Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Purbaya Klaim Sektor Riil Bisa Dongkrak Rasio Pajak hingga 1% PDB

Purbaya Klaim Sektor Riil Bisa Dongkrak Rasio Pajak hingga 1% PDB

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Sel, 28 Okt 2025
  • comment 0 komentar

JAMBISNIS.COM – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa optimistis bahwa pemulihan sektor riil akan menjadi pendorong utama peningkatan rasio pajak terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) hingga 1%. Langkah ini diyakini mampu memperkuat pertumbuhan ekonomi nasional dan menekan defisit anggaran di tengah lonjakan utang pemerintah.

“Kalau sektor riil berjalan dengan bagus seperti yang saya desain, beberapa bulan ke depan harusnya bisa menaikkan tax ratio hampir 0,5% sampai 1%. Itu kira-kira setara tambahan penerimaan pajak Rp100 triliun,” ujar Purbaya di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Senin (27/10/2025).

Menurutnya, peningkatan aktivitas dunia usaha akan mendorong naiknya penerimaan negara, baik dari pajak, bea dan cukai, maupun penerimaan negara bukan pajak (PNBP).

Purbaya menjelaskan bahwa strategi utama pemerintah saat ini adalah memastikan anggaran belanja negara tepat sasaran dan tepat waktu, sekaligus meminimalkan kebocoran.

“Strateginya jelas: anggaran dibelanjakan secara efisien, dampaknya optimal ke ekonomi, dan itu akan mempercepat pertumbuhan serta memperbesar penerimaan pajak,” ungkapnya.

Pemerintah juga menginjeksi sistem keuangan nasional dengan likuiditas murah sebesar Rp200 triliun yang bersumber dari kas pemerintah, serta menambah stimulus ekonomi Rp46 triliun hingga akhir 2025.

Mantan Ketua Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) itu memperkirakan pertumbuhan ekonomi kuartal IV/2025 bisa melesat di atas 5,5% year-on-year (yoy). Ia menilai bahwa pemulihan sektor riil menjadi kunci bagi peningkatan penerimaan pajak dan penguatan fiskal nasional.

Kendati demikian, Purbaya mengakui masih ada tantangan besar dalam mencapai target penerimaan pajak tahun ini, yang baru terealisasi 62,4% dari total outlook Rp2.076,9 triliun. Karena itu, Kementerian Keuangan terus melakukan pembenahan sistem administrasi perpajakan (Coretax) serta debottlenecking dunia usaha agar proses bisnis lebih lancar dan transparan.

Dalam beberapa bulan terakhir, Purbaya yang juga anggota Satgas Percepatan Program Strategis Pemerintah intens berinteraksi dengan pelaku usaha dan investor untuk menyerap masukan dan memberikan solusi, terutama dalam hal kebijakan fiskal.

“Saya sering bertemu dengan dunia usaha untuk dengar langsung keluhan mereka. Kita ingin pastikan kebijakan fiskal berpihak pada pertumbuhan sektor riil,” tegasnya.

Dengan berbagai dorongan tersebut, Purbaya berharap kontribusi sektor usaha terhadap penerimaan negara meningkat signifikan, sekaligus memperbaiki rasio pajak Indonesia yang selama ini masih berada di bawah rata-rata negara-negara ASEAN.

Hingga saat ini, total outstanding utang pemerintah mencapai Rp9.302,6 triliun atau sekitar 39,8% terhadap PDB — mendekati level saat pandemi Covid-19. Meski demikian, Purbaya memastikan bahwa rasio tersebut masih tergolong aman dan dapat dikendalikan melalui strategi fiskal yang hati-hati.

“Kuncinya bukan menekan utang secara ekstrem, tapi memastikan utang itu produktif. Dengan ekonomi tumbuh cepat, rasio utang terhadap PDB akan turun secara alami,” ujarnya menegaskan.

  • Penulis: syaiful amri

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tol IKN Dibuka Gratis Saat Mudik Lebaran 2026, Ini Jadwal dan Ketentuannya

    Tol IKN Dibuka Gratis Saat Mudik Lebaran 2026, Ini Jadwal dan Ketentuannya

    • calendar_month Sel, 10 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kabar baik bagi masyarakat yang akan melakukan perjalanan saat arus mudik dan balik Lebaran 2026. Pemerintah membuka sementara jalan tol menuju Ibu Kota Nusantara (IKN) dengan tarif gratis selama periode tertentu guna mendukung kelancaran mobilitas masyarakat. Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BPPJN) Kalimantan Timur menyampaikan bahwa dua akses jalan bebas hambatan menuju kawasan […]

  • Harga Perak Antam Kembali Merosot: Segramnya Rp 25.400

    Harga Perak Antam Kembali Merosot: Segramnya Rp 25.400

    • calendar_month Sel, 28 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga perak produk PT Aneka Tambang Tbk (Antam) kembali melemah pada Selasa (28/10/2025). Kali ini harganya mengutip dari laman Logam Mulia, merosot hingga Rp 800 ke level Rp 25.400 per gram. Sebelumnya, harga perak Antam pada Senin (27/10/2025) dibanderol Rp 26.200 per gram atau menurun Rp 150 dari perdagangan Sabtu (25/10/2025) sebesar Rp […]

  • Baru 7 Provinsi yang Tetapkan UMP 2026, Provinsi Jambi? Ini Daftarnya

    Baru 7 Provinsi yang Tetapkan UMP 2026, Provinsi Jambi? Ini Daftarnya

    • calendar_month Sel, 23 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Gubernur di seluruh provinsi di Indonesia wajib menetapkan besaran Upah Minimum Provinsi (UMP) tahun 2026 paling lambat besok, Rabu (24/12/2025). Namun hingga Selasa (23/12/2025) pukul 10.00 WIB, baru sekitar tujuh provinsi yang telah menetapkan UMP 2026. Penetapan UMP 2026 ini mengacu pada Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 49 Tahun 2025 tentang Pengupahan, dengan mempertimbangkan […]

  • Harga Perak Turun Tajam, Ini Penyebabnya

    Harga Perak Turun Tajam, Ini Penyebabnya

    • calendar_month Rab, 18 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga perak produk Antam kembali anjlok hari ini, Rabu (18/2/2026). Hal ini disebabkan oleh investor yang menunggu data ekonomi Amerika Serikat (AS) yang tertunda. Dikutip dari laman Logam Mulia, harga perak Antam turun tajam sebesar Rp 2.000 ke level Rp 46.000 per gram. Sebelumnya, harga perak pada Selasa (17/2/2026) melemah sebesar Rp 250 […]

  • Bhima Yudhistira Dorong ASEAN Kurangi Ketergantungan Investasi pada Singapura

    Bhima Yudhistira Dorong ASEAN Kurangi Ketergantungan Investasi pada Singapura

    • calendar_month Sen, 27 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Direktur Eksekutif Center of Economic and Law Studies (Celios), Bhima Yudhistira, menilai pentingnya memperluas sumber investasi di ASEAN agar kawasan tidak terlalu bergantung pada Singapura sebagai pusat investasi utama. Langkah ini dinilai penting untuk menjaga kemandirian ekonomi regional di tengah ketidakpastian global. “Kalau bicara investasi intra-ASEAN, Singapura itu nomor satu sebagai negara asal […]

  • Surplus Neraca Dagang Indonesia Januari 2026 Turun Jadi US0 Juta, Ekspor Naik 3,39%

    Surplus Neraca Dagang Indonesia Januari 2026 Turun Jadi US$950 Juta, Ekspor Naik 3,39%

    • calendar_month Sen, 2 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan surplus neraca perdagangan Indonesia pada Januari 2026 sebesar US$950 juta. Angka ini lebih rendah dibandingkan Desember 2025 yang mencatat surplus US$2,51 miliar. Deputi Bidang Distribusi dan Jasa BPS, Ateng Hartono, mengatakan surplus tersebut memperpanjang tren positif neraca perdagangan Indonesia yang telah berlangsung selama 69 bulan berturut-turut sejak Mei […]

expand_less