumbuhan ekonomi. Hal itu disampaikan dalam rangkaian IMF-World Bank Spring Meeting 2026 di Washington DC, Amerika Serikat. […]

  • Pemerintah Pastikan Akan Menanggung Upah Peserta Magang Nasional Selama 6 Bulan

    Pemerintah Pastikan Akan Menanggung Upah Peserta Magang Nasional Selama 6 Bulan

    • calendar_month Selasa, 7 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Afriansyah Noor memastikan bahwa pemerintah akan menanggung penuh biaya upah peserta magang nasional selama enam bulan. Kebijakan ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam memperkuat transisi tenaga kerja muda ke dunia industri, sekaligus mendorong peningkatan kompetensi lulusan baru. Afriansyah menjelaskan, peserta program Magang Nasional akan menerima insentif setara upah […]

  • Kenapa Banyak Lulusan SMK di Jambi Nganggur? TPT Capai 7,95 Persen, Ini Masalahnya

    Kenapa Banyak Lulusan SMK di Jambi Nganggur? TPT Capai 7,95 Persen, Ini Masalahnya

    • calendar_month Senin, 10 Agt 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dirancang untuk menyiapkan lulusan agar memiliki keterampilan dan lebih mudah masuk dunia kerja. Namun, di Provinsi Jambi, lulusan SMK masih menghadapi tantangan besar dalam mendapatkan pekerjaan. Data Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jambi menunjukkan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) lulusan SMK pada Agustus 2025 mencapai 7,95 persen. Angka tersebut menjadi […]

  • Kesepakatan Dagang Indonesia–AS Terancam Batal, Washington Klaim Jakarta Mundur dari Komitmen

    Kesepakatan Dagang Indonesia–AS Terancam Batal, Washington Klaim Jakarta Mundur dari Komitmen

    • calendar_month Rabu, 10 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kesepakatan dagang antara Indonesia dan Amerika Serikat (AS) dilaporkan berada di ambang kegagalan. Financial Times (FT) menyebut Washington menilai Jakarta mulai mundur dari beberapa komitmen yang sebelumnya telah disepakati dalam perundingan bilateral. FT mengutip pernyataan Perwakilan Dagang AS, Jamieson Greer, yang menilai Indonesia melakukan backtracking atau menarik diri dari sejumlah hal yang menjadi […]

  • IHSG Dibuka Melemah, Imbas Sentimen Royalti Energi dan Geopolitik

    IHSG Dibuka Melemah, Imbas Sentimen Royalti Energi dan Geopolitik

    • calendar_month Senin, 11 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada pembukaan perdagangan Senin (!!/5/2026) dibuka melemah 9,46 poin atau sekitar 0,14 persen ke level 6.959,94. Equity Analyst PT Indo Premier Sekuritas (IPOT) Hari Rachmansyah menilai laju pergerakan IHSG selama tiga hari perdagangan ke depan akan banyak dipengaruhi oleh dinamika geopolitik global dan kebijakan […]

expand_less