Sabtu, 30 Mei 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Menguat Tipis, Rupiah Menjadi Rp16.618 per Dolar AS Pagi Ini

Menguat Tipis, Rupiah Menjadi Rp16.618 per Dolar AS Pagi Ini

  • account_circle darmanto zebua
  • calendar_month Selasa, 28 Okt 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah menguat tipis pada pembukaan perdagangan Selasa (28/10/2025). Rupiah dibuka dilevel Rp16.618 per dolar Amerika Serikat (AS).

Rupiah menguat sebesar 3 poin atau 0,02 persen dibanding penutupan pada hari sebelumnya yang berada di level Rp 16.621 per dolar AS. Sementara itu, dolar AS mengalami depresiasi sebesar 0,11% menuju posisi 98,67.

Pergerakan rupiah sejalan dengan mayoritas mata uang di Asia. Yen Jepang menjadi mata uang dengan penguatan terbesar di Asia setelah melonjak 0,31%. Disusul, dolar Taiwan yang naik 0,26%.

Selanjutnya ada ringgit Malaysia yang terkerek 0,16% dan baht Thailand terangkat 0,14%. Lalu ada dolar Singapura yang terapresiasi 0,08%.

Berikutnya, yuan China menanjak 0,07% dan dolar Hongkong menguat tipis 0,008% di pagi ini. Sementara itu, peso Filipina menjadi mata uang dengan pelemahan terdalam di Asia setelah anjlok 0,41%. Kemudian ada won Korea Selatan yang melemah 0,15% terhadap the greenback.

Pengamat Ekonomi, Mata Uang & Komoditas Ibrahim Assuaibi memproyeksikan rupiah akan bergerak fluktuatif hari ini, tetapi ditutup melemah di rentang Rp16.620 – Rp16.650 karena dipengaruhi oleh sejumlah sentimen.

Dari eskternal masih berkaitan dengan perang dagang antara AS dan China. Menurut Ibrahim, kerangka kesepakatan perdagangan yang tengah disusun dapat mencegah kenaikan tarif AS hingga 100% atas barang-barang China.
“Presiden Donald Trump optimistis dapat mencapai kesepakatan dengan Beijing dan akan mengadakan pertemuan di China maupun di AS,” ucapnya dalam keterangan tertulis.

Di sisi domestik, dia memproyeksikan bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal III/2025 sebesar 4,9% secara tahunan (year on year/YoY) atau melambat dibandingkan kuartal II/2025 yang mencapai 5,12%. Pelemahan pertumbuhan terutama berasal dari sisi domestik, tercermin dari turunnya Indeks Kepercayaan Konsumen pada September 2025.

Sementara itu, pertumbuhan ekonomi diperkirakan akan meningkat pada kuartal IV/2025 karena faktor musiman, belanja pemerintah yang lebih tinggi, serta penyaluran Saldo Anggaran Lebih (SAL) dalam paket stimulus ekonomi. Secara keseluruhan, pertumbuhan ekonomi nasional tahun 2025 diproyeksikan bakal mencapai 5%. Menurut Organisasi Kerja Sama dan Pembangunan Ekonomi (OECD), proyeksi pertumbuhan Indonesia juga dinaikkan menjadi 4,9% atau lebih tinggi dibandingkan dengan proyeksi Juni 2025 sebesar 4,7%.

Ibrahim menuturkan bahwa proyeksi kenaikan tersebut didorong oleh kebijakan pro pertumbuhan Bank Indonesia (BI) dan akselerasi investasi.(*)

 

  • Penulis: darmanto zebua

Rekomendasi Untuk Anda

  • Negosiasi BBM SPBU Swasta Mandek, Shell dan Exxon Belum Sepakat Beli dari Pertamina

    Negosiasi BBM SPBU Swasta Mandek, Shell dan Exxon Belum Sepakat Beli dari Pertamina

    • calendar_month Senin, 6 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Negosiasi pengadaan bahan bakar minyak (BBM) antara badan usaha swasta dan Pertamina memasuki babak baru. Dua perusahaan besar, Shell dan Exxon, hingga kini belum mencapai kesepakatan untuk membeli BBM atau bahan dasar (base fuel) dari Pertamina. Pj. Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth Domatubun, mengatakan pembahasan dengan badan usaha swasta masih berjalan. Namun, […]

  • Garuda Indonesia Terbangkan 20 Ton Bantuan Logistik ke Aceh, Sumut dan Sumbar

    Garuda Indonesia Terbangkan 20 Ton Bantuan Logistik ke Aceh, Sumut dan Sumbar

    • calendar_month Rabu, 3 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Garuda Indonesia Group mempercepat pengiriman bantuan kemanusiaan untuk warga yang terdampak banjir di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Total lebih dari 20 ton bantuan logistik diterbangkan langsung ke tiga provinsi tersebut. Pengiriman dilakukan lewat koordinasi bersama BUMN, Danantara, dan seluruh unit operasional Garuda Indonesia Group. Setibanya di Bandara Banda Aceh, Medan, dan […]

  • Waspada Lemak Jahat (LDL) dalam Darah, Bisa Picu Penyakit Mematikan

    Waspada Lemak Jahat (LDL) dalam Darah, Bisa Picu Penyakit Mematikan

    • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Hiperlipidemia menjadi ancaman senyap bagi kesehatan masyarakat. Kondisi ini terjadi ketika kadar lemak dalam darah terutama kolesterol dan trigliserida melampaui batas normal. Meski sering tanpa gejala, dampaknya bisa fatal jika tidak dikendalikan. Secara medis, hiperlipidemia ditandai dengan tingginya kadar kolesterol jahat (LDL) dan trigliserida, serta rendahnya kolesterol baik (HDL). LDL berkontribusi terhadap penumpukan […]

  • Pemerintah Perkuat Skema Penugasan Khusus Ekspor untuk Lindungi Eksportir di Tengah Gejolak Global

    Pemerintah Perkuat Skema Penugasan Khusus Ekspor untuk Lindungi Eksportir di Tengah Gejolak Global

    • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah memperkuat skema Penugasan Khusus Ekspor (PKE) sebagai upaya melindungi sekaligus mendorong kinerja eksportir nasional di tengah ketidakpastian ekonomi global. Langkah ini dinilai penting seiring meningkatnya risiko geopolitik yang memicu gangguan rantai pasok serta fluktuasi pasar internasional. Pemerintah melalui Kementerian Keuangan menegaskan pendekatan adaptif diperlukan agar pelaku usaha tetap mampu bersaing. Direktur Pengelolaan […]

  • Pasar Jambi Memanas! Cabe Rawit Merah Melonjak Hingga Rp 65.000, Ayam Malah Turun Tajam

    Pasar Jambi Memanas! Cabe Rawit Merah Melonjak Hingga Rp 65.000, Ayam Malah Turun Tajam

    • calendar_month Senin, 6 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM Harga sejumlah bahan pokok atau sembako di beberapa pasar rakyat di Kota Jambi tercatat relatif stabil menjelang pertengahan Oktober 2025. Berdasarkan data resmi dari Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperindag) Kota Jambi, harga komoditas di Pasar Rakyat Talang Banjar, Pasar Angso Duo, dan Pasar Rakyat Kasang menunjukkan kondisi yang cukup terkendali, meski ada sedikit fluktuasi […]

  • Djoni Kuasai 5,09 Persen Saham FOLK, Sinyal Masuk Konglomerat Mulai Terbaca

    Djoni Kuasai 5,09 Persen Saham FOLK, Sinyal Masuk Konglomerat Mulai Terbaca

    • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pasar modal Indonesia kembali diwarnai aksi strategis investor nasional. Djoni, investor asal Jambi, resmi masuk ke jajaran pemegang saham PT Multi Garam Utama Tbk (FOLK) dengan kepemilikan sebesar 5,09 persen saham. Berdasarkan keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), Djoni tercatat menguasai sekitar 201 juta lembar saham FOLK, dengan tanggal efektif kepemilikan pada […]

expand_less