Minggu, 27 Sep 2026
light_mode
Beranda » Nasional » PTPN IV PalmCo Dorong Ketahanan Pangan dengan Pola Tumpangsari di Aceh dan Jambi

PTPN IV PalmCo Dorong Ketahanan Pangan dengan Pola Tumpangsari di Aceh dan Jambi

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Jumat, 24 Okt 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – PT Perkebunan Nusantara (PTPN) IV PalmCo, anak usaha PTPN III (Persero), mendorong ketahanan pangan nasional melalui program tumpangsari padi gogo di kebun sawit. Program Tanam Padi PTPN (TAMPAN) ini memanfaatkan lahan peremajaan sawit rakyat yang belum menghasilkan untuk menanam padi, sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat sekitar.

Panen perdana telah dilakukan di Universitas Al Muslim (Umuslim), Bireuen, Aceh, seluas 30 hektare, dan di Kabupaten Muaro Jambi seluas 5 hektare, dengan produktivitas rata-rata 2 ton per hektare. Padi gogo terbukti mampu beradaptasi di tanah kering, menunjukkan hasil yang menjanjikan bagi ketahanan pangan lokal.

Hingga pertengahan Oktober 2025, program intercropping padi gogo telah diterapkan di tujuh regional PalmCo, mencakup Sumatera Utara, Riau, Jambi, Aceh, Kalimantan Barat, dan Sumatera Selatan, dengan total luas lebih dari 500 hektare melalui Peremajaan Sawit Rakyat (PSR), tumpangsari, dan kegiatan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).

Program ini sejalan dengan kebijakan pemerintah untuk memperkuat kedaulatan pangan nasional. Direktur Utama PTPN IV PalmCo, Jatmiko K. Santosa, menekankan bahwa pola ini tidak hanya mengoptimalkan lahan, tetapi juga memberikan dampak sosial bagi masyarakat sekitar kebun.

Selain Aceh dan Jambi, PalmCo juga menyalurkan 3,7 ton benih padi gogo melalui TJSL untuk lahan seluas 110 hektare di Kabupaten Humbang Hasundutan, Sumatera Utara, bekerja sama dengan pemerintah daerah dan Forkopimda.

Pengamat pertanian Universitas Syiah Kuala, Iskandar Zulkarnain, menilai langkah ini menunjukkan transformasi sektor perkebunan, dari monokultur sawit menjadi model pertanian terpadu yang berkelanjutan. “Jika dikembangkan konsisten, pola tumpangsari ini dapat menjadi lumbung pangan baru di tengah perkebunan sawit,” ujarnya.

Melalui program intercropping ini, PTPN IV PalmCo membuktikan bahwa kebun sawit tidak hanya sebagai komoditas ekspor, tetapi juga ruang untuk diversifikasi pangan, mendukung ketahanan pangan Indonesia secara berkelanjutan.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Harga Emas Antam Tembus Rp2.577.000 per Gram Hari Ini

    Harga Emas Antam Tembus Rp2.577.000 per Gram Hari Ini

    • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas Antam masih mahal. Sekarang ini harga komoditas tersebut dibanderol Rp2.577.000 per gram. Berdasarkan laman Logam Mulia pada Jumat (9/1/20260), harga emas Antam melejit Rp7000 dari hari sebelumnya yang tercatat sebesar Rp2.570.000 per gram. Sementara itu, harga beli kembali (buyback) emas Antam ikut naik menjadi Rp2.432.000 per gram. Transaksi harga jual dikenakan […]

  • BYD Atto 3 Terbaru Hadir dengan Pengisian 5 Menit dan Jarak Tempuh 630 Km

    BYD Atto 3 Terbaru Hadir dengan Pengisian 5 Menit dan Jarak Tempuh 630 Km

    • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – BYD kembali memperbarui SUV listrik andalannya, BYD Atto 3 atau yang dikenal sebagai Yuan Plus di pasar China. Model terbaru ini hadir dengan peningkatan signifikan, terutama pada sektor baterai dan teknologi pengisian daya cepat. Salah satu pembaruan utama adalah penggunaan Blade Battery generasi kedua, yang tersedia dalam dua pilihan kapasitas, yakni 57,545 kWh […]

  • Rupiah Tertekan! Cek Harga Dolar AS di BCA, Mandiri, BRI, dan BNI

    Rupiah Tertekan! Cek Harga Dolar AS di BCA, Mandiri, BRI, dan BNI

    • calendar_month Senin, 7 Sep 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah kembali tertekan. Mata uang Indonesia tidak melawan terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada pembukaan perdagangan Senin (7/9/2026). Mengutip Antara, rupiah hari ini berada di level Rp17.646 per dolar AS. Posisi tersebut melemah 4 poin atau 0,02 persen dibandingkan penutupan sebelumnya yang berada di level Rp17.642 per dolar AS. Pergerakan rupiah […]

  • Wushu Sumbang Emas Perdana, Kontingen Jambi Naik ke Peringkat 17 di PON Bela Diri Kudus 2025

    Wushu Sumbang Emas Perdana, Kontingen Jambi Naik ke Peringkat 17 di PON Bela Diri Kudus 2025

    • calendar_month Minggu, 26 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kontingen Jambi akhirnya meraih medali emas perdana di ajang PON Bela Diri Kudus 2025. Emas tersebut datang dari cabang wushu, yang menjadi penutup manis bagi perjuangan para atlet Jambi di hari terakhir pertandingan seluruh cabang olahraga, Minggu (26/10/2025). Emas disumbangkan oleh pasangan Maulana Ahmad Yusuf Firdaus dan Candika Nugraha di nomor Duilian Putra, […]

  • Agus Gumiwang Ajukan Pemindahan Entry Point Impor ke 3 Pelabuhan Timur

    Agus Gumiwang Ajukan Pemindahan Entry Point Impor ke 3 Pelabuhan Timur

    • calendar_month Jumat, 14 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menyatakan akan bertemu Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa untuk membahas usulan pemindahan jalur masuk barang impor atau entry point sebagai bagian dari penguatan instrumen non-tariff measures (NTM) di Indonesia. “Saya akan melakukan komunikasi dengan Menkeu untuk menjelaskan kepada beliau mengenai konsep kami mengenai konsep NTM,” ujar Agus di […]

  • 8 Manfaat Obat Angkung Cina: Herbal Tradisional yang Populer untuk Melancarkan Darah dan Mengurangi Nyeri

    8 Manfaat Obat Angkung Cina: Herbal Tradisional yang Populer untuk Melancarkan Darah dan Mengurangi Nyeri

    • calendar_month Jumat, 12 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Obat angkung Cina atau Angelica sinensis kembali menjadi perhatian masyarakat karena dipercaya memiliki berbagai manfaat bagi kesehatan. Tanaman herbal yang telah digunakan dalam pengobatan tradisional Tiongkok selama ratusan tahun ini dikenal mampu membantu melancarkan peredaran darah hingga meredakan nyeri. Meski demikian, para ahli mengingatkan bahwa penggunaan herbal tetap harus dilakukan secara bijak dan […]

expand_less