Senin, 24 Agu 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Sentimen MSCI dan Rupiah Loyo Bikin IHSG Ambles Tajam

Sentimen MSCI dan Rupiah Loyo Bikin IHSG Ambles Tajam

  • account_circle -
  • calendar_month Senin, 18 Mei 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) mengalami koreksi tajam pada perdagangan Senin (18/5/2026) siang. Hingga pukul 11.04 WIB, IHSG tercatat merosot 320,76 poin atau 4,77 persen ke level 6.402,56.

Tekanan terhadap pasar saham domestik dipicu kombinasi pelemahan nilai tukar rupiah dan sentimen negatif dari penyedia indeks global yang memicu aksi jual investor.

Analis MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana (Didit), mengungkapkan bahwa pergerakan IHSG saat ini sangat terbebani oleh kondisi makroekonomi dan bursa regional yang mayoritas terkoreksi.

“Nilai tukar Mata Uang Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) masih tertekan dan saat ini berada di level Rp17.676 per dolar AS, yang turut membebani pergerakan IHSG,” ujar Didit.

Selain faktor mata uang, pasar modal Indonesia juga menghadapi tekanan dari pengumuman penyedia indeks global, MSCI dan FTSE. Kedua lembaga tersebut dilaporkan masih membekukan posisi saham-saham Indonesia dan mengeluarkan beberapa emiten dari daftar konstituen mereka.

Kondisi ini diprediksi akan memicu arus modal keluar (outflow) dalam skala besar pada akhir Mei 2026. Didit menambahkan bahwa konflik geopolitik yang berlarut-larut telah mengerek harga minyak mentah dunia ke atas 100 dolar AS per barel. Hal ini meningkatkan kekhawatiran investor terhadap lonjakan inflasi dan perlambatan ekonomi global di masa depan.

Senada dengan Didit, Pengamat Pasar Modal Reydi Octa menilai pelemahan IHSG didorong oleh fenomena risk-off akibat eskalasi ketegangan di Timur Tengah. Kondisi ini memicu aksi jual agresif oleh investor asing, terutama pada saham-saham berkapitalisasi besar (big caps).

“Pasar masih dibayangi aksi jual asing yang kembali agresif. Efek lanjutan dari rebalancing MSCI serta sinyal keras dari FTSE yang akan menghapus saham-saham dengan konsentrasi kepemilikan tinggi (HSC) semakin menekan psikologis pasar,” jelas Reydi.

Kekhawatiran terhadap keluarnya dana asing dan passive funds diperkirakan masih akan membayangi pergerakan indeks dalam jangka pendek, seiring dengan upaya pelaku pasar memitigasi risiko di tengah ketidakpastian global yang tinggi.(*)

  • Penulis: -
  • Editor: Darmanto Zebua

Rekomendasi Untuk Anda

  • Harley-Davidson Perluas Pasar ke Segmen Komersial dan Instansi, Bidik Perusahaan hingga Rental

    Harley-Davidson Perluas Pasar ke Segmen Komersial dan Instansi, Bidik Perusahaan hingga Rental

    • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harley-Davidson mulai mengubah strategi bisnis di Indonesia dengan memperluas pasar ke segmen komersial dan instansi. Langkah ini dilakukan untuk mendongkrak penjualan di tengah kondisi pasar otomotif yang menantang. Operations Director JLM Auto Indonesia, Irvino Edwardly, mengatakan bahwa strategi ini didukung oleh ekosistem internal grup melalui divisi fleet yang telah dimiliki perusahaan induk. “Secara […]

  • Harga Kelapa Meroket, Zulhas: Berkebun Kelapa Kini Lebih Untung dari Sawit

    Harga Kelapa Meroket, Zulhas: Berkebun Kelapa Kini Lebih Untung dari Sawit

    • calendar_month Rabu, 26 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) menyatakan bahwa menanam kelapa saat ini lebih  menguntungkan dibandingkan kelapa sawit. Pernyataan ini muncul seiring lonjakan permintaan kelapa dari China yang memicu kenaikan harga komoditas tersebut di tingkat petani. Zulhas mengungkapkan harga kelapa di tingkat petani melonjak dari Rp2.000 menjadi Rp12.000 per butir. Kenaikan signifikan ini […]

  • Dirjen Migas: BBM Shell Ternyata Dipasok Pertamina, Ini Fakta di Baliknya

    Dirjen Migas: BBM Shell Ternyata Dipasok Pertamina, Ini Fakta di Baliknya

    • calendar_month Sabtu, 16 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Fakta mengejutkan terungkap dari bisnis bahan bakar minyak (BBM) nasional. Pemerintah memastikan pasokan BBM jenis diesel yang dijual di SPBU Shell saat ini berasal dari PT Pertamina (Persero). Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM, Laode Sulaeman, menyebut kerja sama ini merupakan hasil fasilitasi pemerintah yang mulai dirintis sejak tahun lalu. “Itu […]

  • Melemah 1 Poin, Kini Rupiah Rp16.695 per Dolar AS

    Melemah 1 Poin, Kini Rupiah Rp16.695 per Dolar AS

    • calendar_month Kamis, 18 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah bergerak melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada pembukaan perdagangan pagi ini. Rupiah melemah 1 poin atau 0,01 persen menjadi Rp16.695 per dolar AS dari sebelumnya Rp16.694 per dolar AS. Pelemahan ini dipicu sentimen negatif dari data ekonomi Amerika Serikat serta meningkatnya ketidakpastian global. Sementara itu, indeks dolar terlihat naik […]

  • Rupiah Terkoreksi 14 Poin ke Level Rp 16.582 per Dolar AS

    Rupiah Terkoreksi 14 Poin ke Level Rp 16.582 per Dolar AS

    • calendar_month Jumat, 10 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah dibuka terkoreksi terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan pagi ini, Jumat (10/10/2025). Pelemahan ini terjadi seiring dengan penguatan dolar AS mendekati level tertinggi dua bulan, pasar juga menaruh harapan pada The Fed. Berdasarkan data Bloomberg pada pukul 09.12 WIB di pasar spot exchange, Rupiah hari ini terkoreksi sebesar 14 […]

  • Guncang Akhir Tahun! All New Honda Vario 125 Resmi Meluncur di Jambi

    Guncang Akhir Tahun! All New Honda Vario 125 Resmi Meluncur di Jambi

    • calendar_month Rabu, 31 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM — PT Sinar Sentosa Primatama (Sinsen) selaku Main Dealer sepeda motor Honda di Provinsi Jambi secara resmi meluncurkan All New Honda Vario 125 kepada masyarakat Jambi. Skutik 125cc generasi terbaru ini hadir dengan pembaruan menyeluruh pada desain dan fitur, serta diperkuat dengan kehadiran tipe Street yang mengusung konsep street style lebih ekspresif dan berkarakter. […]

expand_less