Jumat, 26 Jun 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Satu Kopdes Merah Putih Butuh Rp 2,5 Miliar untuk Bangun Kantor dan Gudang

Satu Kopdes Merah Putih Butuh Rp 2,5 Miliar untuk Bangun Kantor dan Gudang

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Jumat, 7 Nov 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Menteri Koperasi dan UKM (Menkop UKM) Ferry Juliantono menyebut anggaran untuk membangun satu unit Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) Merah Putih mencapai sekitar Rp 2,5 miliar. Dana tersebut mencakup pembangunan fisik kantor, gudang, sarana pendukung, hingga kendaraan operasional.

“Ya sekitar Rp 2,5 miliar. Itu pembangunan fisiknya, kelengkapannya, sarana pendukung, termasuk kendaraan operasional. Itu sudah murah, lebih murah dari rata-rata,” kata Ferry di Jakarta, dikutip dari Antara, Jumat (7/11/2025).

Menurut Ferry, saat ini sebanyak 7.923 titik Kopdes Merah Putih telah memulai pembangunan infrastruktur secara serentak di berbagai daerah. Proyek ini menjadi bagian dari program besar pemerintah untuk memperkuat ekonomi desa dan ketahanan pangan nasional.

Pembangunan Kopdes Merah Putih mendapat dukungan pembiayaan dari bank-bank anggota Himpunan Bank Milik Negara (Himbara). Setiap koperasi memperoleh plafon kredit hingga Rp 3 miliar, di mana sebagian digunakan untuk investasi fisik dan sisanya sebagai modal kerja.

Adapun fasilitas yang dibangun dalam satu unit Kopdes Merah Putih terdiri atas tujuh gerai utama, yakni:

  • Kantor koperasi
  • Gerai sembako
  • Unit simpan pinjam
  • Klinik desa
  • Apotek desa
  • Gudang penyimpanan dingin (cold storage)
  • Sarana logistik dan pergudangan

Skema pembiayaan tersebut disalurkan melalui PT Agrinas Pangan Nusantara (Persero) yang bertugas membangun fisik gerai, gudang, dan kelengkapan sarana lainnya. Ferry menambahkan, termin pertama senilai hampir Rp 600 miliar telah dicairkan oleh Agrinas kepada para pelaksana lapangan sebagai uang muka proyek. Pemerintah menargetkan percepatan pembangunan dalam dua bulan ke depan.

“Pada November, data tanah yang masuk diharapkan mencapai 40.000 bidang dengan 20.000 titik mulai dibangun. Lalu pada Desember ditargetkan mencapai 40.000–50.000 titik tambahan,” ujarnya.

Jika sesuai rencana, seluruh pembangunan fisik Kopdes Merah Putih ditargetkan rampung pada Maret 2026. Pemerintah berharap keberadaan koperasi ini dapat memperkuat ekonomi desa, membuka lapangan kerja baru, dan mempercepat pemerataan pembangunan di seluruh Indonesia.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bertemu Raja Charles III, Prabowo Dorong Kerja Sama Konservasi Gajah Sumatra

    Bertemu Raja Charles III, Prabowo Dorong Kerja Sama Konservasi Gajah Sumatra

    • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Presiden Prabowo Subianto bertemu dengan Raja Charles III di London, Inggris, untuk membahas penguatan kerja sama konservasi gajah dan perlindungan habitat alaminya. Pertemuan tersebut berlangsung di sela agenda kenegaraan Prabowo saat menghadiri Pertemuan Filantropi Konservasi Gajah Peusangan di Lancaster House, Rabu (21/1/2026). Dalam pertemuan itu, kedua pemimpin menegaskan komitmen bersama dalam mendorong pembangunan […]

  • Warga Dua Desa di Kerinci Bertahun-tahun Hidup Tanpa Listrik, PLN Terkendala Izin Hutan Lindung

    Warga Dua Desa di Kerinci Bertahun-tahun Hidup Tanpa Listrik, PLN Terkendala Izin Hutan Lindung

    • calendar_month Minggu, 26 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Puluhan kepala keluarga di Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi, hingga kini masih hidup tanpa penerangan listrik dari PLN. Dua desa yang terdampak yakni Desa Trans Bermas di Kecamatan Siulak dan Desa Masgo di Kecamatan Gunung Raya, dua wilayah yang dikenal subur dan menjadi salah satu sentra pertanian di daerah tersebut. Meski menjadi lumbung pangan, […]

  • Banjir Bandang Sitaro Sulut, Pemda Tetapkan Status Tanggap Darurat Selama 14 Hari

    Banjir Bandang Sitaro Sulut, Pemda Tetapkan Status Tanggap Darurat Selama 14 Hari

    • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Siau, Tagulandang, dan Biaro (Sitaro), Sulawesi Utara, menetapkan Status Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi menyusul banjir bandang yang melanda wilayah tersebut sejak awal pekan ini. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan status tanggap darurat tersebut berlaku selama 14 hari, terhitung mulai 5 hingga 18 Januari 2026. Penetapan status ini tertuang dalam […]

  • Rekam Jejak Thomas Djiwandono, Keponakan Prabowo yang Diusulkan Jadi Deputi Gubernur BI

    Rekam Jejak Thomas Djiwandono, Keponakan Prabowo yang Diusulkan Jadi Deputi Gubernur BI

    • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nama Wakil Menteri Keuangan Thomas Djiwandono menjadi sorotan publik setelah diusulkan sebagai calon Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI). Istana Kepresidenan membenarkan bahwa Thomas masuk dalam daftar kandidat yang diajukan pemerintah untuk mengisi posisi yang ditinggalkan Juda Agung. Presiden Prabowo Subianto telah mengirimkan Surat Presiden (Surpres) kepada DPR RI sebagai dasar pelaksanaan uji kelayakan […]

  • Rupiah Dibuka Bertenaga ke Posisi Rp16.665 per Dolar AS

    Rupiah Dibuka Bertenaga ke Posisi Rp16.665 per Dolar AS

    • calendar_month Rabu, 17 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada pembukaan perdagangan hari ini, Rabu (17/12/2025), bergerak menguat. Rupiah menguat 26 poin atau 0,16 persen menjadi Rp16.665 per dolar AS dari sebelumnya Rp16.691 per dolar AS. Sama seperti rupiah, sejumlah mata uang di Asia mengalami penguatan.  Peso Filipina menjadi mata uang dengan penguatan terbesar […]

  • DPR Sebut Anggaran Pendidikan untuk Program MBG di APBN 2026 Strategi Cerdas dan Layak Diapresiasi

    DPR Sebut Anggaran Pendidikan untuk Program MBG di APBN 2026 Strategi Cerdas dan Layak Diapresiasi

    • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Ketua Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun menegaskan tidak ada kekeliruan dalam penggunaan anggaran pendidikan untuk mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di APBN 2026. Ia menilai, pengalokasian sebagian anggaran pendidikan untuk MBG merupakan strategi kebijakan yang tepat dan justru layak diapresiasi, bukan dipersoalkan. “Masyarakat harus dibangun pemahamannya bahwa penerima manfaat dari MBG […]

expand_less