Tancap Gas, Rupiah Melesat ke Level Rp16.744 per Dolar AS
- account_circle darmanto zebua
- calendar_month 11 jam yang lalu
- comment 0 komentar

ILUSTRASI: Nilai tukar rupiah bergerak menguat pada perdagangan Kamis (26/2/2026). Rupiah melesat 56 poin atau 0,33 persen ke level Rp16.744 per dolar AS. (F:Ist)
JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah bergerak menguat pada perdagangan Kamis (26/2/2026). Penguatan ini seiring pelemahan dolar AS dan sentimen risk-on global yang mendorong penguatan mayoritas mata uang Asia.
Dikutip dari Antara, rupiah melesat 56 poin atau 0,33 persen ke level Rp16.744 per dolar AS dari sebelumnya Rp16.800 per dolar AS. Sementara itu, indeks dolar terlihat turun 0,21% ke level 97,49.
Chief Analyst Doo Financial Futures, Lukman Leong mengatakan, rupiah didukung sentimen risk on dan inflow dana asing di pasar ekuitas domestik.
Indeks dolar AS tertekan pasca pidato Presiden AS Donald Trump yang mengatakan tidak akan ada perubahan pada kebijakan tarifnya.
“Rupiah diperkirakan akan berkonsolidasi seiring antisipasi investor pada perundingan nuklir antara AS-Iran,” ujar Lukman.
Pengamat mata uang, Ibrahim Assuaibi mengatakan, Moodys memperkirakan pertumbuhan ekonomi riil Indonesia akan bertahan di kisaran 5% dalam beberapa tahun ke depan. Ini akan menopang kepercayaan investor terhadap surat utang pemerintah Indonesia.
Ibrahim memproyeksi, rupiah pada Kamis (26/2) di Rp 16.800–Rp 16.830. Lukman memperkirakan rupiah di Rp 16.750–Rp 16.900 per dolar AS.(*)
- Penulis: darmanto zebua
- Editor: Darmanto Zebua


Saat ini belum ada komentar