Selasa, 12 Mei 2026
light_mode
Beranda » Peluang Usaha » Harga Ayam Hidup Anjlok di Awal 2026, Peternak Rakyat Jual Rugi hingga di Bawah Biaya Produksi

Harga Ayam Hidup Anjlok di Awal 2026, Peternak Rakyat Jual Rugi hingga di Bawah Biaya Produksi

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Harga ayam hidup di tingkat peternak dilaporkan mengalami penurunan tajam sejak akhir Desember 2025 hingga pertengahan Januari 2026. Kondisi tersebut membuat peternak rakyat tertekan karena harga jual di kandang kini berada jauh di bawah biaya pokok produksi (HPP).

Peternak dari Persatuan Peternak Rakyat Mandiri Indonesia (Permindo), Asep Saepudin, mengatakan harga ayam hidup di kandang saat ini hanya berkisar Rp 16.000–Rp 17.000 per kilogram, khususnya di wilayah Banten dan Jawa Barat. Angka tersebut terus menurun sejak 24 Desember 2025.

Menurut Asep, harga tersebut jauh dari kondisi ideal. Ia menyebut harga normal ayam hidup seharusnya berada di kisaran Rp 23.000 per kilogram, sementara HPP peternak saat ini mencapai Rp 21.500 per kilogram.

“Sekarang harga jauh di bawah HPP. Kalau kondisi ini terus berlangsung, peternak rakyat akan semakin sulit bertahan,” ujarnya, Rabu (14/1/2026).

Padahal, pemerintah telah menetapkan harga acuan pembelian ayam hidup di tingkat produsen sebesar Rp 25.000 per kilogram, sebagaimana tercantum dalam Keputusan Kepala Badan Pangan Nasional Nomor 529 Tahun 2024. Sementara harga acuan penjualan di tingkat konsumen ditetapkan Rp 40.000 per kilogram.

Asep menduga penurunan harga ayam hidup salah satunya dipicu berkurangnya penyerapan pasokan akibat libur sekolah, yang berdampak pada terhentinya sementara distribusi untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG). Akibatnya, stok ayam di tingkat peternak menjadi berlebih.

Di sisi lain, harga daging ayam di tingkat pengecer masih terpantau relatif tinggi. Kondisi ini, menurut Asep, menunjukkan adanya ketimpangan harga yang berpotensi dimanfaatkan oleh pedagang perantara.

“Di peternak harganya rendah, tapi di pengecer masih tinggi. Ini menandakan ada tekanan pasar, terutama di tingkat broker,” katanya.

Hal senada disampaikan Sekretaris Jenderal Gabungan Organisasi Peternak Ayam Nasional (GOPAN), Sugeng Wahyudi. Ia membenarkan bahwa harga ayam hidup di kandang pada awal 2026 mengalami penurunan signifikan akibat kelebihan pasokan yang tidak diimbangi permintaan.

Sugeng berharap, seiring kembali berjalannya program MBG setelah libur sekolah, permintaan daging ayam dan telur dapat meningkat sehingga harga ayam hidup di tingkat peternak kembali membaik.

“Dengan MBG kembali beroperasi, diharapkan permintaan naik dan harga bisa menyesuaikan agar peternak tidak terus merugi,” ujarnya.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Harga Cabe Rawit Hijau di Pasar Angso Duo Naik 12 Persen Menjadi Rp50.000 per Kilogram

    Harga Cabe Rawit Hijau di Pasar Angso Duo Naik 12 Persen Menjadi Rp50.000 per Kilogram

    • calendar_month Kamis, 29 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga kebutuhan pokok atau sembako di Pasar Angso Duo, Kota Jambi, hari ini terpantau relatif stabil pada Kamis (29/1/2026). Berdasarkan data SIHARKO pada Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Jambi, terlihat mayoritas komoditas pangan tidak mengalami perubahan harga signifikan dibandingkan hari sebelumnya. Harga beras Belido tercatat dijual dengan harga Rp15.000 per kilogram, sementara beras […]

  • Jepang Siapkan Pinjaman Rp171 Triliun untuk Amankan Pasokan Minyak Asia Tenggara

    Jepang Siapkan Pinjaman Rp171 Triliun untuk Amankan Pasokan Minyak Asia Tenggara

    • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Jepang mengambil langkah strategis untuk menjaga stabilitas energi kawasan dengan menyiapkan bantuan pinjaman sebesar US$10 miliar atau setara Rp171,34 triliun bagi negara-negara Asia, khususnya Asia Tenggara. Kebijakan ini muncul di tengah meningkatnya ketegangan di kawasan Timur Tengah yang berdampak pada lonjakan harga minyak global serta gangguan rantai pasok energi. Perdana Menteri Jepang, Sanae […]

  • Ingin Tahu? Ini Warna yang Akan Pudar di 2026

    Ingin Tahu? Ini Warna yang Akan Pudar di 2026

    • calendar_month Kamis, 9 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Tren warna cat rumah terus berubah setiap tahun. Mengikuti perkembangan gaya hidup dan selera estetika masyarakat. Menjelang 2026, para desainer interior mulai mengungkap sejumlah warna yang diprediksi akan kehilangan popularitas dan perlahan ditinggalkan oleh pemilik rumah. Menurut sejumlah pakar desain dikutip dari Medcom, perubahan tren warna tak lepas dari pergeseran preferensi menuju nuansa […]

  • Sepatu Bata (BATA) Resmi Setop Produksi Alas Kaki, Rugi Rp40 Miliar

    Sepatu Bata (BATA) Resmi Setop Produksi Alas Kaki, Rugi Rp40 Miliar

    • calendar_month Kamis, 9 Okt 2025
    • 0Komentar

    Emiten industri alas kaki legendaris, PT Sepatu Bata Tbk (BATA), resmi menghentikan kegiatan usaha di bidang industri alas kaki untuk kebutuhan sehari-hari. Keputusan strategis ini diambil melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 25 September 2025. Langkah mengejutkan datang dari merek sepatu legendaris Indonesia. Setelah hampir satu abad beroperasi, Sepatu Bata (BATA) resmi […]

  • Ternyata Ini Dampak Telat Ganti Oli di Mobil Listrik

    Ternyata Ini Dampak Telat Ganti Oli di Mobil Listrik

    • calendar_month Jumat, 28 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Berbeda dengan mobil bensin atau diesel, mobil listrik tetap memiliki oli untuk motor listrik dan reduction gear. Jika oli ini telat diganti, risikonya cukup serius karena komponen EV bekerja pada putaran dan torsi yang sangat tinggi. Mobil listrik memakai reduction gear untuk menurunkan putaran motor listrik yang tinggi. Sehingga, dihasilkan rasio putaran lebih […]

  • Lanjutkan Tren Penurunan, Emas Antam Kini Rp2.263.000 per Gram

    Lanjutkan Tren Penurunan, Emas Antam Kini Rp2.263.000 per Gram

    • calendar_month Kamis, 30 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) melanjutkan tren penurunan. Perdagangan Kamis (30/10/2025), emas Antam kembali terkoreksi sebesar Rp 4.000 menjadi Rp 2.263.000 per gram dari semula Rp2.267.000 per gram. ‎Untuk harga beli kembali (buyback) juga turun Rp4000 menjadi Rp2.128.000 dari awalnya Rp2.132.000 per gram. Transaksi harga jual dikenakan potongan pajak sesuai […]

expand_less