Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Kopdes Merah Putih di Solok Selatan Siap Pasok Bahan Pangan untuk Program Makan Bergizi Gratis

Kopdes Merah Putih di Solok Selatan Siap Pasok Bahan Pangan untuk Program Makan Bergizi Gratis

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Ming, 26 Okt 2025
  • comment 0 komentar

JAMBISNIS.COM – Pemerintah Kabupaten Solok Selatan, Sumatra Barat, terus memperkuat dukungan terhadap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi salah satu program unggulan nasional. Salah satu langkah nyata diwujudkan melalui pembentukan dan penguatan Koperasi Desa Merah Putih (Kopdes) yang siap menjadi pemasok bahan pangan untuk dapur MBG di wilayah tersebut.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Pemkab Solok Selatan Taufik Effendi mengatakan, saat ini pembangunan Kopdes di Nagari Lubuk Gadang, Kecamatan Sangir, tengah berlangsung dengan dukungan dari TNI dan Agrina. Pemerintah daerah menargetkan koperasi ini dapat segera beroperasi penuh untuk mendukung pasokan bahan pangan MBG.

“Kami bekerja sama untuk pembangunan Kopdes ini dengan menggandeng TNI dan Agrina agar dapat berjalan baik. Banyak lahan yang sudah siap, tetapi belum semua memiliki dana untuk pembangunan,” jelas Taufik Effendi dalam keterangan resminya, Jumat (17/10/2025).

Ia menambahkan, kolaborasi lintas sektor ini menjadi bentuk sinergi nyata antara pemerintah daerah, TNI, dan masyarakat desa dalam membangun kemandirian pangan lokal serta memperkuat ekonomi pedesaan.

Sementara itu, Dandim 0309/Solok Letkol Kav. Sapta Raharja menegaskan bahwa pihaknya bertindak sebagai pendukung dan pengawal pembangunan fisik koperasi.

“Kodim berperan sebagai perpanjangan tangan, pendukung, sekaligus pengawal agar pembangunan koperasi berjalan lancar,” ujarnya.

Koperasi Desa Merah Putih Nagari Lubuk Gadang akan berperan sebagai penyedia bahan pangan utama untuk dapur MBG di Kecamatan Sangir. Selain itu, sejumlah Kopdes lain di Solok Selatan juga telah dibentuk dan siap beroperasi.

Ketua Kopdes Jusmanila Mustikasari menjelaskan, pihaknya kini tengah menjajaki kerja sama dengan Pertamina untuk menjadi mitra penyalur gas LPG bersubsidi.

“Untuk modal awal, kami masih mengandalkan simpanan wajib dan simpanan pokok anggota. Kami juga sudah mengajukan proposal bantuan ke nagari dan bank-bank Himbara, masih dalam proses,” ungkapnya.

Saat ini, terdapat 30 Kopdes Merah Putih di seluruh nagari definitif Solok Selatan yang telah terbentuk sejak Mei–Juni 2025. Setiap koperasi mengembangkan sektor usaha yang berbeda-beda, seperti peternakan di Pakan Rabaa Timur dan penyaluran LPG serta KUR di Nagari Sungai Kunyit.

Gubernur Sumatra Barat Mahyeldi turut mendorong agar BUMDes dan BUMNag ikut berperan dalam rantai pasok program MBG. Menurutnya, kebutuhan bahan pangan untuk program ini sangat besar dan bisa menjadi peluang ekonomi bagi desa-desa di Sumbar.

“BUMDes punya potensi berbeda-beda. Yang dekat dengan sumber pertanian atau peternakan sebaiknya mengambil peran sebagai pemasok bahan pangan ke dapur MBG,” ujar Mahyeldi.

Ia menjelaskan, jika BUMDes terlibat aktif, maka akan tercipta rantai ekonomi yang saling menguntungkan — mulai dari petani, koperasi desa, hingga dapur MBG.

“Petani mendapat pasar, BUMDes dapat keuntungan, dan dapur MBG pun menerima bahan pangan lokal yang segar dan berkualitas,” lanjutnya.

Mahyeldi juga menekankan pentingnya sinergi antar-BUMDes, termasuk melalui model BUMDes Bersama (BUMDesma) agar lebih kuat secara kelembagaan dan profesional dalam pengelolaan dana serta usaha.

“BUMDesma harus diperkuat, baik secara kelembagaan maupun profesionalitas tata kelola, supaya dana pemberdayaan bisa dikelola lebih akuntabel,” tegasnya.

Ia berharap sinergi ini dapat mendorong terbentuknya ekosistem ekonomi desa yang produktif dan mandiri, sehingga manfaatnya kembali ke masyarakat desa.

“Jika desa maju dan mandiri, maka daerah pun ikut maju, dan pembangunan nasional bisa tercapai dengan baik,” kata Mahyeldi menutup pernyataannya.

  • Penulis: syaiful amri

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Komisi XI Desak Hico-Scan Jadi Aset Negara, Bea Cukai Diminta Perkuat Pengawasan Pelabuhan

    Komisi XI Desak Hico-Scan Jadi Aset Negara, Bea Cukai Diminta Perkuat Pengawasan Pelabuhan

    • calendar_month Sel, 25 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM –  Komisi XI DPR RI mendesak Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) untuk memperkuat pengawasan arus barang di pelabuhan dengan mendorong alat pemindai kontainer Hico-Scan (Hi-Co Scan) ditetapkan sebagai aset negara. Desakan ini mengemuka dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) di Jakarta, Senin, menyusul temuan bahwa alat pemindai tersebut efektif menutup celah penyelundupan tetapi hingga […]

  • Dilema UMKM Perempuan: Keuntungan Usaha Masih Tercampur dengan Kebutuhan Rumah Tangga

    Dilema UMKM Perempuan: Keuntungan Usaha Masih Tercampur dengan Kebutuhan Rumah Tangga

    • calendar_month Sab, 15 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Lebih dari 100 pelaku UMKM memadati Gedung PLUT Kabupaten Pacitan untuk mengikuti pelatihan wirausaha dan literasi finansial yang digelar Kementerian UMKM bersama ShopeePay dan SeaBank. Mayoritas peserta adalah ibu rumah tangga yang ingin meningkatkan kemampuan mengelola usaha, termasuk memisahkan keuangan bisnis dari kebutuhan rumah tangga sebuah dilema yang hingga kini masih kerap terjadi […]

  • Gebrakan Menteri Purbaya Untungkan Sektor Properti Play Button

    Gebrakan Menteri Purbaya Untungkan Sektor Properti

    • calendar_month Sel, 6 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kebijakan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menempatkan uang pemerintah sebesar Rp 200 triliun ke perbankan disambut baik pelaku usaha, tak terkecuali pengusaha properti. Sebab, kebijakan ini penting di tengah kondisi ekonomi dan kredit yang melambat. Dikutip dari berbagai sumber, Purbaya menyampaikan bahwa sektor properti merupakan salah satu pendorong utama pertumbuhan ekonomi yang ditargetkan […]

  • Uang Beredar Naik ke Rp 2.152 Triliun, Tanda Ekonomi Indonesia Makin Pulih

    Uang Beredar Naik ke Rp 2.152 Triliun, Tanda Ekonomi Indonesia Makin Pulih

    • calendar_month Ming, 26 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Bank Indonesia (BI) mencatat jumlah uang beredar dalam arti sempit atau base money (M0) pada September 2025 mencapai Rp 2.152,4 triliun, meningkat 18,6 persen secara tahunan (year-on-year/yoy). Kenaikan tajam ini menjadi sinyal positif bahwa aktivitas ekonomi nasional terus membaik di tengah berbagai stimulus dan peningkatan investasi. Sebelumnya, pada Agustus 2025, pertumbuhan uang beredar […]

  • Bulog dan Komite II DPD RI Perkuat Sinergi Jaga Stabilitas Harga dan Pasokan Pangan Nasional

    Bulog dan Komite II DPD RI Perkuat Sinergi Jaga Stabilitas Harga dan Pasokan Pangan Nasional

    • calendar_month Kam, 6 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Perum Bulog bersama Komite II Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI berkomitmen menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan nasional melalui penguatan stok beras, optimalisasi distribusi, serta kolaborasi pengawasan dan pertukaran data antarinstansi. Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani menegaskan bahwa Bulog terus bekerja dengan semangat pelayanan publik untuk memastikan ketahanan pangan dapat dirasakan […]

  • Tambang batubara

    Cuan, Harga Batubara Acuan Naik untuk Semua Kategori

    • calendar_month Sel, 16 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga batubara acuan atau HBA untuk periode kedua Desember 2025 mengalami kenaikan. Kenaikan ini terjadi untuk semua kategori. Kenaikan tertinggi terjadi pada batubara dengan kandungan kalori tertinggi (6.322 GAR), yakni naik 2,55 dolar AS. Dengan kenaikan ini, harga batubara acuan 6.322 GAR di angka 100,81 dolar AS. Berdasarkan SK Kemen ESDM berikut harga […]

expand_less