Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » BPS: Pekerja Informal Masih Mendominasi, Proporsi Buruh dan Pegawai Turun pada Agustus 2025

BPS: Pekerja Informal Masih Mendominasi, Proporsi Buruh dan Pegawai Turun pada Agustus 2025

  • account_circle darmanto zebua
  • calendar_month Rab, 5 Nov 2025
  • comment 0 komentar

JAMBISNIS.COM – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat bahwa pekerja informal masih mendominasi pasar tenaga kerja nasional, meski terjadi peningkatan jumlah tenaga kerja formal hingga Agustus 2025. Dalam laporan terbaru Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) Agustus 2025, BPS mencatat jumlah penduduk bekerja di Indonesia mencapai 146,54 juta orang. Dari total tersebut, 38,74 persen bekerja sebagai buruh, karyawan, atau pegawai.

Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik BPS, Moh. Edy Mahmud, menjelaskan bahwa secara jumlah, pekerja formal mengalami peningkatan dibandingkan periode sebelumnya.

“Dibandingkan setahun sebelumnya, penduduk bekerja sebagai buruh, karyawan, atau pegawai mengalami penambahan sekitar 0,65 juta orang,” kata Edy dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (5/11/2025).

Meski demikian, proporsi pekerja formal turun tipis dibandingkan Agustus 2024 yang tercatat sebesar 38,80 persen. Penurunan proporsi tersebut diimbangi dengan peningkatan pekerja informal yang masih mendominasi sebesar 57,80 persen dari total tenaga kerja.

Jika dibandingkan dengan Sakernas Februari 2025, dominasi pekerja informal menurun dari 59,40 persen menjadi 57,80 persen, sedangkan pekerja formal meningkat dari 40,50 persen menjadi 42,20 persen.

Pekerja informal yang dimaksud mencakup kategori pekerja keluarga, wiraswasta tanpa bantuan tetap, serta pekerja bebas. Sementara pekerja formal terdiri dari buruh, karyawan, pegawai, dan pengusaha yang dibantu pekerja tetap.

“Kenaikan pekerja formal ini sejalan dengan pertumbuhan ekonomi nasional dan peningkatan aktivitas industri serta jasa,” ujar Edy.

Namun demikian, BPS mencatat bahwa jumlah penduduk bekerja dengan status pekerja keluarga atau tidak dibayar menurun paling besar, yakni sekitar 0,30 juta orang dibandingkan periode sebelumnya. Kondisi tersebut menunjukkan adanya pergeseran struktur ketenagakerjaan Indonesia menuju sektor formal, meski dominasi sektor informal masih cukup kuat.

Pemerintah menilai tren ini menjadi indikasi positif bagi pemulihan ekonomi nasional, seiring dengan peningkatan produktivitas dan serapan tenaga kerja dari berbagai program seperti Kredit Usaha Rakyat (KUR), industri padat karya, serta program UMKM digital yang terus digalakkan.

Ke depan, pemerintah menargetkan proporsi pekerja formal dapat meningkat di atas 45 persen pada 2026 dengan mendorong penciptaan lapangan kerja baru di sektor industri, pertanian modern, dan ekonomi digital.

  • Penulis: darmanto zebua

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bank Mandiri Mudahkan Pengajuan Kredit Agunan Deposito secara Digital

    Bank Mandiri Mudahkan Pengajuan Kredit Agunan Deposito secara Digital

    • calendar_month Kam, 11 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – PT Bank Mandiri (Persero) Tbk menghadirkan kemudahan pengajuan kredit agunan deposito (KAD) melalui fitur di platform Kopra by Mandiri, sehingga akses pembiayaan bagi nasabah lembaga hingga pelaku UKM lebih cepat, aman, dan efisien. Senior Vice President Digital Wholesale Banking Bank Mandiri Yohan Sugiono mengatakan bahwa pengembangan fitur KAD merupakan bagian langkah penting dalam […]

  • Ternyata Ini Dampak Telat Ganti Oli di Mobil Listrik

    Ternyata Ini Dampak Telat Ganti Oli di Mobil Listrik

    • calendar_month Jum, 28 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Berbeda dengan mobil bensin atau diesel, mobil listrik tetap memiliki oli untuk motor listrik dan reduction gear. Jika oli ini telat diganti, risikonya cukup serius karena komponen EV bekerja pada putaran dan torsi yang sangat tinggi. Mobil listrik memakai reduction gear untuk menurunkan putaran motor listrik yang tinggi. Sehingga, dihasilkan rasio putaran lebih […]

  • Perkuat Aviasi dan Pariwisata Berkelanjutan, InJourney Targetkan Tekan Emisi 4.000 Ton CO₂e

    Perkuat Aviasi dan Pariwisata Berkelanjutan, InJourney Targetkan Tekan Emisi 4.000 Ton CO₂e

    • calendar_month Rab, 21 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Holding BUMN sektor aviasi dan pariwisata, PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) atau InJourney, menegaskan komitmennya terhadap transformasi hijau dengan menargetkan penurunan emisi karbon hingga 4.000 ton CO₂e. Target tersebut sejalan dengan penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) serta dukungan terhadap agenda Net Zero Emission Pemerintah Indonesia. Memasuki tahun keempat perjalanan bisnisnya, InJourney […]

  • Melonjak Tajam, Harga Emas Antam Jadi Rp2.305.000 per Gram

    Melonjak Tajam, Harga Emas Antam Jadi Rp2.305.000 per Gram

    • calendar_month Jum, 31 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) melonjak tajam pada perdagangan hari ini, Jumat (31/10/2025). Harga emas Antam mengalami kenaikan sebesar Rp 42.000 menjadi Rp 2.305.000 per gram. Sementara itu, harga emas Antam termahal kini telah mencapai Rp2,24 miliar. Harga beli kembali atau buyback emas Antam juga terkerek atas kenaikan harga tersebut. […]

  • IHSG Berpotensi Naik, Ini Pilihan Sahamnya

    IHSG Berpotensi Naik, Ini Pilihan Sahamnya

    • calendar_month Sel, 9 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan berpeluang melanjutkan penguatan terbatas pada perdagangan hari ini, Selasa (9/12/2025), meski tetap membuka peluang koreksi minor ke kisaran 8.565–8.680. Pada perdagangan sebelumnya, IHSG menguat 0,90 persen ke level 8.710 disertai volume pembelian yang meningkat. Analis PT MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana menilai IHSG masih tertahan oleh area resistance […]

  • Ngeri! Perumahan Subsidi di Bekasi Tenggelam, Ribuan Warga Mengungsi

    Ngeri! Perumahan Subsidi di Bekasi Tenggelam, Ribuan Warga Mengungsi

    • calendar_month Sel, 27 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM –  Banjir parah kembali merendam kawasan perumahan subsidi di Desa Sukamekar, Kecamatan Sukawangi, Kabupaten Bekasi. Genangan air mencapai ketinggian hingga 2 meter, membuat kawasan hunian warga berubah bak danau besar dan memaksa ribuan warga mengungsi. Banjir terjadi sejak Jumat (23/1/2026) akibat luapan Kali CBL yang tak mampu menampung debit air. Hingga Minggu (25/1), air […]

expand_less