Rupiah Bangkit di Awal Pekan, Menguat ke Rp17.696 per Dolar AS
- account_circle darmanto zebua
- calendar_month 1 jam yang lalu
- print Cetak

ILUSTRASI: Kurs rupiah menguat.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah membuka perdagangan awal pekan dengan tren positif. Pada perdagangan Senin (25/5/2026) pagi, mata uang Garuda tercatat bergerak menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS).
Rupiah menguat sebesar 21 poin atau 0,12 persen ke posisi Rp17.696 per dolar AS. Angka tersebut lebih baik dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya yang berada di level Rp17.717 per dolar AS. Sementara itu, indeks dolar AS terlihat melemah 0,24% ke level 99.009.
Penguatan ini menjadi sinyal positif bagi pergerakan pasar keuangan domestik setelah rupiah sempat bergerak fluktuatif mengikuti dinamika ekonomi global dan sentimen pasar internasional.
Meski begitu, pergerakan nilai tukar masih berpotensi berubah sepanjang perdagangan berlangsung seiring respons pelaku pasar terhadap berbagai faktor ekonomi, baik dari dalam negeri maupun global.
Pelaku pasar dan investor juga masih mencermati perkembangan kebijakan moneter serta arah pergerakan dolar AS yang kerap menjadi faktor utama penggerak kurs mata uang di pasar keuangan.
Kepala analis pasar di ATFX Global, Nick Twidal memperkirakan pasar akan lebih banyak mengambil risiko pada hari Senin tetapi tidak akan melonjak lebih tinggi sampai ada konfirmasi bahwa Selat Hormuz akan dibuka kembali.
“Kita perlu melihat kesepakatan yang tercapai dalam sesi mendatang karena kita tahu masih ada beberapa poin penting yang belum terselesaikan,” katanya.(*)
- Penulis: darmanto zebua
- Editor: Darmanto Zebua

