Sabtu, 26 Sep 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Tito Karnavian: Koperasi Desa Jadi Kunci Pengendalian Inflasi dan Stabilitas Harga di Daerah

Tito Karnavian: Koperasi Desa Jadi Kunci Pengendalian Inflasi dan Stabilitas Harga di Daerah

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Selasa, 28 Okt 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menilai Koperasi Desa (Kopdes) memiliki peran strategis dalam mengendalikan inflasi daerah. Menurutnya, Kopdes dapat menjadi saluran distribusi baru bagi program-program strategis pemerintah yang langsung menyasar masyarakat lapisan terbawah. Tito menuturkan, selama ini salah satu persoalan utama dalam kebijakan pengendalian harga adalah saluran distribusi yang tidak merata hingga ke tingkat desa.

“Maka kuncinya adalah Koperasi Desa,” ujar Tito dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah dan Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih serta Program Tiga Juta Rumah, di Kampus IPDN Jatinangor, Senin (27/10).

Tito mengungkapkan, target inflasi nasional yang ditetapkan pemerintah sebesar 2,5 persen ±1 persen. Hingga September 2025, angka inflasi tercatat 2,65 persen, atau masih dalam batas aman.

Untuk mencapai target itu, Tito berharap peran Koperasi Desa dapat dimaksimalkan guna menjaga stabilitas harga dan pasokan barang di tingkat akar rumput.

“Kalau saja Kopdes ini berjalan di semua daerah, ekonomi lokal akan bergerak, dan inflasi bisa lebih stabil karena operasi pasar dilakukan langsung melalui koperasi,” katanya.

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Koperasi dan UKM (Menkop UKM) Ferry Juliantono menyebut bahwa Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih merupakan instrumen baru penguatan ekonomi desa sekaligus alat pengendali inflasi nasional. Menurut Ferry, Kopdes bukan hanya berfungsi sebagai saluran distribusi bahan pokok dan penyaluran bantuan sosial, tetapi juga menjadi lembaga ekonomi di tingkat desa yang memperkuat daya tahan masyarakat terhadap gejolak harga.

“Ketika operasionalisasi koperasi ini berjalan, proses monitoring terhadap inflasi akan lebih detail dan intervensi pemerintah bisa langsung dilakukan melalui Koperasi Desa,” kata Ferry.

Lebih lanjut, Ferry menjelaskan Kopdes/Kelurahan Merah Putih juga akan berperan sebagai offtaker hasil produksi masyarakat, mulai dari sektor pertanian, perkebunan hingga kerajinan. Produk-produk tersebut akan disimpan dalam gudang yang dikelola oleh koperasi, untuk kemudian didistribusikan kembali ke masyarakat saat terjadi gejolak harga. Dengan cara ini, Kopdes berperan aktif dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga barang di tingkat lokal.

Pemerintah, kata Ferry, kini tengah mempercepat pembangunan sarana pendukung operasional Kopdes, seperti gerai, gudang, dan infrastruktur logistik lainnya. Upaya ini sesuai dengan amanat Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 17 Tahun 2025.

“Tahap percepatan pembangunan fisik menjadi kunci operasional koperasi desa secara nasional. Ditargetkan pada Maret 2026 seluruh aset fisik berupa gudang, gerai, dan sarana pendukung sudah terbangun dan beroperasi,” jelas Ferry.

Dengan langkah ini, pemerintah berharap Koperasi Desa Merah Putih dapat menjadi tulang punggung ekonomi desa sekaligus penyangga utama pengendalian inflasi nasional.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Cadangan Devisa Indonesia Naik Jadi USD 149,9 Miliar

    Cadangan Devisa Indonesia Naik Jadi USD 149,9 Miliar

    • calendar_month Jumat, 7 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Bank Indonesia (BI) mencatat posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir Oktober 2025 mencapai USD 149,9 miliar, naik dibandingkan September 2025 yang sebesar USD 148,7 miliar. Kenaikan cadangan devisa ini menunjukkan ketahanan ekonomi nasional yang masih kuat, di tengah tekanan ketidakpastian global dan fluktuasi nilai tukar rupiah. Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia, Ramdan […]

  • Wow! Emas Antam Dibanderol Rp2,48 Juta per Gram

    Wow! Emas Antam Dibanderol Rp2,48 Juta per Gram

    • calendar_month Selasa, 21 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk atau Antam naik gila-gilaan hari ini, Selasa (21/10/2025). Bila sebelumnya turun Rp 13.000, kini melejit Rp 72.000 menjadi Rp 2.487.000 per gram. Ini mencatatkan rekor tertinggi sepanjang masa harga emas Antam terbaru. Atas kenaikan yang tajam tersebut membuat harga beli kembali (buyback) emas Antam melonjak tajam […]

  • Dilema UMKM Perempuan: Keuntungan Usaha Masih Tercampur dengan Kebutuhan Rumah Tangga

    Dilema UMKM Perempuan: Keuntungan Usaha Masih Tercampur dengan Kebutuhan Rumah Tangga

    • calendar_month Sabtu, 15 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Lebih dari 100 pelaku UMKM memadati Gedung PLUT Kabupaten Pacitan untuk mengikuti pelatihan wirausaha dan literasi finansial yang digelar Kementerian UMKM bersama ShopeePay dan SeaBank. Mayoritas peserta adalah ibu rumah tangga yang ingin meningkatkan kemampuan mengelola usaha, termasuk memisahkan keuangan bisnis dari kebutuhan rumah tangga sebuah dilema yang hingga kini masih kerap terjadi […]

  • Perak Antam Kembali Tersungkur! Turun Rp500, Harga Makin Tertekan

    Perak Antam Kembali Tersungkur! Turun Rp500, Harga Makin Tertekan

    • calendar_month Selasa, 26 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Tren penurunan harga logam mulia tak hanya terjadi pada emas. Harga perak murni produksi Antam kembali melemah pada perdagangan Selasa (26/5/2026). Mengacu pada laman Logam Mulia, harga perak Antam hari ini turun Rp500 menjadi Rp50.900 per gram. Pelemahan harga perak ini mencerminkan tekanan di pasar logam mulia yang masih dipengaruhi dinamika global. Meski […]

  • Babak Baru Restrukturisasi Garuda dan WIKA: Suntikan Modal Jumbo Rp44 Triliun

    Babak Baru Restrukturisasi Garuda dan WIKA: Suntikan Modal Jumbo Rp44 Triliun

    • calendar_month Jumat, 14 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Garuda Indonesia (GIAA) dan PT Wijaya Karya (WIKA) memasuki babak baru restrukturisasi jumbo senilai Rp44 triliun, setelah upaya sebelumnya dinilai belum menyentuh persoalan fundamental. Rencana ini mempertegas bahwa langkah penyelamatan tahap pertama belum mampu memulihkan kondisi keuangan dua BUMN tersebut. Manajemen WIKA menetapkan restrukturisasi lanjutan sebagai pilar transformasi pada 2026, selain program asset […]

  • Emas Pegadaian Kompak Ambruk! Antam dan UBS Anjlok Rp26 Ribu

    Emas Pegadaian Kompak Ambruk! Antam dan UBS Anjlok Rp26 Ribu

    • calendar_month Jumat, 11 Sep 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas yang dijual melalui Pegadaian kembali kehilangan kilaunya. Tiga produk emas yang tersedia, yakni Antam, UBS, dan Galeri24, kompak melemah pada perdagangan Jumat (11/9/2026). Koreksi paling dalam terjadi pada emas produksi Antam dan UBS. Mengutip laman resmi Sahabat Pegadaian, harga kedua produk emas tersebut sama-sama merosot Rp26.000 per gram. Setelah mengalami penurunan, […]

expand_less