Selasa, 11 Agu 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Rupiah Lanjutkan Penguatan Pagi Ini, Jadi Rp 16.674 per Dolar AS

Rupiah Lanjutkan Penguatan Pagi Ini, Jadi Rp 16.674 per Dolar AS

  • account_circle -
  • calendar_month Senin, 10 Nov 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Rupiah melanjutkan tren penguatannya. Pada pembukaan perdagangan pagi ini, Senin (10/11/2025), nilai tukar rupiah menguat sebesar 16 poin atau 0,10 persen menjadi Rp16.674 per dolar Amerika Serikat (AS) dari sebelumnya Rp16.690 per dolar AS.

Sementara itu, dolar AS bertahan stabil pada perdagangan awal Asia setelah serangkaian data ekonomi yang lemah memicu kekhawatiran pertumbuhan global.

Namun, tanda-tanda bahwa Kongres AS semakin dekat mencapai kesepakatan untuk membuka kembali pemerintahan federal meredam permintaan safe haven terhadap greenback.

Indeks dolar AS, yang mengukur kekuatan greenback terhadap enam mata uang utama, naik 0,2% ke 99,740, menghentikan tren penurunan selama tiga hari, seiring yen dan euro melemah.

Pemimpin Mayoritas Senat, John Thune, mengatakan pembicaraan bipartisan di Senat untuk mengakhiri shutdown federal menunjukkan arah positif, dengan rencana pemungutan suara untuk membuka kembali pemerintahan hingga Januari 2026.

“Ini terjadi tepat pada waktunya,” kata Tony Sycamore, analis pasar IG, Sydney dikutip dari Kontan, Senin (10/11/2025).

“Koreksi dolar AS yang terjadi akhir pekan lalu kemungkinan akan mereda sekarang,” lanjutnya.

Pergerakan Dolar terhadap Mata Uang Lain
– Dolar/Yen: 153,82, naik 0,3%
– Euro/USD: $1,155, turun 0,1%
– Sterling/USD: $1,314, turun 0,2%
– Yuan offshore/USD: 7,1261, stabil
– Dolar Australia/USD: $0,6502, naik 0,1%
– Dolar Selandia Baru/USD: $0,56265, turun 0,1%

Kenaikan dolar terhadap yen terjadi setelah komentar Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi, yang menyatakan pemerintah akan mengubah target fiskal tahunan menjadi ukuran pengeluaran beberapa tahun, sehingga melemahkan komitmen konsolidasi fiskal. Bank of Japan juga mencatat bahwa kabut ketidakpastian ekonomi Jepang mulai memudar dibandingkan Juli lalu.

Trader menilai dampak kebijakan ekonomi Presiden AS Donald Trump, yang memicu percepatan produksi awal tahun menjelang tenggat tarif impor.

Data akhir pekan menunjukkan inflasi harga konsumen China naik lebih cepat dari perkiraan, menyusul laporan penurunan ekspor terbesar sejak Februari.

Menurut Eric Robertsen, kepala riset global Standard Chartered Bank, pertumbuhan ekonomi Asia diperkirakan melambat kembali setelah front-loading ekspor selesai. Dengan siklus penurunan suku bunga hampir tuntas, aliran modal ke aset lokal diperkirakan melambat.

“Ada risiko likuiditas global yang melimpah pada 2025 menjadi kurang mendukung aset global pada 2026, yang dapat mendorong penguatan dolar AS dalam 12 bulan ke depan,” ujarnya.(*)

  • Penulis: -

Rekomendasi Untuk Anda

  • Harga TBS Sawit Jambi Turun Tipis, Usia 10-20 Tahun Kini Rp 3.706 per Kg

    Harga TBS Sawit Jambi Turun Tipis, Usia 10-20 Tahun Kini Rp 3.706 per Kg

    • calendar_month Jumat, 19 Jun 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di Provinsi Jambi turun tipis untuk periode 19–25 Juni 2026. Penurunan terjadi pada kelompok umur tanaman produktif. Berdasarkan hasil rapat tim penetapan harga di Dinas Perkebunan Provinsi Jambi pada 18 Juni 2026, harga TBS untuk usia 10–20 tahun ditetapkan Rp 3.706,58 per kilogram. Angka ini turun […]

  • H-1 Lebaran 2026, Harga Sembako di Pasar Angso Duo Jambi Stabil, Cabai dan Ayam Naik

    H-1 Lebaran 2026, Harga Sembako di Pasar Angso Duo Jambi Stabil, Cabai dan Ayam Naik

    • calendar_month Kamis, 19 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menjelang satu hari Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, harga kebutuhan pokok di Pasar Angso Duo, Kota Jambi, terpantau relatif stabil, Kamis (19/3/2026). Namun, sejumlah komoditas mengalami kenaikan, terutama cabai dan daging ayam. Berdasarkan data Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Jambi, harga beras masih stabil, seperti beras Belido dan King yang dijual Rp15.500 per […]

  • Pasar Ritel Menguat, Brand Asing Ramai Masuk Indonesia: Terapkan Pop-up Store dan Konsep Omnichannel

    Pasar Ritel Menguat, Brand Asing Ramai Masuk Indonesia: Terapkan Pop-up Store dan Konsep Omnichannel

    • calendar_month Kamis, 20 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Sektor properti ritel di Indonesia tengah mengalami transformasi signifikan. Fenomena penutupan gerai-gerai besar dan department store seperti Transmart dan Sogo di beberapa lokasi bukan pertanda kemunduran, melainkan indikasi kuat adanya pergeseran preferensi konsumen dan evolusi model bisnis ritel. Di tengah perubahan ini, Indonesia, khususnya Jakarta, menawarkan pangsa pasar yang menarik bagi masuknya brand-brand […]

  • Pengeluaran Warga Kota Jambi Tembus Rp1,99 Juta per Kapita per Bulan

    Pengeluaran Warga Kota Jambi Tembus Rp1,99 Juta per Kapita per Bulan

    • calendar_month Selasa, 14 Jul 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat rata-rata pengeluaran per kapita masyarakat di Provinsi Jambi pada 2025 mencapai Rp1.477.104 per bulan. Dari seluruh kabupaten dan kota, Kota Jambi menjadi daerah dengan pengeluaran per kapita tertinggi, yakni Rp1.995.087 per bulan. Berdasarkan data BPS yang dirilis pada 19 Februari 2026, besarnya pengeluaran masyarakat Kota Jambi ditopang oleh […]

  • Harga Emas Antam Ngedrop Tajam, Simak Rinciannya di Sini

    Harga Emas Antam Ngedrop Tajam, Simak Rinciannya di Sini

    • calendar_month Senin, 30 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas Antam anjlok Rp30.000 pada perdagangan Senin (30/3/2026). Kondisi ini berbeda dari kemarin yang cenderung stagnan. Mengutip laman logammulia.com, harga emas Antam hari ini dibanderol Rp2.807.000 per gram. Pada perdagangan sebelumnya, harga emas Antam dipatok Rp2.837.000 per gram. Demikian juga harga buyback emas Antam hari ini ikut merosot. Harga buyback emas Antam […]

  • Gebrakan Menteri Purbaya Untungkan Sektor Properti Play Button

    Gebrakan Menteri Purbaya Untungkan Sektor Properti

    • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kebijakan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menempatkan uang pemerintah sebesar Rp 200 triliun ke perbankan disambut baik pelaku usaha, tak terkecuali pengusaha properti. Sebab, kebijakan ini penting di tengah kondisi ekonomi dan kredit yang melambat. Dikutip dari berbagai sumber, Purbaya menyampaikan bahwa sektor properti merupakan salah satu pendorong utama pertumbuhan ekonomi yang ditargetkan […]

expand_less