Harga Cabe Rawit Hijau di Pasar Angso Duo Naik 12 Persen Menjadi Rp50.000 per Kilogram
- account_circle syaiful amri
- calendar_month Kam, 29 Jan 2026
- comment 0 komentar

JAMBISNIS.COM – Harga kebutuhan pokok atau sembako di Pasar Angso Duo, Kota Jambi, hari ini terpantau relatif stabil pada Kamis (29/1/2026). Berdasarkan data SIHARKO pada Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Jambi, terlihat mayoritas komoditas pangan tidak mengalami perubahan harga signifikan dibandingkan hari sebelumnya.
Harga beras Belido tercatat dijual dengan harga Rp15.000 per kilogram, sementara beras operasi pasar Bulog yang di gagas pemerintah berada di angka Rp12.000 per kilogram. Namun ada beberapa jenis beras lainnya tercatat belum mengalami perubahan harga.
Untuk harga gula pasir lokal hari ini terpantau masih bertahan di Rp17.000 per kilogram. Tepung terigu, Cakra Kembar dijual Rp14.000 per kilogram dan Segitiga Biru Rp12.000 per kilogram, keduanya dalam kondisi stabil.
Sementara itu harga daging sapi murni terpantai masih di harga Rp140.000 per kilogram. Daging ayam kampung dijual Rp65.000 per kilogram, sedangkan ayam broiler berada di harga Rp38.000 per kilogram.
Hal yang sama juga terjadi pada harga minyak goreng curah di pasar angso duo dijuwak dengan harga Rp18.000 per kilogram, sementara minyak goreng kemasan isi ulang 1 liter berada di harga Rp15.700 per liter.
Harga cabe rawit hijau dipasar angso duo Kota Jambi mengalami kenaikan sebesar 12 persen menjadi Rp50.000 per kilogram. Namun harga cabe rawit merah masih bertahan di harga Rp60.000 per kilogram, sedangkan cabe merah besar dan kecil masing-masing dijual Rp28.000 per kilogram.
Harga bawang merah tercatat Rp32.000 per kilogram dan bawang putih Rp34.000 per kilogram. Kedua komoditas ini juga masih dalam kondisi stabil. Untuk komoditas lain, telur ayam ras dijual Rp1.800 per butir dan telur ayam kampung Rp2.500 per butir. Ikan kembung dijual Rp50.000 per kilogram, ikan asin teri Rp75.000 per kilogram, serta udang swallo Rp70.000 per kilogram, seluruhnya tidak mengalami perubahan harga.
- Penulis: syaiful amri

Saat ini belum ada komentar