BRI Perkuat Ekonomi Desa di Jambi Lewat Program Desa BRILiaN
- account_circle say say
- calendar_month 9 jam yang lalu
- print Cetak

Ilustrasi: Aktifitas di Bank BRI Jambi.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
JAMBISNIS.COM – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk terus mendorong kemandirian dan pertumbuhan ekonomi desa melalui Program Desa BRILiaN. Program ini dirancang sebagai upaya pemberdayaan dan inkubasi desa untuk memperkuat kapasitas pengelolaan, mengoptimalkan potensi ekonomi lokal, serta mempercepat pengentasan kemiskinan.
Pimpinan Cabang BRI Jambi, Mochamad Chandra Ariesta, mengatakan Desa BRILiaN merupakan inisiatif strategis untuk menciptakan desa yang mandiri, berdaya saing, dan berkelanjutan. Program ini dilakukan melalui penguatan kelembagaan desa, digitalisasi, serta pengembangan usaha ekonomi produktif.
“Program Desa BRILiaN bertujuan meningkatkan kapasitas dan kapabilitas desa dalam mengelola potensi yang dimiliki, sehingga mampu menciptakan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan,” ujar Chandra, Jumat (12/6/2026).
Secara nasional, program ini telah menjangkau lebih dari 5.200 desa di berbagai wilayah Indonesia. Di Provinsi Jambi, puluhan desa telah mengikuti sejumlah tahap program, dengan beberapa di antaranya menunjukkan perkembangan dalam pengelolaan ekonomi desa.
Chandra menjelaskan, terdapat sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi desa untuk dapat mengikuti program ini. Di antaranya memiliki Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) atau koperasi desa yang aktif, memiliki produk unggulan kawasan perdesaan, menerapkan digitalisasi usaha, serta memiliki komitmen dalam pengembangan ekonomi desa.
Proses seleksi dilakukan secara bertahap, mulai dari identifikasi desa potensial oleh petugas BRI, verifikasi administrasi dan legalitas BUMDes, hingga pelatihan dan pendampingan intensif.
“Desa yang lolos seleksi tidak hanya mendapatkan pelatihan, tetapi juga pendampingan berkelanjutan agar mampu mengoptimalkan potensi ekonomi yang dimiliki,” katanya.
Melalui program ini, perangkat desa, pengurus BUMDes, serta pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) mendapatkan pelatihan manajemen usaha dan tata kelola keuangan. Selain itu, desa juga memperoleh kemudahan akses pembiayaan dan perluasan pasar melalui platform digital.
Program Desa BRILiaN dinilai memberikan dampak terhadap perekonomian desa, terutama melalui penguatan BUMDes sebagai penggerak ekonomi lokal yang berkontribusi terhadap peningkatan Pendapatan Asli Desa (PADes).
“Keberadaan AgenBRILink di desa juga mempermudah akses layanan keuangan. Masyarakat tidak perlu lagi pergi ke kota untuk melakukan transaksi perbankan,” ujar Chandra.
Di Provinsi Jambi, manfaat program ini dirasakan pada sektor pertanian dan perkebunan, seperti kelapa sawit, karet, hingga biofarmaka. Selain itu, pelaku UMKM yang mengolah hasil perkebunan menjadi produk bernilai tambah juga memperoleh peluang pengembangan usaha.
BRI berharap, melalui program Desa BRILiaN akan semakin banyak desa yang mandiri, memiliki tata kelola yang baik, serta mampu menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru di daerah.
- Penulis: say say
