Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Usai Cetak Rekor, Harga Emas Antam Turun Jadi Rp2.596.000 per Gram

Usai Cetak Rekor, Harga Emas Antam Turun Jadi Rp2.596.000 per Gram

  • account_circle darmanto zebua
  • calendar_month Sen, 29 Des 2025
  • comment 0 komentar

JAMBISNIS.COM – Usai cetak rekor, kini Harga emas Antam mengalami penurunan. Berdasarkan data resmi dari laman logammulia.com pada Senin (29/12/2025), emas Antam mengalami koreksi sebesar Rp9.000 menjadi Rp2.596.000 per gram.
Penurunan ini terjadi setelah sebelumnya emas Antam sempat mencetak rekor tertinggi sepanjang masa di level Rp2.605.000 per gram pada Sabtu (27/12).
Sejalan dengan pergerakan harga jual, nilai buyback atau pembelian kembali emas Antam juga ikut melemah. Saat ini, harga buyback tercatat di level Rp2.455.000, turun dari sebelumnya Rp2.464.000 per gram.

Koreksi harga tidak hanya terjadi pada pecahan 1 gram. Seluruh ukuran emas Antam tercatat melemah.

Transaksi harga jual dikenakan potongan pajak sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) No 34/PMK.10/2017.

Penjualan kembali emas batangan ke Antam (ANTM) dengan nominal lebih dari Rp 10 juta akan dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) 22 sebesar 1,5% bagi pemegang Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) dan 3% bagi non-NPWP. PPh 22 atas transaksi buyback dipangkas langsung dari total nilai buyback.

Berikut harga pecahan emas Antam dan belum termasuk pajak pada hari ini:
– Harga emas 0,5 gram: Rp 1.348.000
– Harga emas 1 gram: Rp 2.596.000
– Harga emas 5 gram: Rp 12.755.000
– Harga emas 10 gram: Rp 25.455.000
– Harga emas 25 gram: Rp 63.512.000
– Harga emas 50 gram: Rp 126.945.000
– Harga emas 100 gram: Rp 253.812.000
– Harga emas 250 gram: Rp 634.265.000
– Harga emas 500 gram: Rp 1.268.320.000
– Harga emas 1.000 gram: Rp 2.536.600.000

Potongan pajak harga beli emas sesuai dengan PMK No 34/PMK.10/2017, pembelian emas batangan dikenakan PPh 22 sebesar 0,45% bagi pemegang NPWP dan 0,9% bagi non-NPWP. Setiap pembelian emas batangan disertai dengan bukti potong PPh 22.(*)

 

  • Penulis: darmanto zebua
  • Editor: Darmanto Zebua

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Umrah Mandiri Bisa Hilangkan 4,2 Juta Lapangan Kerja, Ini Penjelasan Amphuri dan MUI

    Umrah Mandiri Bisa Hilangkan 4,2 Juta Lapangan Kerja, Ini Penjelasan Amphuri dan MUI

    • calendar_month Sel, 28 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kebijakan pemerintah yang melegalkan umrah mandiri menuai beragam reaksi. Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah Republik Indonesia (Amphuri) menilai aturan baru tersebut berpotensi mengancam keberlangsungan sekitar 4,2 juta lapangan kerja di Indonesia yang selama ini bergantung pada industri perjalanan ibadah. Sekretaris Jenderal Amphuri, Zaky Zakariya, menjelaskan bahwa legalisasi umrah mandiri memungkinkan platform global […]

  • Jambi Mantap Expo, Sekda Sudirman: Pemprov Sebagai Katalisator dan Fasilitator UMKM

    Jambi Mantap Expo, Sekda Sudirman: Pemprov Sebagai Katalisator dan Fasilitator UMKM

    • calendar_month Sen, 12 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Sekretaris Daerah Provinsi Jambi, Sudirman menutup secara resmi Jambi Mantap Expo sebagai rangkaian kegiatan peringatan HUT Ke-69 Provinsi Jambi Tahun 2026 di Eks Arena MTQ Taman Mini Melayu Jambi, Minggu (11/1/2026) malam. Pada kesempatan tersebut Sekda Sudirman juga memberikan penghargaan terhadap semua pihak yang yang terlibat diantaranya panitia, peserta, instansi pemerintah, baik dari […]

  • Tips Agar Pengajuan KPR Mudah Disetujui, Simak Panduan dari Bank Sinarmas

    Tips Agar Pengajuan KPR Mudah Disetujui, Simak Panduan dari Bank Sinarmas

    • calendar_month Jum, 10 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM –  Kredit Pemilikan Rumah (KPR) menjadi solusi utama bagi masyarakat yang ingin memiliki hunian sendiri. Namun, tidak semua pengajuan KPR disetujui oleh pihak bank. Untuk itu, PT Bank Sinarmas Tbk membagikan sejumlah tips agar permohonan KPR lebih mudah mendapatkan persetujuan. Pertama, hitung kemampuan finansial secara realistis. Idealnya, cicilan bulanan tidak melebihi 30–40% dari penghasilan. […]

  • Kata Prabowo Uang Sitaan Korupsi CPO Rp13 T Bisa Renovasi 8 Ribu Sekolah

    Kata Prabowo Uang Sitaan Korupsi CPO Rp13 T Bisa Renovasi 8 Ribu Sekolah

    • calendar_month Sen, 20 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Presiden Prabowo Subianto mengaku tak bisa membayangkan banyaknya uang sitaan Kejaksaan Agung (Kejagung), dari kasus dugaan korupsi Crude Palm Oil (CPO) senilai Rp13 triliun lebih. Hal tersebut diungkapkan Prabowo saat menyaksikan penyerahan uang total Rp13 triliun, yang merupakan hasil sitaan dari tiga korporasi raksasa sawit. Mereka adalah Wilmar Group, Permata Hijau Group, dan […]

  • Satu Kopdes Merah Putih Butuh Rp 2,5 Miliar untuk Bangun Kantor dan Gudang

    Satu Kopdes Merah Putih Butuh Rp 2,5 Miliar untuk Bangun Kantor dan Gudang

    • calendar_month Jum, 7 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Koperasi dan UKM (Menkop UKM) Ferry Juliantono menyebut anggaran untuk membangun satu unit Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) Merah Putih mencapai sekitar Rp 2,5 miliar. Dana tersebut mencakup pembangunan fisik kantor, gudang, sarana pendukung, hingga kendaraan operasional. “Ya sekitar Rp 2,5 miliar. Itu pembangunan fisiknya, kelengkapannya, sarana pendukung, termasuk kendaraan operasional. Itu sudah murah, […]

  • Under-Invoicing Sawit Dibongkar Menkeu Purbaya, Negara Diduga Rugi Bertahun-tahun

    Under-Invoicing Sawit Dibongkar Menkeu Purbaya, Negara Diduga Rugi Bertahun-tahun

    • calendar_month Kam, 5 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkap dugaan praktik manipulasi nilai ekspor minyak kelapa sawit mentah atau crude palm oil (CPO) yang dilakukan sejumlah oknum pengusaha melalui skema under-invoicing. Praktik ilegal ini diduga menyebabkan kebocoran penerimaan negara dalam jangka waktu bertahun-tahun. Purbaya menyebut modus yang digunakan yakni melaporkan ekspor CPO seolah-olah hanya sampai negara […]

expand_less