Sabtu, 27 Jun 2026
light_mode
Beranda » Nasional » PTPN IV PalmCo Dorong Ketahanan Pangan dengan Pola Tumpangsari di Aceh dan Jambi

PTPN IV PalmCo Dorong Ketahanan Pangan dengan Pola Tumpangsari di Aceh dan Jambi

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Jumat, 24 Okt 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – PT Perkebunan Nusantara (PTPN) IV PalmCo, anak usaha PTPN III (Persero), mendorong ketahanan pangan nasional melalui program tumpangsari padi gogo di kebun sawit. Program Tanam Padi PTPN (TAMPAN) ini memanfaatkan lahan peremajaan sawit rakyat yang belum menghasilkan untuk menanam padi, sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat sekitar.

Panen perdana telah dilakukan di Universitas Al Muslim (Umuslim), Bireuen, Aceh, seluas 30 hektare, dan di Kabupaten Muaro Jambi seluas 5 hektare, dengan produktivitas rata-rata 2 ton per hektare. Padi gogo terbukti mampu beradaptasi di tanah kering, menunjukkan hasil yang menjanjikan bagi ketahanan pangan lokal.

Hingga pertengahan Oktober 2025, program intercropping padi gogo telah diterapkan di tujuh regional PalmCo, mencakup Sumatera Utara, Riau, Jambi, Aceh, Kalimantan Barat, dan Sumatera Selatan, dengan total luas lebih dari 500 hektare melalui Peremajaan Sawit Rakyat (PSR), tumpangsari, dan kegiatan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).

Program ini sejalan dengan kebijakan pemerintah untuk memperkuat kedaulatan pangan nasional. Direktur Utama PTPN IV PalmCo, Jatmiko K. Santosa, menekankan bahwa pola ini tidak hanya mengoptimalkan lahan, tetapi juga memberikan dampak sosial bagi masyarakat sekitar kebun.

Selain Aceh dan Jambi, PalmCo juga menyalurkan 3,7 ton benih padi gogo melalui TJSL untuk lahan seluas 110 hektare di Kabupaten Humbang Hasundutan, Sumatera Utara, bekerja sama dengan pemerintah daerah dan Forkopimda.

Pengamat pertanian Universitas Syiah Kuala, Iskandar Zulkarnain, menilai langkah ini menunjukkan transformasi sektor perkebunan, dari monokultur sawit menjadi model pertanian terpadu yang berkelanjutan. “Jika dikembangkan konsisten, pola tumpangsari ini dapat menjadi lumbung pangan baru di tengah perkebunan sawit,” ujarnya.

Melalui program intercropping ini, PTPN IV PalmCo membuktikan bahwa kebun sawit tidak hanya sebagai komoditas ekspor, tetapi juga ruang untuk diversifikasi pangan, mendukung ketahanan pangan Indonesia secara berkelanjutan.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Selat Hormuz dalam Pusaran Konflik Iran vs AS-Israel

    Selat Hormuz dalam Pusaran Konflik Iran vs AS-Israel

    • calendar_month Kamis, 5 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Ketegangan geopolitik di Timur Tengah meningkat setelah Iran menyatakan menutup Selat Hormuz, jalur laut strategis yang menjadi salah satu nadi perdagangan energi dunia. Langkah itu diambil setelah serangan militer yang dilancarkan Amerika Serikat dan Israel terhadap wilayah Iran. Pernyataan penutupan disampaikan pejabat Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC). Mereka memperingatkan bahwa kapal yang mencoba […]

  • 3 Master Nasional Jambi Ramaikan Turnamen Catur Kilat Kopi Mansur Cup 2025

    3 Master Nasional Jambi Ramaikan Turnamen Catur Kilat Kopi Mansur Cup 2025

    • calendar_month Sabtu, 15 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kopi Mansur, salah satu tempat tongkrongan populer anak muda di Kota Jambi sekaligus pusat UMKM lokal, kembali membuat gebrakan lewat penyelenggaraan Turnamen Catur Kilat Kopi Mansur Cup 2025. Ajang ini semakin menarik perhatian setelah dipastikan bakal diikuti oleh tiga Master Nasional (MN) asal Jambi, masing-masing MN Winarno, MN Rori Muldianto, dan MN Izhar […]

  • Utang Indonesia Capai Rp 9.138 Triliun, Menkeu Purbaya Pastikan Masih Aman dan Terkendali

    Utang Indonesia Capai Rp 9.138 Triliun, Menkeu Purbaya Pastikan Masih Aman dan Terkendali

    • calendar_month Rabu, 29 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa memastikan posisi utang Indonesia yang mencapai Rp 9.138,05 triliun atau setara 39,86% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) masih dalam kategori aman dan terkendali. Dalam kegiatan Sarasehan 100 Ekonom Indonesia di Jakarta, Selasa (28/10/2025), Purbaya menjelaskan bahwa lembaga pemeringkat internasional menilai kesehatan fiskal suatu negara berdasarkan dua indikator […]

  • Rupiah Lanjutkan Penguatan Pagi Ini, Jadi Rp 16.674 per Dolar AS

    Rupiah Lanjutkan Penguatan Pagi Ini, Jadi Rp 16.674 per Dolar AS

    • calendar_month Senin, 10 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Rupiah melanjutkan tren penguatannya. Pada pembukaan perdagangan pagi ini, Senin (10/11/2025), nilai tukar rupiah menguat sebesar 16 poin atau 0,10 persen menjadi Rp16.674 per dolar Amerika Serikat (AS) dari sebelumnya Rp16.690 per dolar AS. Sementara itu, dolar AS bertahan stabil pada perdagangan awal Asia setelah serangkaian data ekonomi yang lemah memicu kekhawatiran pertumbuhan […]

  • BMKG: Cuaca Jambi Hari Ini Cenderung Berawan

    BMKG: Cuaca Jambi Hari Ini Cenderung Berawan

    • calendar_month Kamis, 6 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca di seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Jambi pada hari ini, Kamis (6/11/2025), akan didominasi oleh cuaca berawan dan hujan ringan. Suhu udara di berbagai wilayah berkisar antara 16 hingga 33 derajat Celcius, dengan kelembapan tinggi mencapai 99 persen, menandakan potensi hujan lokal dan udara […]

  • Cabai

    Delapan Indeks Kelompok Pengeluaran Picu Inflasi Provinsi Jambi 3,55 Persen

    • calendar_month Senin, 1 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Delapan kelompok pengeluaran memicu inflasi tahunan (year on year) Provinsi Jambi pada November 2025 sebesar 3,55 persen. Sementara inflasi month to month, pada November 2025 inflasi Provinsi Jambi di angka 0,05 persen. Dalam rilis bulanan BPS Provinsi Jambi pada Senin (1/12), disampaikan bahwa dari delapan kelompok pemngeluaran tersebut, sejumlah komoditas memberi andil tertinggi. […]

expand_less