Harga TBS Kelapa Sawit Jambi Anjlok
- account_circle Deddy Rachmawan
- calendar_month Jum, 24 Okt 2025
- comment 0 komentar

SAWIT: Petani sawit sedang mengumpulkan tandan buah segar dari kebun mereka.(F:Ist)
JAMBISNIS.COM – Harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit Provinsi Jambi periode kali ini mengalami penurunan. Harga TBS kelapa sawit periode 24-30 Oktober ini ditetapkan pada Kamis (23/20/2025) di Dinas Perkebunan Provinsi Jambi.
Untuk harga TBS kelapa sawit umur tanam 10-20 tahun turun sebesar Rp 59,89 per kilogram TBS.
Berikut Harga TBS kelapa sawit Provinsi Jambi periode 24 s/d 30 Oktober :
Umur tanam 3 tahun Rp 2.804,81
Umur tanam 4 tahun Rp 3.006,05
Umur tanam 5 tahun Rp 3.143,48
Umur tanam 6 tahun Rp 3.274,14
Umur tanam 7 tahun Rp 3.356,62
Umur tanam 8 tahun Rp 3.429,01
Umur tanam9 tahun Rp 3.495,88
Umur tanam 10-20 thn Rp 3.606,97
Umur tanam 21-24 thn Rp 3.500,76
Umur tanam 25 tahun Rp 3.344,37
Sementara itu mengutip sawitindonesia.com, Menteri Pertanian sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Amran Sulaiman menyebut Indonesia kini menjadi pengendali utama pasar minyak sawit dunia. Ia bahkan menegaskan, Indonesia bisa menjadi “super power” dan berhak menentukan arah permainan global, termasuk menghentikan ekspor crude palm oil (CPO) bila diperlukan.
“Palm oil, CPO ini kita lihat, kita ekspor 26 juta ton, kita gunakan dalam negeri 20 juta ton. Pengendali dunia adalah Indonesia,” ujar Amran dalam acara HIPMI-Danantara Indonesia Business Forum 2025, Senin (20/10/2025).
Amran menegaskan, jika Indonesia berani mengurangi ekspor CPO, nilai ekonomi yang dihasilkan akan melonjak drastis.
“Harga CPO pada saat kita mencoba setop ekspor, CPO naik 100% harganya. Nilai ekspor kita Rp450 triliun. Artinya kalau kita hentikan 5 juta ton ekspornya, ini bisa naik dua kali lipat, Rp1.500 triliun hanya dari CPO,” jelasnya.
- Penulis: Deddy Rachmawan

Saat ini belum ada komentar