Sabtu, 19 Sep 2026
light_mode
Beranda » Ekonomi » Potensi Pertanian Jambi Melimpah, Al Haris Ungkap Sawit hingga Kayu Manis Jadi Andalan

Potensi Pertanian Jambi Melimpah, Al Haris Ungkap Sawit hingga Kayu Manis Jadi Andalan

  • account_circle say say
  • calendar_month Jumat, 19 Jun 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Gubernur Jambi Al Haris membeberkan besarnya potensi sektor pertanian dan perkebunan yang dimiliki Provinsi Jambi. Beragam komoditas unggulan disebut mampu menjadi kekuatan ekonomi daerah sekaligus peluang pasar yang menjanjikan.

Al Haris menyampaikan, selain padi, Jambi memiliki komoditas kopi dengan potensi pasar yang besar di Indonesia. Jenis kopi yang dikembangkan meliputi robusta, liberika, dan arabika yang tersebar di sejumlah daerah seperti Kerinci dan Merangin.

“Potensi kopi cukup signifikan dan tersebar di beberapa wilayah. Ini menjadi salah satu komoditas unggulan Jambi,” ujar Al Haris

Selain kopi, komoditas kayu manis di Kabupaten Kerinci juga menjadi salah satu andalan dengan luas lahan mencapai sekitar 46.000 hektare dan potensi produksi hingga 30.000 ton. Tidak hanya itu, tanaman tebu di wilayah yang sama juga dinilai memiliki peluang besar dengan estimasi luas sekitar 2.000 hektare.

Di sektor perkebunan lainnya, Jambi juga memiliki potensi besar pada komoditas pinang yang tersebar di Kabupaten Tanjung Jabung Timur dan Tanjung Jabung Barat dengan luas mencapai 25.000 hektare.

Untuk komoditas karet, luas lahan di Jambi mencapai sekitar 611.000 hektare dengan total produksi sekitar 35.000 ton yang tersebar di berbagai daerah seperti Bungo, Tebo, Merangin, hingga Muaro Jambi.

Sementara itu, perkebunan kelapa sawit rakyat menjadi salah satu sektor dominan dengan luas mencapai sekitar 1,2 juta hektare. Selain sawit, potensi kelapa dalam di wilayah pesisir seperti Tanjung Jabung Barat dan Timur juga dinilai memiliki peluang ekspor, terutama ke negara tetangga seperti Malaysia dan Singapura.

Di sektor tanaman pangan, pemerintah daerah menargetkan perluasan areal tanam padi. Target luas tanam padi reguler mencapai 2.000 hektare, ditambah pengembangan lahan rawa seluas 22.312 hektare serta tambahan target tanam sebesar 21.000 hektare.

Al Haris menegaskan, besarnya potensi pertanian dan perkebunan ini menjadi peluang strategis untuk memperkuat ekonomi daerah. Pemerintah daerah juga terus mendorong optimalisasi lahan dan peningkatan produksi agar mampu memenuhi kebutuhan lokal hingga pasar ekspor.

“Potensi ini harus dimanfaatkan secara maksimal agar dapat meningkatkan kesejahteraan petani dan memperkuat posisi Jambi sebagai daerah penghasil komoditas unggulan,” kata Al Haris.

  • Penulis: say say

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mengapa Berbuka Puasa Dianjurkan dengan Makanan Manis? Ini Penjelasan Medis Dokter

    Mengapa Berbuka Puasa Dianjurkan dengan Makanan Manis? Ini Penjelasan Medis Dokter

    • calendar_month Kamis, 19 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Anjuran berbuka puasa dengan makanan manis bukan sekadar tradisi turun-temurun. Secara medis, kebiasaan tersebut memiliki dasar ilmiah yang berkaitan dengan kondisi tubuh setelah berpuasa seharian. Kepala Departemen Kedokteran Islam dan Kemuhammadiyahan Fakultas Kedokteran Universitas Ahmad Dahlan, dr. Agus Sukaca, M.Kes, menjelaskan bahwa setelah lebih dari 13 jam tidak makan dan minum, tubuh mengalami […]

  • Laba Bersih Gajah Tunggal (GJTL) Turun 20% di Kuartal III/2025 Jadi Rp789,69 Miliar

    Laba Bersih Gajah Tunggal (GJTL) Turun 20% di Kuartal III/2025 Jadi Rp789,69 Miliar

    • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – PT Gajah Tunggal Tbk. (GJTL), produsen ban milik Lo Kheng Hong, mencatat penurunan laba bersih 20,12% menjadi Rp789,69 miliar pada kuartal III/2025 dibanding periode sama tahun lalu Rp988,55 miliar. Penurunan ini dipengaruhi oleh penjualan bersih yang turun 2,38% menjadi Rp13,12 triliun dan beban pokok penjualan naik 1,13% menjadi Rp10,62 triliun. Penjualan pihak ketiga […]

  • BPJS PBI Direaktivasi, Negara Tanggung Biaya Kesehatan Sementara

    BPJS PBI Direaktivasi, Negara Tanggung Biaya Kesehatan Sementara

    • calendar_month Senin, 9 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah bersama DPR RI menyepakati langkah reaktivasi kepesertaan Penerima Bantuan Iuran (PBI) BPJS Kesehatan. Selama tiga bulan ke depan, seluruh layanan kesehatan peserta PBI akan tetap dibayarkan oleh pemerintah sebagai solusi sementara agar masyarakat tidak kehilangan akses layanan kesehatan. Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad mengatakan, kesepakatan tersebut diambil dalam rapat konsultasi […]

  • InJourney Perketat Pengawasan di Bandara Soetta Usai Kasus Pencurian Barang Ekspor

    InJourney Perketat Pengawasan di Bandara Soetta Usai Kasus Pencurian Barang Ekspor

    • calendar_month Sabtu, 16 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – PT Angkasa Pura Indonesia melalui Kantor Cabang Bandara Internasional Soekarno-Hatta memperketat sistem pengawasan dan keamanan di area bandara sebagai langkah antisipasi tindak kriminal. General Manager Bandara Soekarno-Hatta, Heru Karyadi, menyatakan bahwa penguatan keamanan dilakukan bersama aparat kepolisian setempat setelah terungkap kasus pencurian barang ekspor oleh oknum operator kargo. “Kami telah memperkuat aspek keamanan […]

  • Harga Sembako Jambi Terbaru: Cabai Rawit Tembus Rp64 Ribu

    Harga Sembako Jambi Terbaru: Cabai Rawit Tembus Rp64 Ribu

    • calendar_month Selasa, 7 Jul 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kenaikan tersebut menjadi yang tertinggi dibandingkan komoditas lain berdasarkan data Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Jambi. Lonjakan harga cabai rawit memperpanjang tren fluktuasi komoditas hortikultura yang selama ini paling sensitif terhadap perubahan pasokan. Selain cabai rawit, harga bawang putih ikut mengalami kenaikan sebesar 5,26 persen. Kini bawang putih dijual Rp38 ribu per kilogram. […]

  • RI–Korea Selatan Teken MoU Rp173 Triliun, Perkuat Investasi Energi hingga Industri

    RI–Korea Selatan Teken MoU Rp173 Triliun, Perkuat Investasi Energi hingga Industri

    • calendar_month Kamis, 2 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kunjungan kenegaraan Presiden Prabowo Subianto ke Korea Selatan menghasilkan komitmen investasi besar senilai Rp 173 triliun. Kesepakatan tersebut ditandai dengan penandatanganan sejumlah nota kesepahaman (MoU) antara pelaku usaha kedua negara. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan, nilai kerja sama tersebut setara dengan 10,2 miliar dolar AS. Penandatanganan dilakukan dalam forum “Indonesia–Korea Partnership […]

expand_less