Selasa, 14 Jul 2026
light_mode
Beranda » Regional » PETI Ancam Status UNESCO Geopark Merangin, Gubernur Jambi Minta Tambang Ilegal Disikat

PETI Ancam Status UNESCO Geopark Merangin, Gubernur Jambi Minta Tambang Ilegal Disikat

  • account_circle say say
  • calendar_month 3 jam yang lalu
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Aktivitas pertambangan emas tanpa izin (PETI) di Kabupaten Merangin kini menjadi ancaman serius bagi keberlangsungan UNESCO Global Geopark (UGG) Merangin. Pemerintah Provinsi Jambi memperingatkan, kerusakan lingkungan akibat tambang ilegal berpotensi mengancam status warisan dunia yang diraih kawasan tersebut pada 2023.

Gubernur Jambi Al Haris menegaskan tidak boleh ada aktivitas yang merusak kawasan Geopark Merangin. Menurutnya, kawasan itu bukan hanya kebanggaan masyarakat Jambi, tetapi telah menjadi bagian dari warisan dunia yang diakui UNESCO.

“Geopark Merangin bukan hanya kebanggaan Jambi, tetapi sudah menjadi warisan dunia yang diakui UNESCO. Karena itu, tidak boleh ada aktivitas apa pun yang merusak kawasan ini. Tambang emas ilegal harus dihentikan,” tegas Al Haris.

Status UNESCO Global Geopark resmi disandang Geopark Merangin pada 24 Mei 2023, setelah melalui proses panjang berupa kajian ilmiah, penyusunan dokumen geologi, sejarah kawasan, hingga sistem pengelolaan yang memenuhi standar UNESCO.

Al Haris mengungkapkan, aktivitas PETI kini telah merambah kawasan Geopark Merangin. Dampaknya mulai terlihat dari kondisi sungai yang berubah keruh serta kerusakan lingkungan di sekitar kawasan konservasi.

“Saya sudah mendapat informasi ada PETI masuk ke kawasan Geopark. Saya juga sudah bersurat kepada Bupati Merangin, Kapolres hingga Kapolda agar melakukan pengawasan dan penindakan terhadap pelaku PETI,” ujarnya.

Kerusakan tersebut menjadi perhatian serius karena Geopark Merangin menyimpan kekayaan geologi berupa fosil flora dan fauna purba yang diperkirakan berusia ratusan juta tahun. Kawasan ini juga menjadi lokasi penelitian ilmiah para peneliti dari berbagai negara.

Jika kerusakan terus terjadi, nilai geologi yang menjadi dasar pengakuan UNESCO dapat menurun dan berisiko memengaruhi hasil proses revalidasi UNESCO Global Geopark yang dilakukan secara berkala.

Pemerintah Kabupaten Merangin juga mulai mengambil langkah konkret. Pemkab akan menerbitkan Surat Keputusan (SK) Bupati tentang pembentukan Tim Terpadu Penanganan PETI sebagai dasar hukum untuk melakukan pengawasan, penertiban, hingga penindakan terhadap aktivitas tambang ilegal.

Tim tersebut diharapkan mampu memperkuat koordinasi lintas instansi sehingga penanganan PETI dapat berjalan lebih efektif.

Selain penegakan hukum, pemerintah juga akan mengedepankan pendekatan persuasif melalui edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga Geopark Merangin sebagai kawasan konservasi, pusat penelitian ilmiah, sekaligus destinasi wisata bertaraf internasional.

Status UNESCO selama ini menjadi salah satu modal penting dalam mendorong pengembangan sektor pariwisata dan ekonomi lokal di Kabupaten Merangin. Pengakuan internasional tersebut meningkatkan daya tarik wisata, membuka peluang investasi, serta memperluas promosi daerah di tingkat global.

Karena itu, hilangnya status UNESCO bukan hanya berdampak terhadap lingkungan, tetapi juga berpotensi mengurangi daya saing sektor pariwisata dan menghambat manfaat ekonomi yang dapat dinikmati masyarakat sekitar.

Al Haris menegaskan, mempertahankan status UNESCO merupakan tanggung jawab seluruh elemen masyarakat.

“Status UNESCO diraih melalui perjuangan yang panjang dan tidak mudah. Jangan sampai kerja keras bertahun-tahun itu hilang hanya karena kepentingan sesaat. Menjaga Geopark Merangin adalah tanggung jawab kita bersama, demi anak cucu kita nanti,” katanya.

Ia mengingatkan, alam membutuhkan waktu ratusan juta tahun untuk membentuk bentang alam Geopark Merangin. Namun, kerusakan akibat aktivitas manusia dapat terjadi hanya dalam hitungan hari.

“Jangan biarkan warisan dunia ini hilang karena kelalaian kita. Menyelamatkan Geopark Merangin adalah tanggung jawab kita semua,” tegasnya.

  • Penulis: say say

Rekomendasi Untuk Anda

  • RI Gandeng PBB Sukseskan Program MBG Prabowo, Jadi Investasi Strategis Masa Depan

    RI Gandeng PBB Sukseskan Program MBG Prabowo, Jadi Investasi Strategis Masa Depan

    • calendar_month Rabu, 19 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah Indonesia menggandeng Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk memperkuat pelaksanaan program prioritas Makan Bergizi Gratis (MBG). Hal ini disampaikan Menteri PPN/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy dalam Konferensi Utama SDGs di Kantor Bappenas, Jakarta, Rabu (19/11/2025). “Ibu dan Bapak sekalian, mengapa MBG bekerja sama dengan PBB, bekerja sama dengan United Nations?” kata Pambudy. Ia menjelaskan, kerja […]

  • QRIS Tembus Korea! BI Uji Coba Pembayaran Digital Tanpa Batas Negara

    QRIS Tembus Korea! BI Uji Coba Pembayaran Digital Tanpa Batas Negara

    • calendar_month Jumat, 31 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Bank Indonesia (BI) mulai menjalankan tahap percobaan awal (sandboxing) untuk penggunaan Quick Responses Indonesian Standard (QRIS) lintas negara(cross border) dengan Korea Selatan. Bila uji coba berjalan lancar penerapan QRIS ke Korea Selatan akan berlaku sepenuhnya pada tahun 2026. “Kita launching sandboxing dengan Korea Selatan, insya Allah tahun depan mulai nyambung,” ucap Gubernur BI […]

  • Kilang Balikpapan Kini Produksi Propylene, Perkuat Ketahanan Industri Petrokimia 

    Kilang Balikpapan Kini Produksi Propylene, Perkuat Ketahanan Industri Petrokimia 

    • calendar_month Jumat, 12 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kilang Pertamina Internasional (KPI) terus memperkuat posisi Indonesia dalam industri petrokimia nasional. Melalui proyek Refinery Development Master Plan (RDMP) Balikpapan, fasilitas Kilang Balikpapan kini resmi mampu memproduksi propylene, salah satu bahan baku utama industri plastik, tekstil, hingga produk kimia. Pjs Corporate Secretary KPI Milla Suciyani menjelaskan bahwa sebelum proyek RDMP dijalankan, Kilang Balikpapan […]

  • HUT ke-27, Bank Mandiri Gelar Pasar Murah dan Dukung UMKM Lokal

    HUT ke-27, Bank Mandiri Gelar Pasar Murah dan Dukung UMKM Lokal

    • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Dalam rangka memperingati HUT ke-27, Bank Mandiri menggelar Program Pasar Murah Mandiri di Nawasena Mandiri Corporate University, Jakarta, Kamis (2/10/2025). Kegiatan ini diikuti ribuan masyarakat serta pelaku UMKM lokal sebagai bagian dari tema besar perayaan tahun ini, yaitu “Sinergi Majukan Negeri.” Direktur Utama Bank Mandiri Riduan mengatakan, program ini menjadi wujud komitmen perusahaan […]

  • Koperasi Desa Merah Putih Akan Kelola Tambang Timah Rakyat, Solusi Pemerintah Atasi Tambang Ilegal di Babel

    Koperasi Desa Merah Putih Akan Kelola Tambang Timah Rakyat, Solusi Pemerintah Atasi Tambang Ilegal di Babel

    • calendar_month Rabu, 8 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah membuka peluang bagi pengelolaan tambang timah rakyat melalui Koperasi Desa (KopDes) Merah Putih, sebagai langkah strategis menata ulang dan menertibkan tambang ilegal di Bangka Belitung (Babel). Skema ini diharapkan menjadi solusi adil bagi penambang rakyat sekaligus memperkuat perekonomian desa. Menteri Koperasi dan UKM Ferry Juliantono menegaskan bahwa langkah ini selaras dengan semangat […]

  • Peneliti UGM Ungkap Penyebab Utama Banjir Bandang di Sumatra

    Peneliti UGM Ungkap Penyebab Utama Banjir Bandang di Sumatra

    • calendar_month Senin, 1 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Banjir bandang dan tanah longsor yang melanda Sumatra Barat, Sumatra Utara, dan Aceh pada akhir November 2025 tak hanya dipicu curah hujan ekstrem. Peneliti Hidrologi Hutan dan Konservasi DAS UGM, Hatma Suryatmojo, mengungkap faktor lain yang tak kalah penting: kerusakan ekosistem hutan di hulu Daerah Aliran Sungai (DAS). Menurut Hatma, hutan di wilayah […]

expand_less