Harga Sawit Jambi Naik Lagi, TBS Usia 10-20 Tahun Tembus Rp3.864,36 per Kg
- account_circle say say
- calendar_month 1 jam yang lalu
- print Cetak

Harga Sawit Jambi Hari Ini Naik, TBS Usia 10–20 Tahun Jadi Rp3.864,36 per Kg.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
JAMBISNIS.COM – Harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit produksi petani di Provinsi Jambi kembali mengalami kenaikan pada periode 17–23 Juli 2026. Kenaikan terjadi pada kelompok umur tanaman 10–20 tahun, yang menjadi acuan utama transaksi sawit petani.
Berdasarkan hasil penetapan tim penetapan harga TBS Provinsi Jambi, harga sawit umur 10–20 tahun naik Rp7,47 per kilogram menjadi Rp3.864,36 per kilogram dibandingkan periode sebelumnya.
Kenaikan tersebut menjadi kabar positif bagi petani sawit di Jambi karena kelompok umur 10–20 tahun merupakan tanaman dengan produktivitas tertinggi.
Selain harga TBS, harga minyak sawit mentah (Crude Palm Oil/CPO) juga ditetapkan sebesar Rp15.228,48 per kilogram, sedangkan harga inti sawit (kernel) mencapai Rp13.763,03 per kilogram.
Sementara itu, harga cangkang sawit ditetapkan sebesar Rp16,76 per kilogram, dengan Indeks K yang digunakan dalam penetapan harga mencapai 93,07 persen.
Daftar Harga TBS Sawit Provinsi Jambi Periode 17–23 Juli 2026
Usia 3 tahun: Rp3.208,15/kg
- Usia 4 tahun: Rp3.388,60/kg
- Usia 5 tahun: Rp3.466,22/kg
- Usia 6 tahun: Rp3.560,82/kg
- Usia 7 tahun: Rp3.642,48/kg
- Usia 8 tahun: Rp3.697,02/kg
- Usia 9 tahun: Rp3.782,43/kg
- Usia 10–20 tahun: Rp3.864,36/kg
- Usia 21 tahun: Rp3.803,96/kg
- Usia 22 tahun: Rp3.715,96/kg
- Usia 23 tahun: Rp3.679,38/kg
- Usia 24 tahun: Rp3.500,81/kg
- Usia 25 tahun: Rp3.601,16/kg
- Usia 26 tahun: Rp3.486,77/kg
- Usia 27 tahun: Rp3.400,45/kg
- Usia 28 tahun: Rp3.307,05/kg
- Usia 29 tahun: Rp3.205,15/kg
- Usia 30 tahun: Rp3.097,43/kg
Kenaikan harga TBS ini diharapkan dapat meningkatkan pendapatan petani sawit di Provinsi Jambi. Perubahan harga dipengaruhi berbagai faktor, di antaranya perkembangan harga CPO dan kernel di pasar, serta nilai Indeks K yang menjadi dasar pembagian harga antara perusahaan dan petani.
- Penulis: say say

