Kamis, 23 Jul 2026
light_mode
Beranda » Ekonomi » Gaji ke-13 PNS Hanya Mampu Menjaga Stabilitas Konsumsi Jangka Pendek

Gaji ke-13 PNS Hanya Mampu Menjaga Stabilitas Konsumsi Jangka Pendek

  • account_circle say say
  • calendar_month Kamis, 4 Jun 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Pencairan gaji ke-13 bagi aparatur sipil negara (ASN) dan pensiunan pada awal Juni 2026 diperkirakan memberi dorongan terhadap konsumsi rumah tangga, terutama menjelang tahun ajaran baru. Namun, dampaknya terhadap pertumbuhan ekonomi nasional dinilai terbatas dan bersifat sementara.

Sejumlah ekonom menilai tambahan pendapatan tersebut akan langsung mengalir ke sektor riil, terutama untuk memenuhi kebutuhan pendidikan, pangan, transportasi, serta kebutuhan rumah tangga lainnya. Momentum ini dinilai penting untuk menjaga daya beli masyarakat di tengah tekanan ekonomi yang masih berlangsung.

Ekonom Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia, Yusuf Rendy Manilet, mengatakan bahwa gaji ke-13 memang memberikan efek positif terhadap konsumsi. Namun, kontribusinya terhadap produk domestik bruto (PDB) nasional tidak signifikan karena sifatnya yang tidak berkelanjutan.

“Efeknya ada, tetapi terbatas dan tidak permanen,” ujarnya.

Menurut Yusuf, pencairan yang bertepatan dengan kebutuhan tahun ajaran baru menjadi faktor kunci yang membuat dana tersebut cepat berputar di masyarakat. Pengeluaran untuk biaya sekolah, perlengkapan pendidikan, serta kebutuhan rutin rumah tangga diperkirakan menjadi pos utama.

Meski demikian, ia menilai gaji ke-13 lebih tepat diposisikan sebagai bantalan ekonomi jangka pendek daripada sebagai pendorong pertumbuhan baru. Hal ini karena konsumsi rumah tangga sebelumnya telah ditopang oleh momentum musiman seperti Ramadan dan Idulfitri yang tidak berlangsung sepanjang tahun.

Memasuki semester II 2026, tantangan terbesar adalah menjaga konsumsi agar tidak mengalami perlambatan setelah faktor musiman tersebut mereda.

Di sisi lain, perubahan perilaku masyarakat juga menjadi faktor penting. Dalam kondisi ekonomi yang penuh ketidakpastian, sebagian rumah tangga cenderung lebih berhati-hati dalam membelanjakan pendapatan tambahan.

Yusuf menilai kelompok menengah dan menengah atas berpotensi mengalokasikan sebagian gaji ke-13 untuk tabungan atau investasi sederhana. Sementara itu, kelompok menengah bawah tetap akan menggunakan dana tersebut untuk kebutuhan mendesak.

Pandangan serupa disampaikan pengamat ekonomi Universitas Andalas, Syafruddin Karimi. Ia menilai dampak gaji ke-13 akan terasa pada sektor perdagangan eceran, jasa pendidikan, UMKM, serta transportasi lokal, terutama di daerah dengan jumlah ASN yang besar.

Namun, ia menegaskan bahwa efek tersebut tetap bersifat musiman.

“Ini lebih sebagai bantalan daya beli jangka pendek, bukan mesin pertumbuhan ekonomi,” katanya.

Lebih lanjut, Syafruddin mengingatkan bahwa tekanan inflasi, pelemahan nilai tukar rupiah, serta kenaikan harga pangan dapat membatasi dampak positif dari gaji ke-13. Kondisi ini mendorong masyarakat untuk lebih selektif dalam berbelanja.

Data inflasi Mei 2026 yang mencapai 3,08 persen menunjukkan tekanan harga masih berlangsung, terutama pada komoditas pangan dan transportasi. Di tengah situasi tersebut, rumah tangga cenderung memprioritaskan kebutuhan pokok dan menunda belanja sekunder.

Selain itu, ketidakpastian ekonomi dan kondisi pasar kerja yang belum sepenuhnya pulih turut memengaruhi keputusan konsumsi masyarakat.

Dalam situasi ini, banyak keluarga memilih menjaga likuiditas keuangan, mengurangi risiko utang, serta meningkatkan cadangan dana sebagai langkah antisipatif.

  • Penulis: say say

Rekomendasi Untuk Anda

  • Nikmati Perpaduan Rasa Italia dan Kanton di The Trans Luxury Hotel Bandung

    Nikmati Perpaduan Rasa Italia dan Kanton di The Trans Luxury Hotel Bandung

    • calendar_month Kamis, 9 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM –  Pecinta kuliner wajib mampir ke The Trans Luxury Hotel Bandung akhir pekan ini. Hotel bintang lima tersebut kembali menghadirkan event kuliner mewah bertajuk World’s Flavor Vol.2: From Italian Trattorias to Cantonese Tea Houses. Lewat acara ini, tamu bisa menjelajahi cita rasa khas Italia hingga Kanton tanpa harus keluar negeri. Dari menu Braised Beef […]

  • Banjir Bandang Sitaro Sulut, Pemda Tetapkan Status Tanggap Darurat Selama 14 Hari

    Banjir Bandang Sitaro Sulut, Pemda Tetapkan Status Tanggap Darurat Selama 14 Hari

    • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Siau, Tagulandang, dan Biaro (Sitaro), Sulawesi Utara, menetapkan Status Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi menyusul banjir bandang yang melanda wilayah tersebut sejak awal pekan ini. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan status tanggap darurat tersebut berlaku selama 14 hari, terhitung mulai 5 hingga 18 Januari 2026. Penetapan status ini tertuang dalam […]

  • BPS: Tingkat Penghunian Hotel Bintang di Jambi Naik Jadi 52,66 Persen pada April 2026

    BPS: Tingkat Penghunian Hotel Bintang di Jambi Naik Jadi 52,66 Persen pada April 2026

    • calendar_month Senin, 13 Jul 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jambi mencatat tingkat penghunian kamar (TPK) hotel berbintang di Provinsi Jambi mengalami peningkatan pada April 2026. TPK tercatat mencapai 52,66 persen, naik dibandingkan Maret 2026 yang sebesar 46,23 persen. Kenaikan tingkat hunian tersebut menunjukkan adanya peningkatan pemanfaatan kamar hotel berbintang di Jambi setelah sempat mengalami penurunan pada bulan […]

  • Dirjen Bea Cukai Tegaskan Tak Pernah Keluarkan Izin Impor Beras Ilegal 250 Ton di Sabang

    Dirjen Bea Cukai Tegaskan Tak Pernah Keluarkan Izin Impor Beras Ilegal 250 Ton di Sabang

    • calendar_month Selasa, 25 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Direktur Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan, Djaka Budhi Utama, menegaskan bahwa pihaknya tidak pernah mengeluarkan izin atas masuknya 250 ton beras impor ilegal melalui Sabang, Aceh. Ia memastikan bahwa barang tersebut langsung disegel saat tiba di kawasan tersebut. “Impor beras ilegal yang pasti kita enggak mengizinkan itu. Makanya, ketika barang itu masuk, […]

  • Harga Sembako di Pasar Rakyat Kasang Jambi Stabil, Cabai Rawit Masih Tinggi 

    Harga Sembako di Pasar Rakyat Kasang Jambi Stabil, Cabai Rawit Masih Tinggi 

    • calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga kebutuhan pokok di Pasar Rakyat Kasang, Kota Jambi, terpantau relatif stabil pada Rabu (14/1/2026). Berdasarkan data Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Jambi, sebagian besar komoditas strategis belum mengalami perubahan harga signifikan, meski beberapa bahan pangan masih bertahan di level tinggi. Untuk komoditas beras, harga bergerak stabil di kisaran Rp 16.000 per kilogram. […]

  • Emas di Gerai Pegadaian Dijual Mulai Rp1,253 Juta, Cek Daftar Lengkapnya!

    Emas di Gerai Pegadaian Dijual Mulai Rp1,253 Juta, Cek Daftar Lengkapnya!

    • calendar_month Rabu, 15 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas batangan di PT Pegadaian lagi-lagi mengalami lonjakan. Melansir laman resmi Pegadaian pada Rabu (15/10/2025), emas keluaran PT Aneka Tambang Tbk (Antam) naik Rp31.000 menjadi Rp2.596.000 per gram. Logam mulia Antam cetakan 0.5 gram hari ini dipatok Rp1.353.000 dari Rp1.338.000. Sementara bobot 2 dan 5 gram masing-masing dihargai Rp5.126.000 dan Rp12.733.000. Kenaikan […]

expand_less