Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Pasar Kripto Tumbuh dan Arsari Group Masuk sebagai Pemegang Saham

Pasar Kripto Tumbuh dan Arsari Group Masuk sebagai Pemegang Saham

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Rab, 21 Jan 2026
  • comment 0 komentar

JAMBISNIS.COM – Saham PT Indokripto Koin Semesta Tbk. (COIN) dinilai memiliki prospek pertumbuhan jangka menengah hingga panjang yang kuat seiring meningkatnya aktivitas pasar kripto nasional dan masuknya Arsari Group, grup usaha milik Hashim Djojohadikusumo, sebagai pemegang saham strategis pada akhir 2025.

Analis Ciptadana Sekuritas Asia, Erni Marsella Siahaan, menilai COIN berada pada posisi strategis sebagai penerima manfaat utama dari pertumbuhan ekonomi kripto di Indonesia. Hal ini tak lepas dari peran COIN sebagai induk usaha yang mengendalikan dua infrastruktur kunci pasar kripto nasional, yakni Central Finansial X (CFX) selaku bursa kripto berlisensi dan Kustodian Koin Indonesia (ICC) sebagai kustodian aset kripto berizin.

Berbeda dengan platform perdagangan kripto ritel, COIN menjalankan model bisnis sebagai operator bursa yang mewajibkan seluruh transaksi pedagang aset kripto di Indonesia dilaporkan melalui CFX. Dengan status tersebut, COIN menjadi ultimate beneficiary dari peningkatan jumlah investor dan lonjakan volume transaksi kripto domestik.

Dari sisi kinerja keuangan, COIN mengandalkan model pendapatan berbasis komisi atau fee-based income. Ciptadana Sekuritas memperkirakan sekitar 85–86 persen pendapatan COIN pada periode 2025–2027 akan berasal dari biaya transaksi, sementara pendapatan kustodian berkontribusi sekitar 8–9 persen.

Struktur biaya yang relatif tetap dan berbasis teknologi membuat peningkatan volume perdagangan berpotensi mendorong leverage operasional yang signifikan. Bahkan, laba perseroan diproyeksikan tumbuh dengan compound annual growth rate (CAGR) tiga digit hingga 2029, seiring terciptanya skala ekonomi yang lebih besar.

Katalis pertumbuhan berikutnya datang dari rencana pengembangan pasar derivatif kripto di Indonesia. Secara global, instrumen derivatif menyumbang sekitar 70 persen aktivitas pasar kripto, namun di dalam negeri segmen ini masih berada pada tahap awal. Ciptadana menilai pasar derivatif kripto berpotensi menjadi mesin pertumbuhan baru COIN dan dalam beberapa tahun ke depan dapat melampaui transaksi spot.

Selain faktor operasional, masuknya Arsari Group sebagai pemegang saham pada Desember 2025 turut memperkuat persepsi strategis terhadap COIN. Kehadiran grup usaha milik Hashim Djojohadikusumo tersebut dinilai dapat memperkuat posisi COIN dalam pengembangan ekosistem aset digital nasional yang semakin terstruktur.

Meski demikian, investor tetap perlu mencermati sejumlah risiko, antara lain keamanan siber, ketergantungan terhadap penyedia layanan cloud, potensi munculnya pesaing baru di segmen bursa dan kustodian, serta risiko perlambatan volume perdagangan akibat perubahan regulasi atau adopsi pasar yang lebih lambat dari proyeksi.

  • Penulis: syaiful amri

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • RI Bakal Surplus BBM Solar Tahun Ini

    RI Bakal Surplus BBM Solar Tahun Ini

    • calendar_month Jum, 6 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Indonesia semakin dekat menuju swasembada energi, khususnya BBM Solar, setelah beroperasinya Proyek Refinery Development Master Plan (RDMP) Balikpapan yang diresmikan Presiden Prabowo Subianto pada 12 Januari 2026. Proyek RDMP Balikpapan meningkatkan kapasitas pengolahan minyak mentah dari 260 ribu menjadi 360 ribu barrel per hari (bph). Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia, menyebut kebutuhan BBM Solar […]

  • Mensos Ungkap 54 Juta Warga Miskin Tak Terima PBI BPJS Kesehatan

    Mensos Ungkap 54 Juta Warga Miskin Tak Terima PBI BPJS Kesehatan

    • calendar_month Sel, 10 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Sosial Saifullah Yusuf mengungkapkan fakta mencengangkan terkait data Penerima Bantuan Iuran (PBI) BPJS Kesehatan. Dalam rapat bersama DPR RI, Senin (9/2/2026), pria yang akrab disapa Gus Ipul itu menyebut sebanyak 54 juta warga miskin di Indonesia belum menerima bantuan iuran BPJS Kesehatan, meski masuk kategori masyarakat tidak mampu. Temuan tersebut diperoleh setelah […]

  • Dari Hobi Jadi Penghasilan: Kreator Konten Ubah Passion Jadi Profesi di Era Digital

    Dari Hobi Jadi Penghasilan: Kreator Konten Ubah Passion Jadi Profesi di Era Digital

    • calendar_month Kam, 13 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Di era digital saat ini, bekerja sesuai hobi bukan lagi mimpi. Banyak kreator konten mampu mengubah passion menjadi sumber penghasilan tetap, bahkan menjadikannya sebagai profesi utama. Salah satunya adalah Robin Farades, kreator konten yang gemar merekam aktivitas pesawat di landasan pacu (plane spotting). Melalui siaran langsung di TikTok, Robin kini mampu meraih penghasilan […]

  • Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Naik 9 Persen, ASDP Perkuat Kesiapan Operasional

    Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Naik 9 Persen, ASDP Perkuat Kesiapan Operasional

    • calendar_month Jum, 13 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Mobilitas masyarakat pada periode mudik Lebaran 2026 diperkirakan meningkat dibandingkan tahun sebelumnya. Operator penyeberangan nasional, PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), memproyeksikan jumlah penumpang yang menggunakan layanan kapal feri mencapai sekitar 5,8 juta orang. Jumlah tersebut meningkat sekitar 9,4 persen dibandingkan periode mudik Lebaran tahun lalu. Sementara itu, jumlah kendaraan yang melintasi jalur penyeberangan […]

  • Komisi VIII DPR: Biaya Haji 2026 Akan Diumumkan Paling Cepat 29 Oktober 2025

    Komisi VIII DPR: Biaya Haji 2026 Akan Diumumkan Paling Cepat 29 Oktober 2025

    • calendar_month Sel, 28 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Komisi VIII DPR RI menargetkan besaran biaya haji 2026 akan diumumkan paling cepat pada Rabu, 29 Oktober 2025, setelah Panitia Kerja (Panja) Haji dan Kementerian Haji dan Umrah menyelesaikan pembahasan akhir pada hari ini, Selasa (28/10). Ketua Komisi VIII DPR RI Marwan Dasopang mengatakan rapat pembahasan biaya haji 2026 hampir rampung dan diharapkan […]

  • Harga Referensi CPO Naik Jadi USD 963,75 per Ton, Dipicu Rencana Penerapan Biodiesel B50

    Harga Referensi CPO Naik Jadi USD 963,75 per Ton, Dipicu Rencana Penerapan Biodiesel B50

    • calendar_month Sen, 3 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kementerian Perdagangan (Kemendag) mencatat kenaikan harga referensi (HR) komoditas minyak kelapa sawit mentah (crude palm oil/CPO) untuk periode November 2025 menjadi USD 963,75 per metrik ton (MT). Nilai tersebut naik tipis sebesar USD 0,14 dibandingkan Oktober 2025 yang tercatat USD 963,61 per MT. Plt. Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kemendag, Tommy Andana, menjelaskan […]

expand_less