Sabtu, 5 Sep 2026
light_mode
Beranda » Peluang Usaha » Shinta Kamdani: UMKM Perlu Kemudahan Usaha dan Regulasi yang Efisien

Shinta Kamdani: UMKM Perlu Kemudahan Usaha dan Regulasi yang Efisien

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Shinta Widjaja Kamdani menegaskan pentingnya dukungan pemerintah bagi sektor produktif dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) agar tetap tumbuh di tengah dinamika ekonomi.

Pernyataan ini disampaikan Shinta menanggapi langkah Bank Indonesia (BI) yang memangkas porsi Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) menjadi Rp707 triliun per 21 Oktober 2025. Kebijakan tersebut dinilai memberi ruang bagi perbankan untuk memperluas pembiayaan. Meski begitu, Shinta menilai efek kebijakan ini tidak akan langsung terasa di sektor riil.

“Dalam jangka pendek, tambahan likuiditas kemungkinan lebih banyak mengalir ke sektor konsumtif. Sementara bagi dunia usaha, terutama UMKM, proses pemulihan dan ekspansi membutuhkan waktu serta dukungan kebijakan lanjutan,” ujarnya kepada kumparan, Sabtu (25/10).

Menurut Shinta, pemerintah perlu menyiapkan dua langkah strategis agar kebijakan moneter tersebut berdampak nyata bagi dunia usaha:

  • Optimalisasi kemudahan berusaha dan efisiensi regulasi.
  • Menciptakan iklim pasar yang kondusif untuk mengembalikan kepercayaan pelaku usaha dalam berinvestasi dan membuka lapangan kerja baru.

Ia menambahkan, pelonggaran likuiditas dari BI harus diiringi kebijakan fiskal yang tepat sasaran dan penyederhanaan regulasi usaha.

“Sinergi kebijakan moneter, fiskal, dan reformasi struktural menjadi kunci agar momentum positif ini benar-benar mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan,” tegasnya.

Sebelumnya, BI melalui Direktur Departemen Kebijakan Ekonomi dan Moneter, Juli Budi Winantya, menjelaskan bahwa nilai SRBI dipangkas dari Rp916 triliun menjadi Rp707 triliun untuk menambah likuiditas sekitar Rp210 triliun ke sistem keuangan nasional.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jaksel dan Jaktim Jadi Lokasi Uji Coba LPG 3 Kg Satu Harga

    Jaksel dan Jaktim Jadi Lokasi Uji Coba LPG 3 Kg Satu Harga

    • calendar_month Selasa, 10 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menargetkan uji coba kebijakan LPG 3 kilogram (kg) satu harga mulai dilakukan tahun ini. Pada tahap awal, Jakarta Selatan dan Jakarta Timur ditetapkan sebagai wilayah percontohan. Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM Laode Sulaeman mengatakan, kebijakan tersebut merupakan bagian dari aturan LPG tepat sasaran […]

  • ADB Naikkan Proyeksi Pertumbuhan RI Jadi 5 Persen

    ADB Naikkan Proyeksi Pertumbuhan RI Jadi 5 Persen

    • calendar_month Kamis, 11 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Asian Development Bank (ADB) menaikkan proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun ini menjadi 5,0 persen, lebih tinggi dibandingkan prakiraan sebelumnya yang dirilis pada September 2025 sebesar 4,9 persen. Dalam laporan Asian Development Outlook (ADO) Desember 2025 yang dirilis pada Rabu, ADB juga menaikkan proyeksi pertumbuhan Indonesia pada 2026 berada di angka 5,1 persen dari […]

  • Wali Kota Jambi Maulana Terima Medali Semangat Rimba Silver dari Pengakap Malaysia di Melaka

    Wali Kota Jambi Maulana Terima Medali Semangat Rimba Silver dari Pengakap Malaysia di Melaka

    • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Wali Kota Jambi Maulana menerima penghargaan internasional berupa Medali Semangat Rimba Silver dari Persekutuan Pengakap Malaysia (PPM) atas dukungan dan kebijakannya dalam mengembangkan gerakan kepramukaan di Kota Jambi. Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Mohd Ali Rustam dalam kegiatan Majlis Istiadat Penganugerahan Bintang dan Pingat Persekutuan Pengakap Malaysia yang berlangsung di Dewan Seri Utama, […]

  • Menguat 1 Poin, Rupiah di Level Rp16.982 per Dolar AS

    Menguat 1 Poin, Rupiah di Level Rp16.982 per Dolar AS

    • calendar_month Kamis, 2 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Jadilah 1 poin menguatnya. Dengan nilai itu, kini nilai tukar rupiah menjadi Rp16.982 per dolar AS pada Kamis (2/4/2026). Sebelumnya, rupiah ditutup di level Rp16.983 per dolar AS. Sementara itu, indeks dolar terlihat naik 0,24% ke level 99,89. Kepala Ekonom Permata Bank Josua Pardede menilai penguatan rupiah dipengaruhi surplus perdagangan Indonesia yang meningkat. […]

  • Satgas PRR Rampungkan 357 Hunian Tetap Pascabencana Sumatera, Progres Naik 43,9 Persen dalam Tiga Hari

    Satgas PRR Rampungkan 357 Hunian Tetap Pascabencana Sumatera, Progres Naik 43,9 Persen dalam Tiga Hari

    • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM- Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera mencatat percepatan pembangunan hunian tetap (huntap) bagi penyintas bencana hidrometeorologi. Hingga 11 Mei 2026, sebanyak 357 unit huntap telah rampung dibangun di tiga provinsi terdampak. Data tersebut menunjukkan lonjakan signifikan dibandingkan capaian pada 8 Mei 2026 yang masih berada di angka 248 unit. Dalam rentang […]

  • Bhima Yudhistira Dorong ASEAN Kurangi Ketergantungan Investasi pada Singapura

    Bhima Yudhistira Dorong ASEAN Kurangi Ketergantungan Investasi pada Singapura

    • calendar_month Senin, 27 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Direktur Eksekutif Center of Economic and Law Studies (Celios), Bhima Yudhistira, menilai pentingnya memperluas sumber investasi di ASEAN agar kawasan tidak terlalu bergantung pada Singapura sebagai pusat investasi utama. Langkah ini dinilai penting untuk menjaga kemandirian ekonomi regional di tengah ketidakpastian global. “Kalau bicara investasi intra-ASEAN, Singapura itu nomor satu sebagai negara asal […]

expand_less