Senin, 24 Agu 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Purbaya Klaim Sektor Riil Bisa Dongkrak Rasio Pajak hingga 1% PDB

Purbaya Klaim Sektor Riil Bisa Dongkrak Rasio Pajak hingga 1% PDB

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Selasa, 28 Okt 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa optimistis bahwa pemulihan sektor riil akan menjadi pendorong utama peningkatan rasio pajak terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) hingga 1%. Langkah ini diyakini mampu memperkuat pertumbuhan ekonomi nasional dan menekan defisit anggaran di tengah lonjakan utang pemerintah.

“Kalau sektor riil berjalan dengan bagus seperti yang saya desain, beberapa bulan ke depan harusnya bisa menaikkan tax ratio hampir 0,5% sampai 1%. Itu kira-kira setara tambahan penerimaan pajak Rp100 triliun,” ujar Purbaya di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Senin (27/10/2025).

Menurutnya, peningkatan aktivitas dunia usaha akan mendorong naiknya penerimaan negara, baik dari pajak, bea dan cukai, maupun penerimaan negara bukan pajak (PNBP).

Purbaya menjelaskan bahwa strategi utama pemerintah saat ini adalah memastikan anggaran belanja negara tepat sasaran dan tepat waktu, sekaligus meminimalkan kebocoran.

“Strateginya jelas: anggaran dibelanjakan secara efisien, dampaknya optimal ke ekonomi, dan itu akan mempercepat pertumbuhan serta memperbesar penerimaan pajak,” ungkapnya.

Pemerintah juga menginjeksi sistem keuangan nasional dengan likuiditas murah sebesar Rp200 triliun yang bersumber dari kas pemerintah, serta menambah stimulus ekonomi Rp46 triliun hingga akhir 2025.

Mantan Ketua Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) itu memperkirakan pertumbuhan ekonomi kuartal IV/2025 bisa melesat di atas 5,5% year-on-year (yoy). Ia menilai bahwa pemulihan sektor riil menjadi kunci bagi peningkatan penerimaan pajak dan penguatan fiskal nasional.

Kendati demikian, Purbaya mengakui masih ada tantangan besar dalam mencapai target penerimaan pajak tahun ini, yang baru terealisasi 62,4% dari total outlook Rp2.076,9 triliun. Karena itu, Kementerian Keuangan terus melakukan pembenahan sistem administrasi perpajakan (Coretax) serta debottlenecking dunia usaha agar proses bisnis lebih lancar dan transparan.

Dalam beberapa bulan terakhir, Purbaya yang juga anggota Satgas Percepatan Program Strategis Pemerintah intens berinteraksi dengan pelaku usaha dan investor untuk menyerap masukan dan memberikan solusi, terutama dalam hal kebijakan fiskal.

“Saya sering bertemu dengan dunia usaha untuk dengar langsung keluhan mereka. Kita ingin pastikan kebijakan fiskal berpihak pada pertumbuhan sektor riil,” tegasnya.

Dengan berbagai dorongan tersebut, Purbaya berharap kontribusi sektor usaha terhadap penerimaan negara meningkat signifikan, sekaligus memperbaiki rasio pajak Indonesia yang selama ini masih berada di bawah rata-rata negara-negara ASEAN.

Hingga saat ini, total outstanding utang pemerintah mencapai Rp9.302,6 triliun atau sekitar 39,8% terhadap PDB — mendekati level saat pandemi Covid-19. Meski demikian, Purbaya memastikan bahwa rasio tersebut masih tergolong aman dan dapat dikendalikan melalui strategi fiskal yang hati-hati.

“Kuncinya bukan menekan utang secara ekstrem, tapi memastikan utang itu produktif. Dengan ekonomi tumbuh cepat, rasio utang terhadap PDB akan turun secara alami,” ujarnya menegaskan.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Usai Pensiun dari Kabinet, Sri Mulyani Akan Mengajar Selama Setahun di Oxford

    Usai Pensiun dari Kabinet, Sri Mulyani Akan Mengajar Selama Setahun di Oxford

    • calendar_month Rabu, 10 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Mantan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati akan menjadi salah satu peserta World Leaders Fellowship di Blavatnik School of Government, University of Oxford, Inggris, mulai 2026 mendatang. Program tersebut akan berlangsung selama satu tahun dan diperuntukkan bagi para pemimpin dunia yang tengah memasuki masa transisi karier publik. Sri Mulyani sebelumnya menyelesaikan masa tugas sebagai […]

  • Tahan Suku Bunga 4,75 Persen, BI Pede Rupiah Bakal Menguat

    Tahan Suku Bunga 4,75 Persen, BI Pede Rupiah Bakal Menguat

    • calendar_month Rabu, 22 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Bank Indonesia (BI) memutuskan menahan suku bunga acuan (BI-Rate) di level 4,75% dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) 21–22 April 2026. Sejalan dengan itu, suku bunga deposit facility tetap di 3,75% dan lending facility di 5,5%. Keputusan ini diambil di tengah meningkatnya ketidakpastian global, terutama dampak konflik di Timur Tengah yang menekan stabilitas pasar […]

  • Pajak Pedagang Online Mulai Dipungut 2026? Purbaya Siapkan Skema Baru Marketplace

    Pajak Pedagang Online Mulai Dipungut 2026? Purbaya Siapkan Skema Baru Marketplace

    • calendar_month Selasa, 7 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah melalui Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, kembali membuka peluang penerapan pajak bagi pedagang online di marketplace pada pertengahan 2026. Kebijakan ini akan dijalankan dengan catatan kondisi ekonomi nasional terus menunjukkan perbaikan hingga kuartal II tahun ini. Sebelumnya, rencana pemungutan pajak transaksi digital sempat ditunda lantaran daya beli masyarakat belum pulih sepenuhnya. Namun, […]

  • Pemerintah Pertimbangkan PNM Jadi Penyalur Utama KUR

    Pemerintah Pertimbangkan PNM Jadi Penyalur Utama KUR

    • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah tengah mengkaji opsi menjadikan PT Permodalan Nasional Madani (PNM) sebagai penyalur utama Kredit Usaha Rakyat (KUR). Kajian tersebut dilakukan untuk meningkatkan efektivitas penyaluran pembiayaan usaha mikro sekaligus menjaga efisiensi fiskal negara. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan, wacana tersebut masih dalam tahap pembahasan awal bersama Danantara. Pemerintah membuka kemungkinan menjadikan PNM sebagai […]

  • Harga Sembako di Pasar Angso Duo Jambi 1 April 2026: Cabai Rawit Naik, Harga Lain Stabil

    Harga Sembako di Pasar Angso Duo Jambi 1 April 2026: Cabai Rawit Naik, Harga Lain Stabil

    • calendar_month Rabu, 1 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga sejumlah kebutuhan pokok di Pasar Angso Duo, Kota Jambi, terpantau relatif stabil pada Rabu (1/4/2026). Namun, komoditas cabai rawit mengalami fluktuasi, baik kenaikan maupun penurunan harga. Berdasarkan data Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Jambi, cabai rawit hijau mengalami kenaikan sebesar 20 persen menjadi Rp25.000 per kilogram. Sementara itu, cabai rawit merah justru […]

  • BI Dorong UMKM Pakai Pembayaran Digital Lewat Literasi Keuangan

    BI Dorong UMKM Pakai Pembayaran Digital Lewat Literasi Keuangan

    • calendar_month Jumat, 14 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Bank Indonesia (BI) melalui Kantor Perwakilan Provinsi Jawa Tengah menggelar edukasi literasi keuangan “Rupiah Tresno Budoyo” di Gedung Rajawali, Semarang. Kegiatan ini mengusung tema Dua Abad Perang Jawa: Menghidupkan Martabat, Meneguhkan Kemandirian sebagai upaya memperluas inklusi dan literasi keuangan dengan pendekatan budaya. Deputi Kepala Perwakilan BI Jateng, Nita Rachmenia, menjelaskan bahwa kegiatan ini […]

expand_less