Selasa, 11 Agu 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Satu Kopdes Merah Putih Butuh Rp 2,5 Miliar untuk Bangun Kantor dan Gudang

Satu Kopdes Merah Putih Butuh Rp 2,5 Miliar untuk Bangun Kantor dan Gudang

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Jumat, 7 Nov 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Menteri Koperasi dan UKM (Menkop UKM) Ferry Juliantono menyebut anggaran untuk membangun satu unit Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) Merah Putih mencapai sekitar Rp 2,5 miliar. Dana tersebut mencakup pembangunan fisik kantor, gudang, sarana pendukung, hingga kendaraan operasional.

“Ya sekitar Rp 2,5 miliar. Itu pembangunan fisiknya, kelengkapannya, sarana pendukung, termasuk kendaraan operasional. Itu sudah murah, lebih murah dari rata-rata,” kata Ferry di Jakarta, dikutip dari Antara, Jumat (7/11/2025).

Menurut Ferry, saat ini sebanyak 7.923 titik Kopdes Merah Putih telah memulai pembangunan infrastruktur secara serentak di berbagai daerah. Proyek ini menjadi bagian dari program besar pemerintah untuk memperkuat ekonomi desa dan ketahanan pangan nasional.

Pembangunan Kopdes Merah Putih mendapat dukungan pembiayaan dari bank-bank anggota Himpunan Bank Milik Negara (Himbara). Setiap koperasi memperoleh plafon kredit hingga Rp 3 miliar, di mana sebagian digunakan untuk investasi fisik dan sisanya sebagai modal kerja.

Adapun fasilitas yang dibangun dalam satu unit Kopdes Merah Putih terdiri atas tujuh gerai utama, yakni:

  • Kantor koperasi
  • Gerai sembako
  • Unit simpan pinjam
  • Klinik desa
  • Apotek desa
  • Gudang penyimpanan dingin (cold storage)
  • Sarana logistik dan pergudangan

Skema pembiayaan tersebut disalurkan melalui PT Agrinas Pangan Nusantara (Persero) yang bertugas membangun fisik gerai, gudang, dan kelengkapan sarana lainnya. Ferry menambahkan, termin pertama senilai hampir Rp 600 miliar telah dicairkan oleh Agrinas kepada para pelaksana lapangan sebagai uang muka proyek. Pemerintah menargetkan percepatan pembangunan dalam dua bulan ke depan.

“Pada November, data tanah yang masuk diharapkan mencapai 40.000 bidang dengan 20.000 titik mulai dibangun. Lalu pada Desember ditargetkan mencapai 40.000–50.000 titik tambahan,” ujarnya.

Jika sesuai rencana, seluruh pembangunan fisik Kopdes Merah Putih ditargetkan rampung pada Maret 2026. Pemerintah berharap keberadaan koperasi ini dapat memperkuat ekonomi desa, membuka lapangan kerja baru, dan mempercepat pemerataan pembangunan di seluruh Indonesia.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • PTPN IV PalmCo Raih PROPER Hijau, Dorong Energi Terbarukan dan Efisiensi Sawit

    PTPN IV PalmCo Raih PROPER Hijau, Dorong Energi Terbarukan dan Efisiensi Sawit

    • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Dua pabrik milik PTPN IV PalmCo meraih peringkat Hijau dalam Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan (PROPER) 2024–2025 yang digelar Kementerian Lingkungan Hidup. Peringkat ini menunjukkan perusahaan telah melampaui standar kepatuhan pengelolaan lingkungan. Unit yang mendapat penghargaan adalah Pabrik Kelapa Sawit Sei Mangkei dan Bah Jambi. Pengumuman dilakukan di kawasan Taman Mini Indonesia Indah. […]

  • Harga Emas Galeri24 dan UBS Nyaris Tembus Rp3 Juta

    Harga Emas Galeri24 dan UBS Nyaris Tembus Rp3 Juta

    • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas hari ini di Pegadaian mengalami kenaikan yang sangat tajam. Berdasarkan data terbaru dari laman resmi Sahabat Pegadaian, Kamis (22/1/2026), baik emas Galeri24 dan juga UBS mengalami kenaikan signifikan. Harga emas Galeri24 kini berada di level Rp2.854.000 per gram. Terjadi kenaikan sebesar Rp85.000 dari semula di angka Rp2.766.000 per gram. Untuk emas […]

  • Banjir Bandang Putus Jembatan, Kampung Karikil Sukabumi Terisolasi

    Banjir Bandang Putus Jembatan, Kampung Karikil Sukabumi Terisolasi

    • calendar_month Senin, 29 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Banjir bandang memutus akses menuju Kampung Karikil, Desa Bojongsari, Kecamatan Nyalindung, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Jembatan penghubung utama menuju kampung tersebut dilaporkan hanyut akibat derasnya arus banjir pada Minggu (28/12/2025) malam. Peristiwa banjir bandang terjadi setelah hujan deras mengguyur wilayah Kecamatan Nyalindung sejak siang hari. Akibat kejadian ini, seluruh warga Kampung Karikil terisolasi […]

  • Rupiah Tembus Rp17.500 per Dolar AS, Purbaya Yudhi Sadewa Siapkan Intervensi Bond Market

    Rupiah Tembus Rp17.500 per Dolar AS, Purbaya Yudhi Sadewa Siapkan Intervensi Bond Market

    • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah menembus level Rp17.500 per dolar Amerika Serikat pada perdagangan Selasa, 12 Mei 2026. Pemerintah merespons pelemahan tersebut dengan menyiapkan langkah stabilisasi melalui intervensi di pasar obligasi. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan pemerintah akan mulai masuk ke pasar surat utang melalui skema Bond Stabilization Fund (BSF). Instrumen ini digunakan untuk […]

  • Pukulan untuk Barca! Gelandang Ini Dipastikan Absen di El Clasico

    Pukulan untuk Barca! Gelandang Ini Dipastikan Absen di El Clasico

    • calendar_month Selasa, 14 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kabar buruk menghantam Barcelona jelang laga krusial El Clasico melawan Real Madrid. Gelandang andalan mereka, Dani Olmo, dipastikan harus menepi karena cedera yang didapatnya saat jeda internasional. Jeda internasional kali ini memang menjadi periode yang sulit bagi Blaugrana. Sejumlah pemain kunci mereka terpaksa ditarik dari tugas negara karena masalah kebugaran. Namun, di tengah […]

  • Tracon Industri Rampungkan Proyek Pipa Panas Bumi PGEO di Kamojang Lebih Cepat

    Tracon Industri Rampungkan Proyek Pipa Panas Bumi PGEO di Kamojang Lebih Cepat

    • calendar_month Selasa, 17 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – PT Tracon Industri berhasil menyelesaikan proyek pembangunan jalur pipa panas bumi milik PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO) di kawasan Kamojang, Kabupaten Bandung, lebih cepat dari target yang telah ditetapkan. Proyek tersebut rampung sekitar dua bulan lebih awal dan ditujukan untuk mendukung operasional lapangan panas bumi Kamojang yang menjadi salah satu tulang punggung […]

expand_less