Harga Minyak Dunia Stabil, Negosiasi Nuklir Iran Redam Gejolak Tarif Trump
- account_circle syaiful amri
- calendar_month 14 jam yang lalu
- comment 0 komentar

JAMBISNIS.COM – Harga minyak dunia bergerak relatif stabil pada awal pekan, di tengah rencana pembicaraan nuklir antara Amerika Serikat dan Iran yang meredam kekhawatiran konflik di Timur Tengah.
Mengutip CNBC, Selasa (24/2/2026), kontrak berjangka minyak mentah Brent turun 27 sen atau 0,38 persen ke level USD 71,49 per barel. Sementara itu, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS terkoreksi 17 sen atau 0,26 persen ke posisi USD 66,31 per barel.
Stabilnya harga minyak mencerminkan sikap hati-hati pelaku pasar dalam merespons dinamika geopolitik dan kebijakan perdagangan global.
Presiden AS Donald Trump pada akhir pekan lalu mengumumkan kenaikan tarif impor sementara dari 10 persen menjadi 15 persen terhadap seluruh barang impor. Kebijakan tersebut diambil setelah Supreme Court of the United States membatalkan program tarif sebelumnya.
Langkah ini memicu kekhawatiran perlambatan pertumbuhan ekonomi global yang berpotensi menekan permintaan energi.
Analis IG Markets, Tony Sycamore, menilai kebijakan tarif terbaru memicu pergeseran investor ke aset aman seperti emas, sehingga menekan harga minyak.
“Berita tarif pada akhir pekan telah memicu aliran penghindaran risiko, terlihat dari pergerakan harga emas dan kontrak berjangka saham AS, serta menekan harga minyak mentah,” ujarnya.
Di sisi lain, Iran dan AS dijadwalkan menggelar putaran ketiga pembicaraan nuklir di Jenewa, Swiss. Informasi tersebut disampaikan Menteri Luar Negeri Oman, Badr Albusaidi.
Sinyal diplomasi ini meredam kekhawatiran pasar atas potensi gangguan pasokan minyak dari kawasan Timur Tengah, yang sebelumnya sempat mendorong harga Brent dan WTI naik lebih dari 5 persen pada pekan lalu.
Seorang pejabat senior Iran menyatakan negaranya siap memberikan konsesi terkait program nuklir dengan imbalan pencabutan sanksi dan pengakuan hak memperkaya uranium.
- Penulis: syaiful amri


Saat ini belum ada komentar