Prakiraan Cuaca Jambi Hari Ini 31 Agustus 2026, Hujan Ringan hingga Kabut Asap
- account_circle say say
- calendar_month 1 jam yang lalu
- print Cetak

Sebagian wilayah di Kota jambi mulai di guyur hujan.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
JAMBISNIS.COM – Prakiraan cuaca Jambi hari ini, Senin, 31 Agustus 2026, menunjukkan kondisi yang beragam di sejumlah kabupaten dan kota. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan hujan ringan, cuaca cerah, udara kabur, hingga kabut atau asap masih terjadi di sejumlah wilayah.
Di Kota Jambi, BMKG memprakirakan hujan ringan dengan suhu udara berkisar 25-32 derajat Celsius. Tingkat kelembapan berada pada rentang 60-96 persen. Kondisi serupa diprakirakan terjadi di Kabupaten Muaro Jambi dan Batanghari.
Muaro Jambi diprakirakan mengalami hujan ringan dengan suhu 24-32 derajat Celsius dan kelembapan 62-97 persen. Sedangkan Batanghari memiliki prakiraan hujan ringan dengan suhu 25-32 derajat Celsius dan kelembapan 62-96 persen.
Hujan di sejumlah wilayah tersebut berpotensi membantu memperbaiki kondisi kualitas udara apabila terjadi dalam intensitas yang cukup. Namun, hujan tidak serta-merta menghilangkan kabut asap yang berkaitan dengan kebakaran hutan dan lahan.
Di wilayah lain, kondisi udara masih menjadi perhatian. Kabupaten Tebo diprakirakan mengalami kabut atau asap dengan suhu 25-32 derajat Celsius. Kabupaten Merangin dan Sarolangun masing-masing diprakirakan mengalami udara kabur dengan suhu 23-30 derajat Celsius dan 26-32 derajat Celsius.
Kondisi udara kabur juga diprakirakan terjadi di Kabupaten Tanjung Jabung Barat dengan suhu 26-32 derajat Celsius. Sementara Tanjung Jabung Timur diprakirakan relatif cerah dengan suhu 25-32 derajat Celsius.
Di wilayah barat Jambi, Kabupaten Kerinci diprakirakan mengalami hujan ringan dengan suhu 17-25 derajat Celsius. Adapun Kota Sungai Penuh juga diprakirakan mengalami hujan ringan dengan suhu 18-26 derajat Celsius.
Namun, prakiraan untuk beberapa hari selanjutnya menunjukkan kabut atau asap masih berpotensi muncul di Kerinci dan Sungai Penuh.
Kondisi tersebut berlangsung ketika penanganan karhutla di Jambi masih dilakukan. BNPB sebelumnya melaporkan operasi penanganan karhutla terus diperkuat di sejumlah wilayah. Pemantauan udara dan operasi pemadaman menjadi bagian dari upaya mengendalikan titik api serta mencegah meluasnya kebakaran.
Dampak kabut asap juga masih dirasakan masyarakat. Pemerintah Kota Jambi memperpanjang pembelajaran jarak jauh bagi siswa PAUD/TK hingga SMP sampai 2 September 2026 dengan mempertimbangkan kondisi udara.
Masyarakat di wilayah yang mengalami udara kabur atau kabut asap disarankan memantau perkembangan kualitas udara dan prakiraan cuaca dari sumber resmi. Perubahan arah angin, curah hujan, dan aktivitas karhutla dapat membuat kondisi udara berubah dalam waktu singkat.
Sumber: BMKG dan BNPB.
- Penulis: say say
