Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » DIPA APBN 2026 Belum Diserahkan, Kemenkeu Pastikan Anggaran Tetap Berjalan

DIPA APBN 2026 Belum Diserahkan, Kemenkeu Pastikan Anggaran Tetap Berjalan

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Rab, 17 Des 2025
  • comment 0 komentar

JAMBISNIS.COM – Penyerahan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) APBN 2026 kepada kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah hingga kini belum dilaksanakan. Meski demikian, Kementerian Keuangan (Kemenkeu) memastikan pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026 tetap berjalan tanpa hambatan.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menjelaskan bahwa keterlambatan tersebut hanya menyangkut agenda seremoni penyerahan DIPA dan tidak berdampak pada proses teknis maupun kesiapan pelaksanaan anggaran.

“Ini hanya upacaranya saja yang diundur. Bukan berarti pelaksanaan APBN 2026 terhambat. Yang lain tetap berjalan,” ujar Purbaya usai menghadiri rapat arahan Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Selasa (16/12/2025).

Menurut Purbaya, penyerahan DIPA semula dijadwalkan berlangsung pekan ini, namun harus ditunda untuk menyesuaikan agenda Presiden. Pemerintah masih menunggu waktu yang tepat untuk pelaksanaan seremoni tersebut.

Ia kembali menegaskan bahwa seluruh kementerian dan lembaga telah siap menjalankan program-program APBN 2026 sesuai perencanaan, meskipun DIPA belum diserahkan secara simbolis.

Sementara itu, Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Kemenkeu telah merilis jadwal dan batas waktu Langkah-Langkah Akhir Tahun (LLAT) sebagai panduan penyelesaian kewajiban anggaran akhir tahun 2025.

Dalam kalender LLAT tersebut, pemerintah menetapkan sejumlah tanggal penting terkait pengajuan dokumen, pendaftaran kontrak, penyampaian Surat Perintah Membayar (SPM), hingga penyetoran sisa dana anggaran. Langkah ini dilakukan untuk memastikan transisi anggaran dari 2025 ke 2026 berjalan lancar dan tertib.

  • Penulis: syaiful amri

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sanae Takaichi Belum Ada Saingan, Jabatan Perdana Menteri Jepang

    Sanae Takaichi Belum Ada Saingan, Jabatan Perdana Menteri Jepang

    • calendar_month Jum, 17 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Upaya pemimpin Partai Liberal Demokratik (LDP), Sanae Takaichi, untuk menjadi perdana menteri wanita pertama Jepang kembali mendapatkan momentum pekan ini. Hal ini terjadi seiring dengan kemajuan pembicaraan aliansi dengan partai politik lain. Setelah Partai Komeito mengakhiri kerja sama mereka selama 26 tahun pekan lalu, LDP yang hampir selalu memimpin Jepang sejak era pasca-perang […]

  • Danantara Beberkan Alasan Utama Menyelamatkan Krakatau Steel

    Danantara Beberkan Alasan Utama Menyelamatkan Krakatau Steel

    • calendar_month Sel, 25 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Badan Pengelola Indonesia Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) memastikan komitmennya untuk melakukan langkah penyelamatan terhadap PT Krakatau Steel (Persero) Tbk. Managing Director Stakeholder Management and Communications Danantara Indonesia, Rohan Hafas, menegaskan bahwa Krakatau Steel (KRAS) memiliki posisi strategis dalam ekosistem industri baja nasional sehingga perlu mendapatkan dukungan penyehatan menyeluruh. Menurut Rohan, Krakatau Steel […]

  • Rupiah masih Melemah Terhadap Dolar AS

    Rupiah masih Melemah Terhadap Dolar AS

    • calendar_month Sel, 4 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah tampaknya belum stabil. Dibuka pada perdagangan hari ini, Selasa (4/11/2025), rupiah melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Mengutip Antara, rupiah dibuka terdepresiasi 0,25% atau 39 poin ke Rp16.715 per dolar AS dari sebelumnya Rp16.676 per dolar AS. Sementara itu, indeks dolar AS menguat 0,11% atau 0,11 poin ke 99,97. Sementara […]

  • Uang Beredar Naik ke Rp 2.152 Triliun, Tanda Ekonomi Indonesia Makin Pulih

    Uang Beredar Naik ke Rp 2.152 Triliun, Tanda Ekonomi Indonesia Makin Pulih

    • calendar_month Ming, 26 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Bank Indonesia (BI) mencatat jumlah uang beredar dalam arti sempit atau base money (M0) pada September 2025 mencapai Rp 2.152,4 triliun, meningkat 18,6 persen secara tahunan (year-on-year/yoy). Kenaikan tajam ini menjadi sinyal positif bahwa aktivitas ekonomi nasional terus membaik di tengah berbagai stimulus dan peningkatan investasi. Sebelumnya, pada Agustus 2025, pertumbuhan uang beredar […]

  • Bank Masih Dulang Cuan dari Bisnis Bancassurance

    Bank Masih Dulang Cuan dari Bisnis Bancassurance

    • calendar_month Rab, 24 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pendapatan premi asuransi jiwa dari kanal bancassurance turun pada kuartal III-2025. Namun begitu, sejumlah bank masih menikmati pendapatan berbasis komisi (fee based income/FBI) dari bisnis ini. Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) mencatat pendapatan premi dari kanal bancassurance turun 4,2% secara tahunan (year-on-year/YoY) pada kuartal III-2025 menjadi Rp 55,28 triliun. Meski begitu, bancassurance masih […]

  • Danantara Gelontorkan Rp 20 Triliun untuk Pabrik Peternakan Ayam

    Danantara Gelontorkan Rp 20 Triliun untuk Pabrik Peternakan Ayam

    • calendar_month Jum, 23 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah memastikan akan membangun peternakan ayam terintegrasi. Bila ini terwujud maka, industri ayam tidak lagi “dimonopoli” oleh swasta. Selama ini, industri ayam termasuk produksi DOC (day old chick) masih sepenuhnya berada di tangan swasta. Dengan kondisi itu pemerintah kerap kesulitan mengintervensi saat harga bergejolak. Karena itu pembangunan pabrik peternakan ayam ini diarahkan untuk […]

expand_less