Senin, 19 Okt 2026
light_mode
Beranda » Regional » Kabut Asap Masih Menyelimuti Sejumlah Wilayah Jambi Hari Ini, Sungai Penuh dan Kerinci Paling Terpengaruh

Kabut Asap Masih Menyelimuti Sejumlah Wilayah Jambi Hari Ini, Sungai Penuh dan Kerinci Paling Terpengaruh

  • account_circle say say
  • calendar_month Rabu, 2 Sep 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Kabut asap masih menjadi bagian dari prakiraan cuaca di sejumlah wilayah Provinsi Jambi pada Rabu, 2 September 2026. Kondisi tersebut terutama terlihat di kawasan Kerinci dan Kota Sungai Penuh, sementara beberapa daerah lain diprakirakan mengalami udara kabur. Berdasarkan prakiraan cuaca Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh menjadi wilayah dengan indikasi kabut atau asap yang cukup dominan hari ini.

Di Kerinci, suhu diprakirakan berada pada kisaran 17–26 derajat Celsius, dengan kelembapan mencapai 66–99 persen. Kondisi kabut atau asap masih tercantum dalam prakiraan cuaca. Situasi serupa terjadi di Kota Sungai Penuh. Suhu diperkirakan berkisar 19–26 derajat Celsius, dengan kelembapan 64–98 persen. Kondisi kabut asap juga diprakirakan bertahan dalam beberapa hari ke depan.

Sementara itu, sejumlah daerah lain mengalami kondisi udara yang relatif berbeda. Kabupaten Bungo diprakirakan mengalami udara kabur dengan suhu 24–31 derajat Celsius dan kelembapan 62–94 persen. Udara kabur juga diprakirakan terjadi di beberapa wilayah pada hari-hari berikutnya, termasuk Muaro Jambi, Tanjung Jabung Barat, dan Kota Jambi.

Untuk Kota Jambi hari ini, BMKG memprakirakan kondisi berawan dengan suhu 26–34 derajat Celsius. Kelembapan berada pada kisaran 42–67 persen. Kabut asap menjadi perhatian karena dapat menurunkan jarak pandang dan mengganggu kenyamanan aktivitas masyarakat. Kondisi tersebut juga perlu diwaspadai, terutama bagi masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan.

Prakiraan BMKG menunjukkan kondisi kabut dan udara kabur masih dapat muncul di sejumlah daerah hingga beberapa hari mendatang. Bahkan pada beberapa wilayah, kondisi udara kabur masih tercantum dalam prakiraan hingga 11 September.

Masyarakat diimbau mengikuti perkembangan informasi cuaca dan kualitas udara dari instansi berwenang, terutama jika kabut asap kembali menebal. Pengguna kendaraan juga perlu meningkatkan kewaspadaan ketika jarak pandang berkurang.

Dengan kondisi cuaca yang masih dinamis, perubahan prakiraan dapat terjadi sewaktu-waktu sehingga masyarakat disarankan memantau pembaruan informasi BMKG sebelum melakukan aktivitas luar ruangan.

  • Penulis: say say

Rekomendasi Untuk Anda

  • Harga Sembako Jambi 4 Desember 2025: Cabai Merah Melonjak di Tiga Pasar, Komoditas Lain Stabil

    Harga Sembako Jambi 4 Desember 2025: Cabai Merah Melonjak di Tiga Pasar, Komoditas Lain Stabil

    • calendar_month Kamis, 4 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga kebutuhan pokok di sejumlah pasar tradisional di Kota Jambi per 4 Desember 2025 terpantau stabil, meski beberapa komoditas strategis seperti cabai merah besar dan cabai merah kecil mencatat lonjakan signifikan. Data ini dihimpun dari Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperindag) Kota Jambi yang memantau tiga pasar utama, yakni Pasar Angso Duo, Pasar Rakyat […]

  • Rupiah Tembus Rp17.064 per Dolar AS, Terpuruk!

    Rupiah Tembus Rp17.064 per Dolar AS, Terpuruk!

    • calendar_month Selasa, 7 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah kian terpuruk. Pagi ini rupiah sudah tembus Rp17.064 per dolar Amerika Serikat (AS). Pelemahan itu dipicu sentimen global dari lonjakan harga minyak dan ketegangan geopolitik, serta tekanan domestik dari defisit APBN yang melebar. Berdasarkan data dari Antara, Selasa (7/4/2026), nilai tukar rupiah melemah 29 poin atau 0,17 persen menjadi Rp17.064 […]

  • Karhutla Sungai Gelam Belum Padam, Aktivitas Ekonomi dan UMKM Warga Mulai Terancam

    Karhutla Sungai Gelam Belum Padam, Aktivitas Ekonomi dan UMKM Warga Mulai Terancam

    • calendar_month Senin, 10 Agt 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang melanda Kecamatan Sungai Gelam, Kabupaten Muaro Jambi, tidak hanya mengancam lingkungan dan kesehatan masyarakat. Jika terus meluas, kebakaran juga berpotensi mengganggu aktivitas ekonomi warga, termasuk pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Karhutla yang terjadi sejak Sabtu (8/8/2026) hingga Minggu (9/8/2026) masih belum sepenuhnya berhasil dipadamkan. Tim […]

  • BPJPH Apresiasi Dukungan DPR dalam Penguatan Jaminan Produk Halal Nasional

    BPJPH Apresiasi Dukungan DPR dalam Penguatan Jaminan Produk Halal Nasional

    • calendar_month Selasa, 18 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) menyampaikan apresiasi atas dukungan konsisten DPR RI, khususnya Komisi VIII, dalam memperkuat penyelenggaraan Jaminan Produk Halal (JPH) di Indonesia. Hal tersebut disampaikan langsung oleh Kepala BPJPH, Ahmad Haikal Hasan atau Babe Hasan, dalam Rapat Kerja Komisi VIII DPR RI yang membahas pelaksanaan dan rencana program halal nasional. […]

  • Beli atau Tunggu? Harga Emas Antam Hari Ini Turun Tajam

    Beli atau Tunggu? Harga Emas Antam Hari Ini Turun Tajam

    • calendar_month Senin, 29 Jun 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kesempatan bagi masyarakat Jambi yang selama ini menunggu harga lebih rendah untuk berinvestasi emas Antam maupun menambah koleksi logam mulia. Hari ini harga emas produksi Antam mengalami penyusutan tajam. Kini harga emas Antam lebih murah dari sebelumnya. Mengutip laman Logam Mulia, Senin (29/6/2026), emas Antam turun tajam sebesar Rp15.000 sehingga kini berada di […]

  • Bea Keluar Batu Bara Segera Berlaku 1 April 2026, Pemerintah Bidik Tambahan Rp19,3 Triliun untuk APBN

    Bea Keluar Batu Bara Segera Berlaku 1 April 2026, Pemerintah Bidik Tambahan Rp19,3 Triliun untuk APBN

    • calendar_month Kamis, 26 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah berencana menerapkan kebijakan bea keluar atas ekspor komoditas batu bara mulai 1 April 2026 guna mendongkrak penerimaan negara. Kebijakan ini diproyeksikan mampu menambah kas negara hingga Rp19,3 triliun, sekaligus menjadi bantalan fiskal di tengah tekanan kenaikan harga minyak global terhadap Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan […]

expand_less