Jumat, 11 Sep 2026
light_mode
Beranda » Ekonomi » Gaji ke-13 PNS Hanya Mampu Menjaga Stabilitas Konsumsi Jangka Pendek

Gaji ke-13 PNS Hanya Mampu Menjaga Stabilitas Konsumsi Jangka Pendek

  • account_circle say say
  • calendar_month Kamis, 4 Jun 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Pencairan gaji ke-13 bagi aparatur sipil negara (ASN) dan pensiunan pada awal Juni 2026 diperkirakan memberi dorongan terhadap konsumsi rumah tangga, terutama menjelang tahun ajaran baru. Namun, dampaknya terhadap pertumbuhan ekonomi nasional dinilai terbatas dan bersifat sementara.

Sejumlah ekonom menilai tambahan pendapatan tersebut akan langsung mengalir ke sektor riil, terutama untuk memenuhi kebutuhan pendidikan, pangan, transportasi, serta kebutuhan rumah tangga lainnya. Momentum ini dinilai penting untuk menjaga daya beli masyarakat di tengah tekanan ekonomi yang masih berlangsung.

Ekonom Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia, Yusuf Rendy Manilet, mengatakan bahwa gaji ke-13 memang memberikan efek positif terhadap konsumsi. Namun, kontribusinya terhadap produk domestik bruto (PDB) nasional tidak signifikan karena sifatnya yang tidak berkelanjutan.

“Efeknya ada, tetapi terbatas dan tidak permanen,” ujarnya.

Menurut Yusuf, pencairan yang bertepatan dengan kebutuhan tahun ajaran baru menjadi faktor kunci yang membuat dana tersebut cepat berputar di masyarakat. Pengeluaran untuk biaya sekolah, perlengkapan pendidikan, serta kebutuhan rutin rumah tangga diperkirakan menjadi pos utama.

Meski demikian, ia menilai gaji ke-13 lebih tepat diposisikan sebagai bantalan ekonomi jangka pendek daripada sebagai pendorong pertumbuhan baru. Hal ini karena konsumsi rumah tangga sebelumnya telah ditopang oleh momentum musiman seperti Ramadan dan Idulfitri yang tidak berlangsung sepanjang tahun.

Memasuki semester II 2026, tantangan terbesar adalah menjaga konsumsi agar tidak mengalami perlambatan setelah faktor musiman tersebut mereda.

Di sisi lain, perubahan perilaku masyarakat juga menjadi faktor penting. Dalam kondisi ekonomi yang penuh ketidakpastian, sebagian rumah tangga cenderung lebih berhati-hati dalam membelanjakan pendapatan tambahan.

Yusuf menilai kelompok menengah dan menengah atas berpotensi mengalokasikan sebagian gaji ke-13 untuk tabungan atau investasi sederhana. Sementara itu, kelompok menengah bawah tetap akan menggunakan dana tersebut untuk kebutuhan mendesak.

Pandangan serupa disampaikan pengamat ekonomi Universitas Andalas, Syafruddin Karimi. Ia menilai dampak gaji ke-13 akan terasa pada sektor perdagangan eceran, jasa pendidikan, UMKM, serta transportasi lokal, terutama di daerah dengan jumlah ASN yang besar.

Namun, ia menegaskan bahwa efek tersebut tetap bersifat musiman.

“Ini lebih sebagai bantalan daya beli jangka pendek, bukan mesin pertumbuhan ekonomi,” katanya.

Lebih lanjut, Syafruddin mengingatkan bahwa tekanan inflasi, pelemahan nilai tukar rupiah, serta kenaikan harga pangan dapat membatasi dampak positif dari gaji ke-13. Kondisi ini mendorong masyarakat untuk lebih selektif dalam berbelanja.

Data inflasi Mei 2026 yang mencapai 3,08 persen menunjukkan tekanan harga masih berlangsung, terutama pada komoditas pangan dan transportasi. Di tengah situasi tersebut, rumah tangga cenderung memprioritaskan kebutuhan pokok dan menunda belanja sekunder.

Selain itu, ketidakpastian ekonomi dan kondisi pasar kerja yang belum sepenuhnya pulih turut memengaruhi keputusan konsumsi masyarakat.

Dalam situasi ini, banyak keluarga memilih menjaga likuiditas keuangan, mengurangi risiko utang, serta meningkatkan cadangan dana sebagai langkah antisipatif.

  • Penulis: say say

Rekomendasi Untuk Anda

  • Korban Keracunan MBG di Sidoarjo Tembus 664 Orang, 77 Santri Masih Dirawat

    Korban Keracunan MBG di Sidoarjo Tembus 664 Orang, 77 Santri Masih Dirawat

    • calendar_month Kamis, 3 Sep 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Jumlah korban dugaan keracunan setelah menyantap makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Pondok Pesantren Manbaul Hikam, Tanggulangin, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, mencapai 664 orang. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sidoarjo Lakhsmita Herawati mengatakan sebagian besar korban telah diperbolehkan pulang setelah kondisi mereka membaik. Dari total tersebut, 581 orang sudah keluar dari fasilitas kesehatan. […]

  • Harga Cabai dan Bawang Kompak Turun di Pasar Angso Duo, Beras Belido Justru Naik

    Harga Cabai dan Bawang Kompak Turun di Pasar Angso Duo, Beras Belido Justru Naik

    • calendar_month Selasa, 14 Jul 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga sejumlah komoditas pangan di Pasar Angso Duo, Kota Jambi, pada Selasa (14/7/2026) menunjukkan tren yang relatif stabil. Namun, beberapa komoditas strategis mengalami perubahan harga, terutama cabai dan bawang yang turun, sementara Beras Belido justru mengalami kenaikan. Berdasarkan data SIHARKO Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperindag) Kota Jambi, harga Cabe Merah Besar turun 8,57 […]

  • ASN Tebo Mulai WFH, Tapi Tidak Semua Bisa

    ASN Tebo Mulai WFH, Tapi Tidak Semua Bisa

    • calendar_month Senin, 13 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tebo mulai menerapkan sistem kerja dari rumah atau work from home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan pemerintah daerah setempat. Kebijakan ini diberlakukan di sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) sebagai bagian dari upaya penyesuaian pola kerja yang lebih adaptif dan efisien. Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Kepegawaian dan […]

  • KKP Selamatkan Potensi Kerugian Negara Rp6,79 Triliun Selama Setahun Pemerintahan Prabowo

    KKP Selamatkan Potensi Kerugian Negara Rp6,79 Triliun Selama Setahun Pemerintahan Prabowo

    • calendar_month Rabu, 29 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Dalam satu tahun masa pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) berhasil menyelamatkan potensi kerugian negara sebesar Rp6,79 triliun melalui berbagai upaya pengawasan dan penegakan hukum di sektor kelautan dan perikanan. Direktur Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (Dirjen PSDKP) KKP, Pung Nugroho Saksono, menyampaikan bahwa sepanjang periode Oktober 2024 […]

  • Kinerja Cemerlang, COIN Catat Laba Bersih Rp41,1 Miliar dan EBITDA Rp100,7 Miliar hingga Kuartal III-2025

    Kinerja Cemerlang, COIN Catat Laba Bersih Rp41,1 Miliar dan EBITDA Rp100,7 Miliar hingga Kuartal III-2025

    • calendar_month Jumat, 31 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Emiten aset kripto pertama di Bursa Efek Indonesia (BEI), PT Indokripto Koin Semesta Tbk (COIN), mencatat kinerja keuangan yang impresif sepanjang sembilan bulan pertama tahun 2025. Berdasarkan laporan keuangan perseroan, COIN membukukan EBITDA sebesar Rp100,7 miliar dan laba bersih mencapai Rp41,1 miliar hingga kuartal III-2025. Peningkatan tersebut menunjukkan kekuatan operasional COIN di tengah […]

  • Festival PSP 26th: PT PSP Rayakan 26 Tahun dengan Semangat Investasi dan Kehidupan Sehat di Jambi

    Festival PSP 26th: PT PSP Rayakan 26 Tahun dengan Semangat Investasi dan Kehidupan Sehat di Jambi

    • calendar_month Senin, 27 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – PT. PSP, perusahaan pengembang properti terkemuka di Jambi, akan menggelar perayaan hari jadi ke-26 melalui rangkaian kegiatan bertajuk “Festival PSP 26th: Good Investment, Good Life.” Festival ini menjadi simbol perjalanan panjang PT. PSP sejak berdiri pada tahun 1999, sekaligus wujud nyata kepedulian perusahaan terhadap masyarakat dan lingkungan. Kegiatan akan berlangsung sepanjang bulan November […]

expand_less