Kamis, 13 Agu 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Maruarar Minta Data Warga Korban Pinjol Dihapus dari SLIK OJK agar Bisa Akses Rumah Subsidi

Maruarar Minta Data Warga Korban Pinjol Dihapus dari SLIK OJK agar Bisa Akses Rumah Subsidi

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Kamis, 30 Okt 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait meminta pemerintah melalui Kementerian Keuangan dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk mempertimbangkan langkah pemutihan data masyarakat terdampak pinjaman online (pinjol) dalam Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK). Kebijakan ini dinilai penting agar masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) tetap memiliki kesempatan untuk mengakses program rumah subsidi dari pemerintah.

“Saya sudah usulkan kepada Pak Menteri Keuangan, untuk nilai tertentu kalau bisa diputihkan supaya rakyat tetap bisa mengajukan,” ujar Maruarar saat ditemui di Karawang, Senin (27/10).

Menurut Maruarar, banyak warga yang gagal mendapatkan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) subsidi karena tercatat memiliki riwayat kredit bermasalah akibat pinjaman online. Padahal, sebagian besar dari mereka merupakan masyarakat kecil yang sebenarnya layak menerima bantuan perumahan.

“Kasihan rakyat kita, rakyat kecil, karena pinjol dan sebagainya banyak yang tidak bisa mendapatkan program negara. Kalau pandangan saya pribadi, pinjol itu lebih banyak tidak bermanfaatnya daripada manfaatnya bagi rakyat,” tegasnya.

Maruarar mengatakan, pihaknya telah meminta Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) untuk melakukan pendataan dan pemetaan warga yang terhambat akibat status kredit di SLIK OJK.

Langkah ini diharapkan dapat menjadi dasar bagi pemerintah dalam menyusun kebijakan pemutihan terbatas agar tidak menghambat akses masyarakat terhadap program rumah layak huni dan rumah subsidi.

“Sebagai Menteri Perumahan, saya melihat soal SLIK ini sangat menghambat rakyat memiliki rumah subsidi karena ditolak. Jadi saya minta dipertimbangkan untuk diberikan pemutihan,” kata Maruarar.

Dalam kesempatan yang sama, Maruarar juga mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Karawang yang dinilai memiliki komitmen kuat dalam menyediakan hunian layak bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

“Saya senang, Pak Bupati di Karawang sangat semangat membangun rumah bagi rakyatnya. Karena masih banyak warga di sini yang butuh rumah, baik yang belum punya rumah maupun yang rumahnya tidak layak huni,” ujarnya.

Menurut Maruarar, lonjakan penggunaan pinjaman online tanpa edukasi finansial memadai telah memberi dampak ekonomi serius bagi masyarakat kecil. Selain terjebak bunga tinggi, banyak warga kehilangan akses ke fasilitas pembiayaan formal seperti KPR bersubsidi. Karena itu, ia menilai perlu ada kebijakan lintas kementerian yang tidak hanya menertibkan praktik pinjol, tetapi juga memberi ruang pemulihan bagi masyarakat yang terdampak secara administratif maupun finansial.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • LHKPN Terbaru: Harta Hasan Basri Agus Turun Drastis dari Rp 19 M Jadi Rp 4,9 Miliar

    LHKPN Terbaru: Harta Hasan Basri Agus Turun Drastis dari Rp 19 M Jadi Rp 4,9 Miliar

    • calendar_month Kamis, 18 Jun 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) milik Hasan Basri Agus kembali menjadi sorotan. Dalam laporan periodik 2025 yang disampaikan pada 29 Maret 2026, total kekayaan anggota DPR RI dari Fraksi Partai Golkar itu tercatat sebesar Rp 4,9 miliar. Angka tersebut menunjukkan penurunan tajam dibandingkan laporan tahun sebelumnya. Pada periode 2024, kekayaan Hasan Basri […]

  • Rupiah Bangkit, Dolar AS Kembali di Bawah Rp18.000

    Rupiah Bangkit, Dolar AS Kembali di Bawah Rp18.000

    • calendar_month Rabu, 5 Agt 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah berhasil bangkit pada pembukaan perdagangan Rabu (5/8/2026). Setelah sempat tertekan pada perdagangan sebelumnya, mata uang Indonesia kini kembali menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Penguatan ini membawa rupiah kembali berada di bawah level psikologis Rp18.000 per dolar AS. Mengutip Antara, rupiah dibuka menguat 55 poin atau 0,31 persen ke posisi […]

  • Pemerintah Tambah Kuota Beasiswa Mahasiswa Internasional 2026

    Pemerintah Tambah Kuota Beasiswa Mahasiswa Internasional 2026

    • calendar_month Selasa, 4 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) akan meningkatkan kuota beasiswa bagi mahasiswa internasional mulai tahun 2026. Kebijakan ini menjadi bagian dari strategi diplomasi pendidikan untuk memperkuat posisi Indonesia di panggung pendidikan global. Direktur Kelembagaan Kemdiktisaintek Mukhamad Najib menyampaikan bahwa jumlah penerima Beasiswa TIA (The Indonesian Aid) akan naik signifikan […]

  • Makanan Pemicu Epilepsi pada Anak, Benarkah MSG Bisa Menyebabkan Kejang?

    Makanan Pemicu Epilepsi pada Anak, Benarkah MSG Bisa Menyebabkan Kejang?

    • calendar_month Jumat, 17 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM –  Epilepsi pada anak tidak hanya berdampak pada kondisi fisik, tetapi juga psikologis, baik bagi anak maupun orang tua. Kekhawatiran kerap muncul ketika kejang terjadi secara tiba-tiba, terutama saat anak sedang beraktivitas atau bermain. Dalam upaya mencegah kekambuhan, sebagian orang tua mulai memperhatikan pola makan anak. Salah satu yang sering disorot adalah konsumsi makanan […]

  • Aduan Konsumen 2025 Tembus 7.887, Mayoritas Online

    Aduan Konsumen 2025 Tembus 7.887, Mayoritas Online

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kementerian Perdagangan (Kemendag) mencatat 7.887 aduan konsumen sepanjang Januari–Desember 2025. Sebagian besar aduan, yakni 7.836 laporan (99,35%), berasal dari transaksi daring (online), sedangkan aduan transaksi offline hanya 32 laporan. Menteri Perdagangan Budi Santoso menyampaikan bahwa dari total aduan, 7.853 laporan (99,56%) telah diselesaikan melalui klarifikasi dan solusi dengan pelaku usaha. Sektor dengan aduan […]

  • Bank Tanah dan Kejagung Kawal Pengelolaan Lahan Koperasi Merah Putih di Lampung

    Bank Tanah dan Kejagung Kawal Pengelolaan Lahan Koperasi Merah Putih di Lampung

    • calendar_month Kamis, 13 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Badan Bank Tanah (BBT) menjalin kerja sama strategis dengan Kejaksaan Agung (Kejagung) untuk mengawal penyediaan dan pengelolaan lahan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih di Provinsi Lampung. Kolaborasi ini ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara BBT dan Jaksa Agung Muda Intelijen (Jamintel) di Kantor Pemerintah Provinsi Lampung, Rabu (12/11/2025). Pelaksana Tugas (Plt) Kepala […]

expand_less