Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » OJK Gelar Indonesia Islamic Finance Summit (IIFS) 2025 di Surabaya

OJK Gelar Indonesia Islamic Finance Summit (IIFS) 2025 di Surabaya

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Sel, 4 Nov 2025
  • comment 0 komentar

JAMBISNIS.COM – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus memperkuat dan memperdalam pengembangan keuangan syariah nasional sebagai arus utama sistem keuangan Indonesia. Salah satu langkah strategisnya adalah melalui penyelenggaraan Indonesia Islamic Finance Summit (IIFS) 2025, yang digelar pada 3–4 November 2025 di Surabaya, Jawa Timur.

Kegiatan ini menjadi forum flagship pertama OJK yang mencakup seluruh sektor jasa keuangan syariah, mulai dari perbankan, pasar modal, hingga industri keuangan non-bank. IIFS 2025 dirancang untuk mempertemukan para stakeholder keuangan syariah, melahirkan gagasan baru, memperkuat kolaborasi lintas sektor, serta menghasilkan kebijakan yang berdampak nyata bagi penguatan ekosistem keuangan syariah nasional.

“Kegiatan ini merupakan momentum untuk meneguhkan komitmen bersama dalam mengawal akselerasi pengembangan keuangan syariah nasional. Visi kita bukan hanya memperbesar pangsa pasar, tetapi menjadikan keuangan syariah sebagai arus utama dalam sistem keuangan nasional,”
ujar Ketua Dewan Komisioner OJK, Mahendra Siregar, saat membuka IIFS 2025 di Surabaya, Senin (3/11/2025).

Mahendra menegaskan, keuangan syariah tidak hanya ditingkatkan secara kuantitas, tetapi juga harus tumbuh dalam kualitas, kedalaman instrumen, dan keunikan produk. Ia menyebut ada tiga fokus utama untuk pendalaman pasar (market deepening) keuangan syariah, yaitu:

  • Diversifikasi produk dan inovasi model bisnis.
  • Konektivitas dengan sektor riil dan komunitas umat.
  • Pemanfaatan teknologi digital untuk memperluas akses dan meningkatkan transparansi layanan.

Sementara itu, Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae, menjelaskan bahwa pembentukan Komite Pengembangan Keuangan Syariah (KPKS) menjadi tonggak baru penguatan tata kelola dan akselerasi pengembangan keuangan syariah.

“Momentum ini penting untuk memperkuat koordinasi lintas pemangku kepentingan agar prinsip syariah dijalankan secara konsisten dan terukur,” kata Dian.

Dian juga menyoroti tiga isu utama sektor keuangan syariah, yakni availability (ketersediaan produk), accessibility (kemudahan akses), dan usage (penggunaan produk). Ia menilai tantangan tersebut membuka peluang besar bagi inovasi, termasuk pengembangan produk Cash Waqf Linked Deposit (CWLD) dan Sharia Restricted Investment Account (SRIA) untuk memperdalam pasar keuangan syariah.

Gubernur Jawa Timur melalui Sekretaris Daerah Adhy Karyono turut mengapresiasi langkah OJK.

“Forum ini diharapkan membangun sinergi yang kokoh antara regulator, pelaku industri, akademisi, dan pemerintah daerah untuk meningkatkan literasi dan inklusi keuangan syariah di Jawa Timur,” ujarnya.

Dalam sesi High Level Forum Talk Show, seluruh Kepala Eksekutif Pengawas Sektor Jasa Keuangan OJK membahas arah kebijakan penguatan tata kelola, pendalaman pasar perbankan syariah, pasar modal syariah, serta percepatan digitalisasi. Diskusi dipandu oleh Gunawan Yasni, anggota KPKS OJK.

Kemudian dalam International Islamic Finance Conference 2025, Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK, Mirza Adityaswara, memaparkan empat fokus utama pengembangan keuangan syariah:

  • Pembentukan KPKS untuk menyatukan kebijakan, fatwa, dan regulasi.
  • Inovasi dan pedoman produk syariah yang khas.
  • Optimalisasi peran ekonomi syariah dan UMKM.
  • Akselerasi digitalisasi layanan keuangan syariah.

Dalam forum yang sama, Deputy Secretary-General IFSB, Abdullah Haron, menyebut Indonesia memiliki potensi besar karena merupakan negara berpenduduk Muslim terbesar di dunia. Ia menekankan pentingnya stabilitas, inovasi, dan tata kelola yang kuat untuk memperkuat daya saing industri keuangan syariah global.

Panel Session I bertema “Innovative Islamic Finance” menghadirkan pakar internasional seperti Mehmet Asutay (Durham University) dan Dato’ Mohd Zikri Mohd Shairy (Bank Islam Malaysia).
Panel Session II bertema “Sharia Governance, Risk, and Compliance” menghadirkan Engku Rabiah Adawiah (IIUM) dan Nawal Nely, ahli pelaporan keuangan syariah.

Selain itu, Rapat Berkala KPKS ketiga tahun 2025 juga digelar dalam rangkaian IIFS. Rapat ini dihadiri oleh Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae, dan seluruh anggota KPKS. Fokus utama pembahasan adalah pendalaman pasar keuangan syariah sebagai pilar utama pertumbuhan ekonomi nasional yang inklusif.

  • Penulis: syaiful amri

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Airlangga Hartarto Bahas Kerja Sama Mobil Nasional  dengan Hyundai

    Airlangga Hartarto Bahas Kerja Sama Mobil Nasional  dengan Hyundai

    • calendar_month Jum, 31 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto bertemu dengan Presiden Hyundai Motor Group, Amb. Sung Kim, di Gyeongju, Republik Korea, saat pelaksanaan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Asia-Pacific Economic Cooperation (APEC). Pertemuan tersebut membahas peluang kerja sama strategis antara Pemerintah Indonesia dan Hyundai, terutama di sektor investasi otomotif, pengembangan mobil nasional, serta kendaraan berteknologi masa […]

  • Harga Tembaga Naik 2,14%  Usai Longsor Tambang Freeport

    Harga Tembaga Naik 2,14%  Usai Longsor Tambang Freeport

    • calendar_month Sen, 6 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga tembaga dunia melonjak setelah tambang bawah tanah milik PT Freeport Indonesia (PTFI) di Papua Tengah mengalami longsor pada September 2025. Insiden ini memicu kekhawatiran pasar terhadap pasokan global, sehingga mendorong harga tembaga ke level tertinggi dalam beberapa bulan terakhir. Berdasarkan data London Metal Exchange (LME), harga kontrak berjangka tembaga naik 2,14% menjadi […]

  • Jelang Imlek, Harga Sembako di Pasar Angso Duo Jambi Mayoritas Stabil

    Jelang Imlek, Harga Sembako di Pasar Angso Duo Jambi Mayoritas Stabil

    • calendar_month Sel, 10 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menjelang perayaan Tahun Baru Imlek 2026, harga kebutuhan pokok di Pasar Angso Duo, Kota Jambi, terpantau relatif stabil. Berdasarkan data Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Jambi, pembaruan harga per 10 Februari 2026 menunjukkan sebagian besar komoditas sembako belum mengalami lonjakan signifikan. Komoditas strategis seperti beras, gula pasir, minyak goreng, daging ayam, daging sapi, […]

  • BI Prakirakan Kinerja Penjualan Eceran Meningkat di Oktober 2025

    BI Prakirakan Kinerja Penjualan Eceran Meningkat di Oktober 2025

    • calendar_month Sel, 11 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Bank Indonesia (BI) melalui Survei Penjualan Eceran (SPE) memprakirakan kinerja penjualan eceran pada Oktober 2025 meningkat. Hal itu tercermin dari Indeks Penjualan Riil (IPR) yang diprakirakan tumbuh lebih tinggi dibandingkan September 2025. “Indeks Penjualan Riil (IPR) Oktober 2025 diprakirakan tumbuh sebesar 4,3 persen (yoy), lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan pada bulan sebelumnya sebesar 3,7 […]

  • Skema Ponzi China Terbongkar di Inggris, 61.000 Bitcoin Disita Polisi

    Skema Ponzi China Terbongkar di Inggris, 61.000 Bitcoin Disita Polisi

    • calendar_month Rab, 12 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Dalang penipuan investasi asal China dijatuhi hukuman lebih dari 11 tahun penjara di Inggris pada Selasa (11/11/2025). Itu setelah ia terbukti mencuci hasil kejahatan ke dalam bentuk bitcoin yang kini bernilai miliaran dolar AS. Dalang penipuan tersebut seorang perempuan bernama Qian Zhimin. Ia dinyatakan bersalah atas dua dakwaan pencucian uang oleh Pengadilan Mahkota […]

  • KLH Segel Kebun & Pabrik Sawit PT TBS di Tapanuli Tengah, Ini Kronologi Lengkapnya

    KLH Segel Kebun & Pabrik Sawit PT TBS di Tapanuli Tengah, Ini Kronologi Lengkapnya

    • calendar_month Kam, 11 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM –  Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) resmi menyegel kebun dan pabrik sawit PT Tri Bahtera Srikandi (PT TBS) di Tapanuli Tengah, Sumatra Utara. Tindakan ini menjadi langkah cepat pemerintah usai banjir besar melanda tiga provinsi di Sumatra pada awal Desember 2025. Menteri Lingkungan Hidup/Kepala BPLH Hanif Faisol Nurofiq menjelaskan, penyegelan dilakukan pada […]

expand_less