Jembatan Batanghari III Jadi Tantangan Terberat Pembangunan Tol Jambi–Rengat
- account_circle syaiful amri
- calendar_month Sen, 2 Feb 2026
- comment 0 komentar

Bentang 1,2 Km di Atas Sungai Batanghari, Jembatan Jadi Kunci Tol Jambi–Rengat
JAMBISNIS.COM – Pembangunan jalan Tol Jambi–Rengat kini memasuki fase krusial yang ditandai dengan tantangan terbesar dalam konstruksinya: pembangunan Jembatan Batanghari III. Jembatan ini rencananya akan melintasi Sungai Batanghari di Muaro Jambi dengan panjang bentang mencapai 1,2 kilometer, dan diperkirakan menelan biaya konstruksi hingga Rp2 triliun.
Direktur Pembangunan Jalan Bebas Hambatan Kementerian PUPR, Dedy Gunawan, menyampaikan bahwa meskipun medan pada sebagian besar ruas tol dinilai tidak terlalu berat, tantangan utama justru berada pada sektor jembatan. Menurutnya, pembangunan struktur besar melintasi sungai lebar ini merupakan bagian paling kompleks dan menentukan kelancaran proyek tol sepanjang 198 kilometer tersebut.
Pendanaan untuk keseluruhan proyek, termasuk jembatan, tengah dibahas melalui skema loan dengan dukungan Asian Infrastructure Investment Bank (AIIB) dan pemerintah pusat. Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) wilayah Jambi, Dedy Hariadi, menegaskan bahwa semua anggaran besar telah dialokasikan dalam paket pinjaman luar negeri tersebut.
Ruas Jambi–Rengat sendiri akan dikerjakan secara bertahap. Prioritas pertama akan fokus pada seksi Simpang Ness (Jambi) menuju Merlung sepanjang sekitar 67 kilometer, sementara pembangunan jembatan menjadi bagian krusial yang diproyeksikan selesai seiring target operasi penuh tol pada 2029 mendatang.
Proyek tol ini dinilai tidak hanya penting untuk mempercepat konektivitas antarwilayah di Sumatera, tetapi juga memiliki dampak strategis bagi pertumbuhan ekonomi lokal hingga lintas provinsi. Dengan investasi yang besar dan tantangan teknik yang signifikan, perhatian publik kini tertuju pada bagaimana pemerintah dan mitra internasional dapat menuntaskan pembangunan infrastruktur ini sesuai target.
- Penulis: syaiful amri

Saat ini belum ada komentar