Minggu, 27 Sep 2026
light_mode
Beranda » Perbankan » BNI Optimis Lampaui Target KUR Perumahan Rp250 Miliar di Akhir Tahun

BNI Optimis Lampaui Target KUR Perumahan Rp250 Miliar di Akhir Tahun

  • account_circle darmanto zebua
  • calendar_month Rabu, 12 Nov 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk menyatakan optimis dapat melampaui target penyaluran KUR (kredit usaha rakyat) perumahan sebesar Rp250 miliar hingga akhir tahun, terdiri dari Rp100 miliar di sisi supply dan Rp150 miliar di sisi demand.

“BNI berkomitmen menjadi mitra strategis pemerintah dalam memperluas akses pembiayaan bagi pelaku usaha di sektor perumahan, baik dari sisi pasokan maupun permintaan,” kata Direktur Commercial Banking BNI Muhammad Iqbal dalam keterangannya, dikutip dari Antara, Rabu (12/11/2025).

Adapun hingga akhir Oktober 2025, BNI telah menyalurkan KUR perumahan atau Kredit Program Perumahan (KPP) sebesar Rp40,7 miliar kepada 41 pelaku UMKM sektor perumahan.

Jumlah tersebut terdiri dari Rp28,1 miliar untuk sisi pasokan (supply) kepada tujuh pelaku UMKM dan dan Rp12,66 miliar untuk sisi permintaan (demand) kepada 34 pelaku UMKM.

Capaian ini, catat perseroan, setara dengan 15,2 persen dari total penyaluran KPP nasional yang menurut data Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) telah mencapai Rp267 miliar dengan 117 debitur.

Iqbal menyampaikan, program KPP hadir untuk memperluas akses pembiayaan di sektor perumahan, sekaligus membantu pelaku usaha memperkuat daya saing di sektor riil.

Melalui program ini, ia menambahkan bahwa perseroan ingin memastikan pelaku UMKM dapat tumbuh berkelanjutan sekaligus berkontribusi pada pemenuhan kebutuhan rumah layak huni bagi masyarakat.

Program yang resmi diluncurkan pada 21 Oktober 2025 ini memiliki mekanisme serupa dengan Kredit Usaha Rakyat (KUR).

Pelaku UMKM yang menjadi nasabah BNI dapat mengajukan pembiayaan melalui kantor cabang maupun kanal digital resmi BNI. Proses pengajuan mencakup analisis, persetujuan, dan pencairan dana yang dijalankan berdasarkan prinsip kehati-hatian perbankan.

Dalam menjaga kualitas pembiayaan, BNI menerapkan berbagai langkah mitigasi risiko, di antaranya optimalisasi ekosistem perumahan dengan melibatkan pengembang, kontraktor, dan UMKM bahan bangunan.

Perseroan juga bersinergi dengan pemerintah daerah serta pengembang untuk memastikan legalitas aset dan kelayakan usaha.

Selain itu, risk acceptance criteria (RAC) dan credit scoring system digunakan dalam menilai karakter serta kapasitas calon debitur. BNI juga melakukan monitoring portofolio kredit secara berkala agar tetap sesuai dengan profil risiko perusahaan.

Terkait kolaborasi dengan pemerintah daerah dan asosiasi pengembang, BNI telah menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi KPP Nasional. Acara ini digelar bersama Kementerian PKP di Sutera Hall, Alam Sutera, Tangerang, pada 26 September 2025.

“Kolaborasi lintas pemangku kepentingan menjadi kunci dalam mempercepat realisasi program perumahan nasional sekaligus mendorong pertumbuhan sektor riil melalui pemberdayaan UMKM,” kata Iqbal.

Melalui program KPP, catat perseroan, BNI tidak hanya memperkuat ekosistem perumahan nasional, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

Hal ini sejalan dengan komitmennya sebagai agent of development yang berperan aktif dalam membangun sektor riil dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.(*)

  • Penulis: darmanto zebua

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rupiah Makin Tertekan, Dolar AS Tembus Rp17.730

    Rupiah Makin Tertekan, Dolar AS Tembus Rp17.730

    • calendar_month Rabu, 16 Sep 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Rupiah kembali tak berkutik di hadapan dolar Amerika Serikat (AS). Mata uang Indonesia kembali melemah pada pembukaan perdagangan Rabu (16/9/2026), menandakan tekanan terhadap rupiah belum mereda. Mengutip Antara, rupiah dibuka di level Rp17.730 per dolar AS. Posisi tersebut melemah 36 poin atau 0,20 persen dibandingkan penutupan sebelumnya yang berada di level Rp17.694 per […]

  • Nahkoda Baru BEI! Jeffrey Hendrik Jadi Dirut

    Nahkoda Baru BEI! Jeffrey Hendrik Jadi Dirut

    • calendar_month Senin, 29 Jun 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Bursa Efek Indonesia (BEI) resmi berganti nakhoda. Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) menetapkan Jeffrey Hendrik sebagai Direktur Utama BEI untuk masa jabatan 2026–2030. Pergantian kepemimpinan ini diharapkan menjadi motor baru dalam mempercepat transformasi pasar modal Indonesia agar semakin modern, inklusif, dan mampu bersaing di tingkat global. Pengangkatan Jeffrey Hendrik sebagai Direktur Utama […]

  • Hasil UFC 322: Islam Makhachev Menang Mutlak atas Jack Della Maddalena

    Hasil UFC 322: Islam Makhachev Menang Mutlak atas Jack Della Maddalena

    • calendar_month Minggu, 16 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Islam Makhachev kembali menunjukkan kualitasnya sebagai salah satu petarung paling dominan di UFC. Dalam gelaran UFC 322 di New York, Minggu (16/11), Makhachev sukses mengalahkan Jack Della Maddalena lewat keputusan mutlak dengan skor identik 50-45, 50-45, 50-45 dari ketiga juri. Sejak ronde pertama dimulai, Makhachev tampil percaya diri. Meski sempat meladeni pertarungan stand-up, […]

  • Sumur minyak

    Sumur Rakyat Diharapkan Mampu Katrol Produksi Migas

    • calendar_month Senin, 13 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Deputi Eksploitasi SKK Migas Taufan Marhaendrajana mengatakan legalisasi pertambangan rakyat diharapkan mampu meningkatkan produksi minyak dan gas bumi (migas) nasional. Seperti diketahui Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Nomor 14 Tahun 2025 tentang Kerja Sama Pengelolaan Bagian Wilayah Kerja untuk Peningkatan Produksi Minyak dan Gas Bumi menjadi dasar hukum bagi keterlibatan […]

  • Lebih dari 1,15 Juta Wajib Pajak Sudah Lapor SPT Tahunan hingga 2 Februari 2026

    Lebih dari 1,15 Juta Wajib Pajak Sudah Lapor SPT Tahunan hingga 2 Februari 2026

    • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan mencatat lebih dari 1,15 juta wajib pajak telah melaporkan Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan Pajak Penghasilan (PPh) Tahun Pajak 2025 hingga 2 Februari 2026. Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat DJP Rosmauli mengatakan, hingga Senin (2/2/2026) pukul 06.00 WIB, total SPT Tahunan yang telah masuk mencapai 1.150.414 laporan. […]

  • Prabowo Hapus Kredit Macet Rp2,4 Triliun, 67 Ribu UMKM Dapat Nafas Baru

    Prabowo Hapus Kredit Macet Rp2,4 Triliun, 67 Ribu UMKM Dapat Nafas Baru

    • calendar_month Rabu, 22 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto bersama Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menandai tahun pertama kepemimpinannya dengan langkah besar di sektor keuangan rakyat: penghapusan kredit macet senilai Rp2,4 triliun untuk 67.000 pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di seluruh Indonesia. Kebijakan yang diatur melalui Peraturan Pemerintah Nomor 47 Tahun 2024 ini mencakup sektor pertanian, […]

expand_less