Rabu, 22 Jul 2026
light_mode
Beranda » Peluang Usaha » Sepatu Bata (BATA) Resmi Setop Produksi Alas Kaki, Rugi Rp40 Miliar

Sepatu Bata (BATA) Resmi Setop Produksi Alas Kaki, Rugi Rp40 Miliar

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Kamis, 9 Okt 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Emiten industri alas kaki legendaris, PT Sepatu Bata Tbk (BATA), resmi menghentikan kegiatan usaha di bidang industri alas kaki untuk kebutuhan sehari-hari. Keputusan strategis ini diambil melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 25 September 2025. Langkah mengejutkan datang dari merek sepatu legendaris Indonesia. Setelah hampir satu abad beroperasi, Sepatu Bata (BATA) resmi menutup lini produksi alas kaki dan menghapusnya dari anggaran dasar perusahaan, menandai babak baru dalam sejarah industri sepatu nasional.

Dalam rapat yang digelar akhir September tersebut, terdapat tiga agenda utama, yakni perubahan anggaran dasar, perubahan susunan direksi, serta pengangkatan dan perubahan dewan komisaris.

“RUPSLB menyetujui perubahan Pasal 3 Anggaran Dasar Perseroan untuk menghapus kegiatan usaha industri alat kaki untuk kebutuhan sehari-hari,” tulis manajemen dalam ringkasan risalah rapat, dikutip Kamis (9/10/2025).

Selain itu, pemegang saham juga menyetujui pengunduran diri Rajeev Gopalakrishnan dari posisi Presiden Komisaris, yang telah diajukan sejak 25 Juni 2025. Langkah penghapusan lini bisnis utama ini terjadi di tengah kinerja keuangan perusahaan yang masih tertekan. Berdasarkan laporan keuangan semester I/2025, BATA mencatat rugi bersih sebesar Rp40,62 miliar, turun dibandingkan kerugian Rp127,43 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Namun, penjualan bersih anjlok 38,74% menjadi Rp159,43 miliar, dari sebelumnya Rp260,29 miliar. Total aset pun ikut turun menjadi Rp377,98 miliar hingga akhir Juni 2025, dibandingkan Rp405,66 miliar di akhir 2024. Sementara total liabilitas tercatat Rp434,53 miliar dengan ekuitas hanya Rp56,54 miliar.

“Memberikan kuasa kepada Direksi Perseroan untuk melakukan segala tindakan yang diperlukan berkaitan dengan keputusan tersebut, termasuk menyusun dan menyatakan kembali seluruh Anggaran Dasar Perseroan dalam suatu akta notaris,” demikian tertulis dalam risalah rapat.

Untuk diketahui, BATA telah menutup pabrik di Purwakarta sejak April 2024. Setelah itu, perusahaan menyelesaikan proses pemutusan hubungan kerja (PHK) dan membayar pesangon sebesar Rp16,7 miliar kepada ratusan karyawan hingga Mei 2024.

Direktur BATA, Hatta Tutuko, menyampaikan bahwa perusahaan kini akan fokus mengoptimalkan sumber daya yang tersedia untuk memperkuat penjualan produk dan aksesori.

“Perseroan mengalihkan produksi dengan bekerja sama dengan supplier lokal yang mumpuni,” ujar Hatta dalam paparan publik pada Desember 2024.

Sebelumnya, BATA juga telah menjual pabriknya di Kalibata, Jakarta pada 2009, yang kemudian seluruh proses produksi dipusatkan di Purwakarta. Kini, setelah pabrik Purwakarta resmi tutup, BATA mengandalkan 100% produksi dari suplier lokal.

“Jalan keluarnya, kita kerja sama dengan suplier lokal agar perbaiki posisi keuangan,” ujarnya.

Perusahaan juga memindahkan pusat distribusi dari Purwakarta ke Jakarta, serta menggandeng perusahaan logistik untuk mengelola warehouse yang menyalurkan barang ke toko-toko Bata di seluruh Indonesia. Meski menghentikan produksi internal, BATA masih berupaya tetap eksis di pasar Indonesia dengan strategi baru yang berfokus pada kolaborasi dan efisiensi distribusi. Transformasi ini diharapkan mampu menekan biaya produksi dan menjaga keberlangsungan merek Bata di tengah persaingan ritel modern yang semakin ketat.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jelang UMP 2026, Apindo Ungkap Banyak Perusahaan UKM Tak Mampu Bayar Upah Minimum

    Jelang UMP 2026, Apindo Ungkap Banyak Perusahaan UKM Tak Mampu Bayar Upah Minimum

    • calendar_month Kamis, 11 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) menegaskan bahwa pembahasan Upah Minimum Provinsi (UMP) 2026 harus mempertimbangkan kondisi riil dunia usaha yang mayoritas didominasi oleh Usaha Kecil dan Menengah (UKM). Ketua Bidang Ketenagakerjaan Apindo, Bob Azam, menjelaskan bahwa sekitar 90 persen perusahaan di Indonesia bukanlah perusahaan besar atau multinasional, melainkan UKM dengan kemampuan finansial terbatas. “Jangan […]

  • Prabowo Terkejut Lihat Tumpukan Uang Korupsi CPO Rp 13,2 Triliun yang Disita Kejagung

    Prabowo Terkejut Lihat Tumpukan Uang Korupsi CPO Rp 13,2 Triliun yang Disita Kejagung

    • calendar_month Senin, 20 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kejaksaan Agung (Kejagung) Republik Indonesia secara resmi menyerahkan uang pengganti kerugian negara, senilai lebih dari Rp13 triliun dalam kasus korupsi fasilitas ekspor Crude Palm Oil (CPO) dan produk turunannya. Penyerahan ini dilakukan langsung di hadapan Presiden Prabowo Subianto, Senin (20/10/2025), di Gedung Utama Kejaksaan Agung, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Presiden Prabowo tiba di […]

  • Bayar Hutang atau Zakat Dulu? Ini Penjelasan Quraish Shihab

    Bayar Hutang atau Zakat Dulu? Ini Penjelasan Quraish Shihab

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Bulan Ramadan sering menjadi momen bagi umat Islam untuk menunaikan berbagai ibadah, termasuk membayar zakat. Namun di tengah kewajiban tersebut, muncul pertanyaan yang cukup sering dibahas: mana yang harus didahulukan, membayar hutang atau menunaikan zakat? Ulama tafsir Indonesia, M. Quraish Shihab menjelaskan bahwa dalam Islam, membayar hutang yang sudah jatuh tempo harus didahulukan […]

  • Prabowo Pimpin Rapim TNI-Polri di Istana Kepresidenan Jakarta

    Prabowo Pimpin Rapim TNI-Polri di Istana Kepresidenan Jakarta

    • calendar_month Senin, 9 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Presiden RI Prabowo Subianto menggelar rapat pimpinan (rapim) bersama jajaran Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) di Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (9/2/2026). Sejumlah perwira tinggi TNI dan Polri terlihat mulai berdatangan sejak pagi hari untuk mengikuti agenda tersebut. Salah satu yang hadir adalah Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal […]

  • Hari Kartini, Harga Cabai Rawit di Pasar Angso Duo Capai Rp60.000 per Kg

    Hari Kartini, Harga Cabai Rawit di Pasar Angso Duo Capai Rp60.000 per Kg

    • calendar_month Selasa, 21 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga kebutuhan pokok atau sembako di Pasar Angso Duo terpantau relatif stabil pada Selasa (21/4/2026). Berdasarkan data dari Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Jambi, mayoritas komoditas tidak mengalami perubahan harga signifikan dibandingkan hari sebelumnya. Sejumlah bahan pokok utama seperti beras, gula, minyak goreng, hingga daging masih berada pada kisaran harga normal. Untuk komoditas […]

  • Menkop Ferry Juliantono Dukung IUP Dikelola Koperasi Desa Merah Putih untuk Sejahterakan Penambang Timah

    Menkop Ferry Juliantono Dukung IUP Dikelola Koperasi Desa Merah Putih untuk Sejahterakan Penambang Timah

    • calendar_month Kamis, 9 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Koperasi dan UKM (Menkop UKM) Ferry Juliantono menyatakan dukungannya agar izin usaha pertambangan (IUP) dapat dikelola langsung oleh Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes/Kel) Merah Putih, terutama di wilayah penghasil timah seperti Bangka Belitung. Langkah ini diharapkan menjadi solusi atas polemik penertiban tambang ilegal serta membuka jalan bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat penambang. “Kami mendukung jika […]

expand_less