Kabut Asap Masih Menyelimuti Sejumlah Wilayah Jambi Hari Ini, Sungai Penuh dan Kerinci Paling Terpengaruh
- account_circle say say
- calendar_month Rabu, 2 Sep 2026
- print Cetak

Sungai Penuh dan Kerinci berkabut.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
JAMBISNIS.COM – Kabut asap masih menjadi bagian dari prakiraan cuaca di sejumlah wilayah Provinsi Jambi pada Rabu, 2 September 2026. Kondisi tersebut terutama terlihat di kawasan Kerinci dan Kota Sungai Penuh, sementara beberapa daerah lain diprakirakan mengalami udara kabur. Berdasarkan prakiraan cuaca Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh menjadi wilayah dengan indikasi kabut atau asap yang cukup dominan hari ini.
Di Kerinci, suhu diprakirakan berada pada kisaran 17–26 derajat Celsius, dengan kelembapan mencapai 66–99 persen. Kondisi kabut atau asap masih tercantum dalam prakiraan cuaca. Situasi serupa terjadi di Kota Sungai Penuh. Suhu diperkirakan berkisar 19–26 derajat Celsius, dengan kelembapan 64–98 persen. Kondisi kabut asap juga diprakirakan bertahan dalam beberapa hari ke depan.
Sementara itu, sejumlah daerah lain mengalami kondisi udara yang relatif berbeda. Kabupaten Bungo diprakirakan mengalami udara kabur dengan suhu 24–31 derajat Celsius dan kelembapan 62–94 persen. Udara kabur juga diprakirakan terjadi di beberapa wilayah pada hari-hari berikutnya, termasuk Muaro Jambi, Tanjung Jabung Barat, dan Kota Jambi.
Untuk Kota Jambi hari ini, BMKG memprakirakan kondisi berawan dengan suhu 26–34 derajat Celsius. Kelembapan berada pada kisaran 42–67 persen. Kabut asap menjadi perhatian karena dapat menurunkan jarak pandang dan mengganggu kenyamanan aktivitas masyarakat. Kondisi tersebut juga perlu diwaspadai, terutama bagi masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan.
Prakiraan BMKG menunjukkan kondisi kabut dan udara kabur masih dapat muncul di sejumlah daerah hingga beberapa hari mendatang. Bahkan pada beberapa wilayah, kondisi udara kabur masih tercantum dalam prakiraan hingga 11 September.
Masyarakat diimbau mengikuti perkembangan informasi cuaca dan kualitas udara dari instansi berwenang, terutama jika kabut asap kembali menebal. Pengguna kendaraan juga perlu meningkatkan kewaspadaan ketika jarak pandang berkurang.
Dengan kondisi cuaca yang masih dinamis, perubahan prakiraan dapat terjadi sewaktu-waktu sehingga masyarakat disarankan memantau pembaruan informasi BMKG sebelum melakukan aktivitas luar ruangan.
- Penulis: say say
