Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Listrik di Sumut dan Aceh Masih Terputus Akibat Banjir, Sumbar Mulai Pulih

Listrik di Sumut dan Aceh Masih Terputus Akibat Banjir, Sumbar Mulai Pulih

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Sen, 1 Des 2025
  • comment 0 komentar

JAMBISNIS.COM – Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Yuliot Tanjung menyampaikan bahwa sambungan listrik di Sumatera Barat (Sumbar) mulai pulih, sementara di Sumatera Utara (Sumut) dan Aceh masih terputus akibat bencana banjir dan longsor yang melanda kawasan tersebut.

“Di Aceh masih terputus, di Sumatera Utara terputus, Sumatera Barat sudah terjadi pemulihan,” ujar Yuliot Tanjung dikutip dari Antara, Senin (1/12/2025).

Yuliot menegaskan bahwa Kementerian ESDM terus berkoordinasi untuk memastikan ketersediaan energi, terutama pasokan listrik di wilayah yang terdampak bencana banjir bandang dan longsor.

Ia menyebutkan bahwa Menteri ESDM Bahlil Lahadalia akan meninjau langsung kondisi di tiga provinsi tersebut, termasuk mengecek tower listrik yang rusak hingga jalur distribusi BBM dan LPG.

“Ada beberapa tower kita yang bermasalah, itu nanti dicek sama Pak Menteri. Besok Pak Menteri akan ke lokasi, ini penyambungannya bagaimana,” kata Bahlil.

Sebelumnya, ratusan personel PLN dikerahkan untuk mempercepat pemulihan jaringan listrik akibat cuaca ekstrem Siklon Tropis Senyar yang melanda Sumbar sejak 21–28 November 2025.

Kerusakan parah membuat 74 penyulang pada empat UP3 terdampak. Hingga kini, 38 penyulang (52 persen) sudah kembali menyala, sementara 36 penyulang (48 persen) masih padam, terdiri dari:

  • 20 penyulang di UP3 Bukittinggi
  • 16 penyulang di UP3 Padang

Hingga hari ini, 68 persen pelanggan terdampak telah menikmati listrik kembali, sementara sisanya masih dalam proses normalisasi. Dari sisi infrastruktur, 66 persen gardu yang terdampak berhasil dinyalakan setelah dilakukan pengeringan, pengecekan menyeluruh, dan pergantian peralatan rusak.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan duka mendalam dan memastikan pemerintah bergerak cepat dalam penanganan darurat bencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar.

“Marilah kita ucapkan duka sedalam-dalamnya atas musibah banjir dan tanah longsor yang menimpa saudara-saudara kita,” ujar Airlangga.

Ia menjelaskan bahwa Presiden Prabowo Subianto memerintahkan seluruh kekuatan nasional dikerahkan untuk evakuasi, distribusi bantuan, hingga percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi.

“Hari ini Bapak Presiden sedang berada di lokasi dan pemerintah memastikan kebijakan yang diperlukan untuk percepatan rehab dan rekonstruksi agar aktivitas sosial dan ekonomi bisa kembali normal,” lanjut Airlangga.

  • Penulis: syaiful amri

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Benda Ini yang Mengganggu Energi Positif di Rumah?

    Benda Ini yang Mengganggu Energi Positif di Rumah?

    • calendar_month Sen, 22 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Dalam praktiknya, feng shui tidak hanya berbicara soal tata letak furnitur, tapi juga tentang benda-benda yang disimpan di rumah. Sejumlah ahli feng shui menyebut, ada beberapa barang rumah tangga yang tanpa disadari dapat menghambat aliran energi positif dan memicu rasa tidak nyaman. Dilansir dari Homes and Gardens, berikut ini 7 benda yang sebaiknya […]

  • Ruang Fiskal Menyempit, Bank Indonesia Jadi Tumpuan Dorong Pertumbuhan Ekonomi 2026

    Ruang Fiskal Menyempit, Bank Indonesia Jadi Tumpuan Dorong Pertumbuhan Ekonomi 2026

    • calendar_month Sel, 13 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menyempitnya ruang fiskal pemerintah akibat pelebaran defisit APBN 2025 membuat peran Bank Indonesia (BI) semakin krusial dalam menopang pertumbuhan ekonomi nasional pada 2026. Dengan keterbatasan stimulus fiskal, kebijakan moneter dinilai menjadi instrumen utama untuk menjaga momentum pemulihan ekonomi. Pemerintah mencatat defisit APBN 2025 mencapai Rp695,1 triliun atau setara 2,92 persen terhadap produk domestik […]

  • Permendag 1/2026 Resmi Berlaku, Ekspor Karet Alam Wajib Penuhi SNI

    Permendag 1/2026 Resmi Berlaku, Ekspor Karet Alam Wajib Penuhi SNI

    • calendar_month Kam, 29 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kementerian Perdagangan (Kemendag) resmi menerbitkan Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 1 Tahun 2026 tentang ketentuan ekspor karet alam spesifikasi teknis atau Standard Indonesian Rubber (SIR). Aturan ini diterbitkan untuk menjaga mutu karet alam Indonesia, memperkuat daya saing di pasar global, serta mendukung stabilitas harga di tingkat produsen. Permendag Nomor 1 Tahun 2026 ditetapkan […]

  • Melesat Rp 34.000, Harga Emas Antam Menjadi Rp 2.284.000 per Gram

    Melesat Rp 34.000, Harga Emas Antam Menjadi Rp 2.284.000 per Gram

    • calendar_month Sel, 7 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) atau Antam kembali terbang tinggi hari ini, Selasa (7/10/2025). Kini harga emas Antam tembus Rp 2.284.000 per gram usai naik Rp34.000. Ini merupakan rekor tertinggi sepanjang masa (all time high/ATH) baru dan reli tiga hari beruntun. Sementara harga emas Antam termurah mencapai Rp1.192.000 dengan ukuran […]

  • BP Batam Batalkan Alokasi Lahan Anak Usaha HOME, Ini Alasannya

    BP Batam Batalkan Alokasi Lahan Anak Usaha HOME, Ini Alasannya

    • calendar_month Rab, 15 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – PT Hotel Mandarine Regency Tbk (HOME) mengumumkan kabar penting terkait proyeknya di wilayah Pantai Timur, Nongsa, Batam. Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Batam (BP Batam) telah resmi membatalkan alokasi lahan untuk entitas anak perusahaan, PT Warga Tri Manunggal. Melalui keterbukaan informasi, Direktur HOME, Ardi Syofyan, menjelaskan hal tersebut. Pembatalan itu […]

  • Bursa Asia Merah, Ancaman Tarif Trump ke Eropa Picu Kepanikan Investor Global

    Bursa Asia Merah, Ancaman Tarif Trump ke Eropa Picu Kepanikan Investor Global

    • calendar_month Rab, 21 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Bursa saham Asia-Pasifik dibuka melemah pada perdagangan Rabu (21/1/2026) seiring meningkatnya kekhawatiran investor global terhadap ancaman kebijakan tarif baru yang dilontarkan Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Sentimen negatif tersebut muncul setelah Wall Street mencatatkan penurunan terdalam dalam tiga bulan terakhir. Pelemahan pasar Asia tercermin dari kontrak berjangka Hang Seng Hong Kong yang berada […]

expand_less