Kamis, 3 Sep 2026
light_mode
Beranda » Internasional » Harga Minyak Turun Tipis ke US$95, Pasar Cermati Eskalasi AS-Iran

Harga Minyak Turun Tipis ke US$95, Pasar Cermati Eskalasi AS-Iran

  • account_circle say say
  • calendar_month 2 jam yang lalu
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Harga minyak mentah bergerak melemah pada perdagangan Kamis, 3 September 2026. Investor masih mencermati perkembangan konflik Amerika Serikat dan Iran yang berpotensi mengganggu pasokan energi dari kawasan Timur Tengah. Harga minyak Brent berjangka turun 43 sen atau 0,45 persen menjadi US$95,20 per barel. Sementara minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) Amerika Serikat turun 24 sen atau 0,26 persen menjadi US$90,77 per barel.

Pergerakan harga minyak berlangsung di tengah ketidakpastian setelah kembali terjadi serangan militer antara Amerika Serikat dan Iran. Konflik tersebut telah memasuki bulan ketujuh dan berisiko menekan distribusi minyak melalui jalur strategis di Timur Tengah.

Salah satu titik yang menjadi perhatian pasar adalah Selat Hormuz. Jalur tersebut merupakan salah satu rute penting bagi perdagangan minyak dunia. Gangguan lalu lintas kapal di kawasan tersebut dapat meningkatkan kekhawatiran terhadap pasokan dan mendorong volatilitas harga energi.

Data awal perusahaan pelacak pelayaran Kpler menunjukkan hanya empat kapal pengangkut komoditas yang melintasi Selat Hormuz pada Rabu. Jumlah tersebut jauh di bawah rata-rata 10 hari terakhir yang berada di sekitar 13 kapal.

Namun, tekanan terhadap harga minyak sedikit mereda setelah muncul indikasi bahwa eskalasi terbaru mulai berkurang.

Analis IG Tony Sycamore menilai arus minyak melalui Selat Hormuz berpotensi kembali meningkat apabila situasi kembali kondusif. Pergerakan tersebut, kata dia, tetap bergantung pada perkembangan konflik berikutnya.

Di sisi lain, Amerika Serikat menyatakan sekitar 17 juta barel minyak melintasi Selat Hormuz pada Senin. Washington menyebut angka tersebut sebagai volume minyak mentah terbesar yang melewati jalur itu sejak perang AS-Israel terhadap Iran dimulai.

Presiden AS Donald Trump sebelumnya mengatakan operasi militer terbaru terhadap Iran tidak akan berlangsung terlalu lama. Perkembangan konflik selanjutnya kini menjadi perhatian investor karena dapat menentukan arah harga minyak dunia dalam beberapa hari ke depan.

  • Penulis: say say

Rekomendasi Untuk Anda

  • Harga Daging Sapi dan Ayam Broiler di Pasar Angso Duo Turun

    Harga Daging Sapi dan Ayam Broiler di Pasar Angso Duo Turun

    • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pantauan harga sembako di pasar Angso Duo kota Jambi hari ini, sejumlah kebutuhan bahan pokok mengalami kenaikan, namun ada juga yang tidak mengalami kenaikan dan bahkan relatif stabil seperti harga sebelumnya. Meski demikian ada sejumlah komoditas mengalami kenaikan yang cukup signifikan diantara-Nya harga cabai dan bawang merah. Untuk harga cabai hijau di pasar […]

  • Permintaan Minyakita Meningkat, Bulog Pastikan Stok Aman dan Harga Tetap Rp15.700 per Liter

    Permintaan Minyakita Meningkat, Bulog Pastikan Stok Aman dan Harga Tetap Rp15.700 per Liter

    • calendar_month Selasa, 14 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Perum Bulog memastikan ketersediaan minyak goreng kemasan sederhana Minyakita tetap aman di tengah meningkatnya permintaan masyarakat. Direktur Utama Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, mengatakan bahwa pihaknya telah melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah pasar tradisional di Jakarta, seperti Pasar Minggu dan Pasar Grogol, pada Selasa (14/4/2026). “Dari hasil pemantauan, stok Minyakita masih mencukupi dan […]

  • BI Prakirakan Kinerja Penjualan Eceran Meningkat di Oktober 2025

    BI Prakirakan Kinerja Penjualan Eceran Meningkat di Oktober 2025

    • calendar_month Selasa, 11 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Bank Indonesia (BI) melalui Survei Penjualan Eceran (SPE) memprakirakan kinerja penjualan eceran pada Oktober 2025 meningkat. Hal itu tercermin dari Indeks Penjualan Riil (IPR) yang diprakirakan tumbuh lebih tinggi dibandingkan September 2025. “Indeks Penjualan Riil (IPR) Oktober 2025 diprakirakan tumbuh sebesar 4,3 persen (yoy), lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan pada bulan sebelumnya sebesar 3,7 […]

  • Harga Sembako Jambi H-1 Idul Adha 2026: Daging Sapi Naik, Cabai Merah Turun di Pasar Angso Duo

    Harga Sembako Jambi H-1 Idul Adha 2026: Daging Sapi Naik, Cabai Merah Turun di Pasar Angso Duo

    • calendar_month Selasa, 26 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Jelang Hari Raya Idul Adha 2026, harga sembako di Kota Jambi mengalami pergerakan bervariasi. Berdasarkan data Sistem Informasi Harga Kebutuhan Pokok (Siharko) dan pantauan di Pasar Angso Duo per 26 Mei 2026, mayoritas bahan pokok masih relatif stabil meski sejumlah komoditas mengalami kenaikan. Kenaikan paling mencolok terjadi pada daging sapi murni yang mencapai […]

  • Menkeu Purbaya Pastikan Dana Rp 200 Triliun Tersalurkan, Bank & Koperasi Ajukan Tambahan

    Menkeu Purbaya Pastikan Dana Rp 200 Triliun Tersalurkan, Bank & Koperasi Ajukan Tambahan

    • calendar_month Jumat, 24 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan penyaluran dana pemerintah sebesar Rp 200 triliun melalui Himbara terus meningkat hingga Oktober 2025. Beberapa bank bahkan sudah mengajukan permintaan tambahan karena dana sebelumnya terserap habis ke sektor riil. Selain perbankan, dana juga diarahkan ke Koperasi Desa Merah Putih (Kopdes) untuk pemberdayaan ekonomi desa. Bank penyalur hanya […]

  • Toba Pulp Bantah Jadi Penyebab Banjir Sumatra, Klaim Patuh Regulasi Lingkungan

    Toba Pulp Bantah Jadi Penyebab Banjir Sumatra, Klaim Patuh Regulasi Lingkungan

    • calendar_month Selasa, 2 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – PT Toba Pulp Lestari menegaskan tidak bertanggung jawab atas banjir dahsyat yang melanda sejumlah wilayah di Sumatra dan menewaskan lebih dari 600 orang. Perusahaan menyampaikan bantahan resmi melalui surat kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Senin (1/12/2025). “Perseroan dengan tegas membantah tuduhan bahwa operasional menjadi penyebab bencana ekologi,” ujar Corporate Secretary Toba Pulp […]

expand_less