Breaking News
light_mode
Beranda » Internasional » IMF Peringatkan: Utang Dunia Siap Menembus 100% PDB Global, Sinyal Bahaya bagi Ekonomi dan Pasar Keuangan

IMF Peringatkan: Utang Dunia Siap Menembus 100% PDB Global, Sinyal Bahaya bagi Ekonomi dan Pasar Keuangan

  • account_circle darmanto zebua
  • calendar_month Kam, 16 Okt 2025
  • comment 0 komentar

JAMBISNIS.COM – Dunia menghadapi ancaman baru di tengah ketidakpastian ekonomi global. Dana Moneter Internasional (IMF) memperkirakan total utang pemerintah dunia akan mencapai 100 persen dari produk domestik bruto (PDB) global pada 2029, level tertinggi sejak Perang Dunia II.

Kenaikan tajam ini mencerminkan beban fiskal yang kian berat setelah pandemi COVID-19. Selama krisis, banyak negara menambah pinjaman besar-besaran untuk menjaga perekonomian tetap bertahan. Kini, konsekuensinya mulai terasa — biaya bunga membengkak, ruang fiskal menyempit, dan risiko gagal bayar meningkat.

Dampak Langsung ke Pertumbuhan dan Dunia Bisnis

Dalam laporan Fiscal Monitor terbarunya, IMF menilai peningkatan utang yang terlalu cepat dapat menghambat pertumbuhan ekonomi jangka panjang dan menciptakan ketidakstabilan di pasar keuangan global.

IMF menekankan perlunya negara-negara untuk mengalihkan anggaran ke sektor produktif seperti infrastruktur, pendidikan, dan inovasi teknologi, agar pinjaman yang diambil dapat memberikan efek berganda terhadap perekonomian.

“Mengelola utang bukan sekadar menekan defisit, tapi memastikan setiap pengeluaran publik mampu menciptakan nilai tambah ekonomi,” tulis IMF dalam laporannya yang dikutip dari The Guardian, Kamis (16/10/2025).

Negara Berkembang Paling Tertekan

IMF menyoroti bahwa negara berkembang dan berpendapatan rendah kini menghadapi risiko fiskal paling besar. Meski rasio utang terhadap PDB mereka lebih kecil dibandingkan negara maju, kapasitas fiskal dan kemampuan bayar jauh lebih terbatas.

Kenaikan suku bunga global menambah beban, karena sebagian besar utang mereka berdenominasi dolar AS. Kondisi ini membuat biaya pinjaman meningkat dan ruang fiskal untuk pembangunan semakin sempit.

“Banyak negara berpendapatan rendah kini berhadapan dengan tekanan fiskal yang berat, bahkan sebelum rasio utang mereka melonjak,” sebut IMF.

Sinyal ke Investor dan Dunia Usaha

Tingginya utang global memberi sinyal perubahan arah kebijakan ekonomi dunia. Setelah satu dekade berada di era stimulus, kini banyak negara mulai memasuki fase konsolidasi fiskal.

Bagi pelaku pasar dan dunia usaha, kondisi ini menjadi peringatan penting. Suku bunga yang tinggi dan kebijakan fiskal ketat berpotensi menekan ekspansi bisnis, menghambat pembiayaan investasi, dan memicu volatilitas di pasar obligasi.

Pertumbuhan Global Masih Lemah

IMF juga memperkirakan pertumbuhan ekonomi dunia hanya akan mencapai 3,2 persen pada 2024, mencerminkan pemulihan yang belum merata di berbagai negara.

Laporan Fiscal Monitor ini dirilis bersamaan dengan Pertemuan Tahunan IMF–Bank Dunia di Washington, di mana para pemimpin keuangan dunia membahas tantangan utama ekonomi global: utang, inflasi, dan perlambatan investasi.

  • Penulis: darmanto zebua

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Harga Cabe Jelang Pergantian Tahun Naik Hingga 14,29 Persen

    Harga Cabe Jelang Pergantian Tahun Naik Hingga 14,29 Persen

    • calendar_month Rab, 31 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga kebutuhan pokok di Kota Jambi terpantau relatif stabil menjelang pergantian tahun. Berdasarkan data Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Jambi per 31 Desember 2025, sebagian besar harga sembako di Pasar Angso Duo dan Pasar Rakyat Talang Banjar tidak mengalami perubahan signifikan. Namun, sejumlah komoditas hortikultura, terutama cabai, tercatat mengalami kenaikan harga. Di Pasar […]

  • Maya Watono Play Button

    Ini Dua Wanita Indonesia Paling Berpengaruh Versi Fortune

    • calendar_month Sen, 13 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Dua wanita Indonesia masuk dalam daftar 100 Wanita Paling Berpengaruh di Asia 2025 versi majalah Fortune. Keduanya memiliki kiprah bisnis dan diniai dengan parameter terukur. Mengutip Bisnis.com, mereka yang ada dalam daftar dipilih karena dampaknya yang terukur, punya jangkauan strategi, dan kapasitas untuk membentuk masa depan, mencakup para pendiri, CEO, dan pemimpin C-suite […]

  • Purbaya Pastikan Tak Ada Pajak Baru di 2026

    Purbaya Pastikan Tak Ada Pajak Baru di 2026

    • calendar_month Sel, 30 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Wajib pajak bisa bernapas lega tahun depan. Pemerintah memastikan tidak ada pajak baru maupun kenaikan tarif pajak pada 2026. Namun, otoritas fiskal menyiapkan sejumlah kebijakan baru yang menuntut kesiapan wajib pajak dalam menjalankan kewajiban perpajakan. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan arah kebijakan pajak tahun 2026 akan fokus pada reformasi sistem, peningkatan kepatuhan, […]

  • Produk Emas Pegadaian: Galeri24 dan UBS Kompak Naik Lagi

    Produk Emas Pegadaian: Galeri24 dan UBS Kompak Naik Lagi

    • calendar_month Jum, 19 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas batangan yang ditawarkan oleh PT Pegadaian (Persero) mencatatkan tren positif pada perdagangan Jumat (19/12/2025). Berdasarkan pantauan terbaru, dua produk unggulan yaitu emas batangan cetakan Galeri 24 dan UBS mengalami kenaikan harga secara bersamaan dibandingkan dengan nilai perdagangan pada hari sebelumnya. Mengamati pergerakan harga secara harian merupakan langkah krusial agar masyarakat dapat […]

  • Tim Putri Indonesia Tundukkan Hong Kong Lewat Laga Dramatis

    Tim Putri Indonesia Tundukkan Hong Kong Lewat Laga Dramatis

    • calendar_month Rab, 4 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Tim Putri Indonesia berhasil meraih kemenangan atas Hong Kong dalam lanjutan Badminton Asia Team Championship (BATC) 2026 yang digelar di Qingdao Conson Gymnasium, China, Rabu (4/2). Indonesia memastikan kemenangan setelah unggul pada partai keempat. Indonesia sempat tertinggal lebih dulu setelah tunggal putri Thalita Ramadhani Wiryawan harus mengakui keunggulan Lo Sin Yan Happy. Thalita […]

  • Buat Sejarah: Demi Stabilkan Rubel, Rusia Jual Emas Cadangan

    Buat Sejarah: Demi Stabilkan Rubel, Rusia Jual Emas Cadangan

    • calendar_month Sen, 24 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Bank Sentral Rusia untuk pertama kalinya mulai menjual emas fisik dari cadangannya sebagai bagian dari operasi Kementerian Keuangan untuk membiayai anggaran negara. Mengutip The Moscow Times, langkah ini mencerminkan transaksi sebelumnya yang melibatkan emas dari National Wealth Fund (NWF), yang sebelumnya sebagian besar hanya bersifat administratif. Dalam skema sebelumnya, pemerintah menjual emas ke […]

expand_less