Sabtu, 27 Jun 2026
light_mode
Beranda » Internasional » Lepas dari Indonesia, Kini Paspor Timor Leste Lebih Kuat dari Indonesia

Lepas dari Indonesia, Kini Paspor Timor Leste Lebih Kuat dari Indonesia

  • account_circle Deddy Rachmawan
  • calendar_month Senin, 10 Nov 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Paspor Indonesia “kalah kuat” dari paspor Timor Leste. Daftar Global Passport Power Rank 2025 versi Passport Index menunjukkan, posisi paspor Indonesia ternyata berada di bawah Timor Leste. Berdasarkan data Passport Index 2025, paspor Indonesia berada di peringkat ke-54 dunia dengan akses bebas visa ke 92 negara. Sementara Timor Leste menempati posisi ke-45, dengan akses bebas visa ke 103 negara.

Timor Leste yang dulu bagian integrasi Indonesia, lepas dari Indonesia pada 20 Mei 2002. Menurut Dinna Prapto Raharja, PhD, praktisi dan pengajar hubungan internasional sekaligus Senior Policy Advisor di lembaga penelitian independen Synergy Policies, peringkat paspor sebuah negara dipengaruhi banyak faktor, mulai dari diplomasi internasional, sejarah, politik luar negeri, ekonomi, hingga kebijakan dua kewarganegaraan.

Dinna bilang, Timor Leste yang berpenduduk sekitar 1,3 juta jiwa memiliki hubungan historis yang kuat dengan Portugal dan negara-negara berbahasa Portugis lain. Karena itu, mereka lebih diterima di Eropa.

“Timor Leste punya sejarah perjuangan kemerdekaan di mana negara-negara tertentu menjadi pendukung utama upaya mereka memerdekakan diri. Karena itu, mereka lebih mudah diterima di Eropa, termasuk dalam pengajuan visa Schengen,” jelas Dinna dilansir CNBC Indonesia, Senin (10/11/2025).

Timor Leste juga menjadi anggota Community of Portuguese Language Countries (CPLP), yang memperkuat posisi diplomatiknya dengan negara-negara seperti Portugal dan Brasil. Selain itu, kata ia, kebijakan dwi kewarganegaraan di Timor Leste juga membuka jalan bagi warganya untuk lebih diterima di banyak negara mitra dengan tingkat “power passport” tinggi, seperti Australia dan negara-negara Eropa.

“Jadi walaupun pendapatan per kapita mereka tidak setinggi Indonesia, jejaring politik dan historis ini membuat akses global warga Timor Leste relatif lebih terbuka,” ujar Dinna.

Dinna menilai, ukuran populasi Indonesia yang jauh lebih besar justru membuat negara lain lebih berhati-hati dalam menerapkan kebijakan bebas visa bagi warga Indonesia.

“Kalau Indonesia, penduduknya jauh lebih besar, maka negara lain juga akan lebih hati-hati membuka pintu. Apalagi Indonesia dikenal memiliki proporsi pekerja migran yang tinggi,” katanya.

Menurut Dinna, perbandingan ranking paspor perlu dipahami pula secara proporsional. Paspor Indonesia, lanjutnya, merepresentasikan posisi negara yang memiliki populasi besar, ekonomi berkembang, serta aktivitas migrasi yang tinggi.

“Peringkat ini menarik untuk melihat seberapa mudah orang Indonesia bisa melakukan mobilitas global, tapi juga menunjukkan kompleksitas tanggung jawab negara terhadap warganya,” tegasnya.

“Jadi ada pertimbangan politik, keamanan, dan ekonomi yang membuat negara lain lebih selektif membuka akses bebas visa bagi warga Indonesia,” ujarnya menambahkan.

  • Penulis: Deddy Rachmawan

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ternyata Ini Penyebab Jalan Aspal di Indonesia Cepat Rusak Tiap Musim Hujan

    Ternyata Ini Penyebab Jalan Aspal di Indonesia Cepat Rusak Tiap Musim Hujan

    • calendar_month Rabu, 10 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Setiap memasuki musim hujan, kondisi jalan di berbagai daerah di Indonesia kerap berubah drastis. Jalan yang semula mulus tiba-tiba dipenuhi lubang, retak, hingga bergelombang. Bahkan, jalan yang baru beberapa hari sebelumnya masih sangat mulus, tiba-tiba jadi kubangan air. Tak sedikit pengendara yang akhirnya harus ekstra hati-hati agar tidak mengalami kecelakaan. Lalu, mengapa jalan […]

  • Bea Cukai Luncurkan Jaminan Nontunai Elektronik, Proses Kepabeanan Kini Instan

    Bea Cukai Luncurkan Jaminan Nontunai Elektronik, Proses Kepabeanan Kini Instan

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) mempercepat digitalisasi layanan dengan meluncurkan program jaminan nontunai elektronik. Sistem ini memangkas proses kepabeanan yang selama ini bergantung pada dokumen fisik. Peluncuran dilakukan Kantor Pelayanan Utama (KPU) Bea dan Cukai Tipe A Tanjung Priok pada 29 April 2026. Program ini menjadi bagian dari transformasi layanan untuk meningkatkan […]

  • Harga Perak Menguat Tajam, Berikut Rincian Harganya

    Harga Perak Menguat Tajam, Berikut Rincian Harganya

    • calendar_month Rabu, 4 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga perak di pasar domestik Indonesia menunjukkan tren penguatan yang cukup signifikan pada perdagangan hari ini, Rabu, 4 Februari 2026. Kenaikan harga logam putih ini terjadi seiring dengan reli harga emas global dan meningkatnya permintaan aset safe haven di tengah volatilitas pasar keuangan awal tahun. Bagi para investor logam mulia, kenaikan ini menjadi […]

  • Presiden Prabowo Resmikan Stasiun Tanah Abang Baru, Naik KRL dari Manggarai ke Tanah Abang

    Presiden Prabowo Resmikan Stasiun Tanah Abang Baru, Naik KRL dari Manggarai ke Tanah Abang

    • calendar_month Selasa, 4 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Presiden Prabowo Subianto meresmikan Stasiun Tanah Abang Baru di Jakarta Pusat yang kini tampil lebih modern dan luas. Dalam kunjungannya pada Selasa (4/11/2025), Prabowo menempuh perjalanan menggunakan KRL Commuter Line Jabodetabek dari Stasiun Manggarai menuju Tanah Abang. Prabowo tiba di Stasiun Manggarai sekitar pukul 10.50 WIB, didampingi Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi dan Direktur […]

  • Penerimaan Pajak Minerba Turun Tajam, Baru Terkumpul Rp 43,3 Triliun hingga November 2025

    Penerimaan Pajak Minerba Turun Tajam, Baru Terkumpul Rp 43,3 Triliun hingga November 2025

    • calendar_month Kamis, 11 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Penerimaan pajak dari sektor mineral dan batubara (minerba) pada 2025 tercatat mengalami penurunan signifikan. Berdasarkan data Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan, realisasi penerimaan hingga November 2025 baru mencapai Rp 43,3 triliun. Capaian tersebut jauh lebih rendah dibandingkan dua tahun sebelumnya, ketika penerimaan minerba sempat berada pada level tertinggi. Direktur Potensi, Kepatuhan, dan […]

  • Harga Sembako di Pasar Rakyat Kasang Jambi, Cabai Rawit Merah dan Bawang Putih Naik

    Harga Sembako di Pasar Rakyat Kasang Jambi, Cabai Rawit Merah dan Bawang Putih Naik

    • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM –  Harga kebutuhan pokok di Pasar Rakyat Kasang, Kota Jambi, terpantau cenderung stabil pada Selasa (13/1/2026). Meski demikian, sejumlah komoditas strategis tercatat mengalami kenaikan harga, terutama pada kelompok cabai rawit merah dan bawang putih. Berdasarkan data Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Jambi, harga cabai rawit merah naik menjadi Rp50.000 per kilogram atau mengalami kenaikan […]

expand_less