Jumat, 4 Sep 2026
light_mode
Beranda » Regional » Dari 1.000 Tamu Hotel di Jambi, Hanya 5 Wisman

Dari 1.000 Tamu Hotel di Jambi, Hanya 5 Wisman

  • account_circle say say
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Hotel berbintang di Provinsi Jambi masih sangat bergantung pada wisatawan domestik. Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan, dari setiap 1.000 tamu yang menginap pada Juli 2026, hanya sekitar lima orang yang berasal dari mancanegara.

BPS mencatat total tamu hotel berbintang pada Juli mencapai 58.932 orang. Dari jumlah tersebut, 58.629 merupakan tamu nusantara, sedangkan tamu mancanegara hanya 303 orang.

Rasio wisatawan mancanegara terhadap wisatawan nusantara tercatat 0,005. Angka tersebut menunjukkan pasar hotel berbintang Jambi masih didominasi perjalanan domestik.

Kondisi ini menjadi pekerjaan rumah bagi sektor pariwisata Jambi yang memiliki sejumlah destinasi alam dan budaya. Pemerintah Provinsi Jambi sebelumnya menilai promosi dan kepastian agenda wisata menjadi faktor penting untuk meningkatkan kunjungan.

Gubernur Jambi Al Haris mendorong adanya kalender kegiatan pariwisata tahunan yang terintegrasi. Dengan jadwal yang jelas, promosi destinasi dapat dilakukan lebih awal sehingga wisatawan memiliki kesempatan menyusun perjalanan ke Jambi.

Upaya mendatangkan wisatawan juga tidak cukup hanya dengan mengandalkan objek wisata. Event budaya, olahraga, bisnis dan ekonomi kreatif dapat menjadi pintu masuk untuk memperluas pasar.

Pada Juli 2026, Pemerintah Provinsi Jambi menggelar Pekan Budaya Pariwisata Jambi Elok Nian sebagai salah satu ruang promosi potensi daerah, termasuk budaya, kuliner dan produk unggulan.

Di sisi lain, data BPS memperlihatkan rata-rata lama menginap seluruh tamu hotel berbintang pada Juli hanya 1,58 hari. Tamu hotel bintang tiga tercatat memiliki rata-rata lama menginap tertinggi, yakni 1,71 hari. Sementara hotel bintang satu berada di posisi terendah dengan 1,35 hari.

Kombinasi dominasi wisatawan domestik dan durasi menginap yang pendek menunjukkan ruang pertumbuhan masih terbuka lebar.

Tantangannya adalah bagaimana Jambi mengubah kunjungan menjadi perjalanan yang lebih lama. Jika wisatawan datang hanya untuk satu agenda kemudian langsung meninggalkan daerah, manfaat ekonomi bagi hotel, restoran, transportasi dan pelaku UMKM menjadi terbatas.

Karena itu, pengembangan pariwisata Jambi membutuhkan paket perjalanan yang menghubungkan event, destinasi, kuliner dan akomodasi dalam satu pengalaman wisata.

Sumber: BPS Provinsi Jambi

  • Penulis: say say

Rekomendasi Untuk Anda

  • ESDM Ungkap Alasan RKAB 2026 Perusahaan Tambang Belum Terbit

    ESDM Ungkap Alasan RKAB 2026 Perusahaan Tambang Belum Terbit

    • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) hingga kini masih memproses persetujuan Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) tahun 2026 bagi perusahaan mineral dan batu bara (minerba). Direktur Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian ESDM, Tri Winarno, mengatakan bahwa sambil menunggu proses persetujuan rampung, pemerintah telah menerbitkan surat edaran sebagai dasar operasional sementara bagi […]

  • APBN 2026 Tertekan: Windfall Komoditas Tak Cukup Tahan Dampak Harga Minyak dan Pelemahan Rupiah

    APBN 2026 Tertekan: Windfall Komoditas Tak Cukup Tahan Dampak Harga Minyak dan Pelemahan Rupiah

    • calendar_month Jumat, 17 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harapan pemerintah terhadap “durian runtuh” dari lonjakan harga komoditas global mulai memudar. Meski harga minyak, batu bara, dan crude palm oil (CPO) sempat melonjak akibat konflik geopolitik di Timur Tengah, tambahan penerimaan negara dinilai belum cukup kuat menopang APBN 2026. Kenaikan harga komoditas sempat memicu optimisme. Minyak Brent bahkan menembus level US$110 per […]

  • Negosiasi Gagal, AS Blokade Selat Hormuz dan Siap Hancurkan Kapal Iran

    Negosiasi Gagal, AS Blokade Selat Hormuz dan Siap Hancurkan Kapal Iran

    • calendar_month Selasa, 14 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM Ketegangan antara Amerika Serikat (AS) dan Iran kembali meningkat setelah negosiasi yang berlangsung di Islamabad, Pakistan, gagal mencapai kesepakatan. Presiden AS Donald Trump bahkan mengambil langkah agresif dengan memulai blokade terhadap Selat Hormuz, jalur strategis yang dilalui sekitar 20% pasokan minyak dunia. Langkah ini menandai eskalasi baru dalam konflik antara Washington dan Teheran. Trump […]

  • Kembali Melemah, Rupiah Diposisi Rp16.733 per Dolar AS Hari Ini

    Kembali Melemah, Rupiah Diposisi Rp16.733 per Dolar AS Hari Ini

    • calendar_month Rabu, 5 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah kembali melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Pada perdagangan pagi ini, Rabu (5/11/2025), rupiah dibuka di level Rp16.733 per dolar AS. Rupiah melemah sebesar 25 poin atau 0,15 persen dari sebelumnya Rp16.708 per dolar AS. Berdasarkan Jisdor Bank Indonesia (BI) rupiah juga melemah 0,36% secara harian ke Rp 16.724. Sebelumnya, […]

  • Pemerintah Siapkan Skema Insentif Baru untuk Mobil Listrik

    Pemerintah Siapkan Skema Insentif Baru untuk Mobil Listrik

    • calendar_month Rabu, 26 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menegaskan pemerintah sedang merancang usulan insentif baru bagi sektor otomotif yang akan diajukan dalam kebijakan fiskal 2026. Agus menekankan bahwa dukungan fiskal bukan sekadar pilihan, melainkan kebutuhan karena sektor otomotif memiliki efek berganda (multiplier effect) lewat keterkaitan rantai pasok hulu-hilir (backward dan forward linkage). “Sekarang kita sedang susun. […]

  • Update Harga Perak Hari Ini, Merosot Tajam!

    Update Harga Perak Hari Ini, Merosot Tajam!

    • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga perak produksi Antam terpantau kembali merosot pada Senin (9/3/2026). Data terbaru dari laman Logam Mulia, menunjukkan bahwa harga perak Antam terkoreksi cukup dalam setelah perdagangan sebelumnya. Harga perak Antam merosot tajam Rp 2.000 ke level Rp 51.100 per gram. Sebelumnya, harga perak Antam pada Sabtu (7/3/2026) terbang tinggi Rp 750 ke level […]

expand_less