Breaking News
light_mode
Beranda » Internasional » Sanae Takaichi Belum Ada Saingan, Jabatan Perdana Menteri Jepang

Sanae Takaichi Belum Ada Saingan, Jabatan Perdana Menteri Jepang

  • account_circle -
  • calendar_month Jum, 17 Okt 2025
  • comment 0 komentar

JAMBISNIS.COM – Upaya pemimpin Partai Liberal Demokratik (LDP), Sanae Takaichi, untuk menjadi perdana menteri wanita pertama Jepang kembali mendapatkan momentum pekan ini. Hal ini terjadi seiring dengan kemajuan pembicaraan aliansi dengan partai politik lain.

Setelah Partai Komeito mengakhiri kerja sama mereka selama 26 tahun pekan lalu, LDP yang hampir selalu memimpin Jepang sejak era pasca-perang kini menjajaki kemungkinan bekerja sama dengan Partai Inovasi Jepang (Ishin), partai sayap kanan yang memiliki pengaruh di parlemen.

Pemungutan suara parlemen untuk memilih perdana menteri berikutnya dijadwalkan berlangsung Selasa mendatang. Sistem pemilihan ini menetapkan bahwa kandidat yang meraih mayoritas suara gabungan dari Dewan Perwakilan Rakyat dan Dewan Tinggi akan menjadi perdana menteri.

Jika tidak ada kandidat yang memperoleh mayoritas sederhana, akan diadakan putaran kedua antara dua kandidat dengan suara terbanyak. Dalam hal terjadi perbedaan antara kedua kamar, suara Dewan Perwakilan Rakyat yang menjadi penentu.

Saat ini, LDP menguasai 196 dari 465 kursi di Dewan Perwakilan Rakyat, masih jauh dari ambang mayoritas sederhana sebanyak 233 kursi.

Jika Ishin bergabung, jumlah kursi gabungan mereka mencapai 231. Untuk menambah dua suara lagi, LDP tengah mencari dukungan dari partai-partai kecil baru. Namun, belum jelas apakah Ishin akan menjadi mitra koalisi resmi atau hanya memberikan dukungan politik.

Sementara itu, kemungkinan munculnya kandidat lain masih belum pasti. Partai Demokrat Konstitusional Jepang (CDPJ), yang memiliki 148 kursi, mengusulkan agar partai oposisi mengajukan satu kandidat bersama, kemungkinan Yuichiro Tamaki, pemimpin Partai Demokrat untuk Rakyat (DPFP).

Jika CDPJ, DPFP (27 kursi), dan Komeito (24 kursi) bersatu, total kursi mereka akan melampaui LDP, meski tetap belum cukup untuk mayoritas sederhana.

Namun, Tamaki menyatakan perbedaan mendasar antara partainya dengan CDPJ terkait isu seperti energi nuklir dan keamanan membuat pembentukan aliansi menjadi tantangan besar.

Dengan dinamika politik yang kompleks ini, pertemuan dan kesepakatan terakhir antara LDP dan partai-partai lain akan menjadi kunci penentuan siapa yang akan memimpin Jepang dalam waktu dekat.(*)

  • Penulis: -

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rupiah Terus Merosot ke Level Rp16.746 per Dolar AS

    Rupiah Terus Merosot ke Level Rp16.746 per Dolar AS

    • calendar_month Sel, 6 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah masih belum bangkit dari zona merah. Dilansir dari Antara, Selasa (6/1/20260, rupiah dibuka pada level Rp16.746 per dolar Amerika Serikat (AS). Rupiah melemah 6 poin atau 0,04 persen dibanding penutupan pada Senin yang berada di level Rp 16.740 dolar AS. Sementara itu, indeks dolar naik 98,28. Saat ini, pergerakan mata uang […]

  • Ekonomi Iran Porak Poranda: Inflasi Tinggi, Nilai Tukar Rial Anjlok, Harga Pangan Melonjak

    Ekonomi Iran Porak Poranda: Inflasi Tinggi, Nilai Tukar Rial Anjlok, Harga Pangan Melonjak

    • calendar_month Kam, 15 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kondisi ekonomi Iran kian memburuk dalam beberapa bulan terakhir. Tingginya inflasi, anjloknya nilai tukar mata uang rial, serta melonjaknya harga kebutuhan pokok membuat daya beli masyarakat tertekan dan memicu gelombang protes di berbagai kota. Tekanan ekonomi tersebut diperparah oleh kejatuhan nilai tukar rial yang sangat drastis. Data menunjukkan, pada pertengahan Desember 2025, nilai […]

  • IHSG Melonjak Tajam Menjadi 8.175: Menguat 1,07 Persen

    IHSG Melonjak Tajam Menjadi 8.175: Menguat 1,07 Persen

    • calendar_month Sel, 21 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM -Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tampil perkasa di awal perdagangan hari ini. Selasa (21/10/2025). IHSG menguat 86,615 poin atau 1,07 persen ke 8.175,593. Mengutip Kontan, penguatan IHSG ini disokong hampir seluruh indeks sektoral. Sektor dengan penguatan terbesar dicetak IDX Properti dan Real Estate yang menguat 2,46% di awal sesi pertama. Berikutnya ada IDX Sektor […]

  • Bahlil Targetkan LPG Diganti DME Batu Bara Mulai 2026

    Bahlil Targetkan LPG Diganti DME Batu Bara Mulai 2026

    • calendar_month Sel, 28 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah Indonesia berencana mengganti penggunaan gas LPG dengan Dimethyl Ether (DME) berbasis batu bara mulai tahun 2026. Langkah ambisius ini diinisiasi oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia sebagai upaya mengurangi ketergantungan impor LPG dan memperkuat ketahanan energi nasional. Program ini sejatinya sudah digagas sejak masa pemerintahan Presiden Joko Widodo […]

  • ANTARA dan Kemenko Polkam Bersinergi Sebarluaskan Informasi Publik Bidang Politik dan Keamanan

    ANTARA dan Kemenko Polkam Bersinergi Sebarluaskan Informasi Publik Bidang Politik dan Keamanan

    • calendar_month Sel, 7 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM –  Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) ANTARA dan Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Kemenko Polkam) menandatangani nota kesepahaman (MoU) tentang penyebarluasan informasi publik di bidang politik dan keamanan, Selasa (7/10/2025), di Jakarta. Penandatanganan dilakukan oleh Direktur Utama Perum LKBN ANTARA Akhmad Munir dan Sekretaris Kemenko Polkam Letjen TNI Mochammad Hasan, serta disaksikan sejumlah […]

  • Rupiah Menguat Tiga Poin Menjadi Rp16.725 per Dolar AS

    Rupiah Menguat Tiga Poin Menjadi Rp16.725 per Dolar AS

    • calendar_month Jum, 14 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Rupiah dibuka menguat pada perdagangan Jumat (14/11/2025) pagi. Rupiah menguat sebesar 3 poin atau 0,02 persen menjadi Rp16.725 per dolar Amerika Serikat (AS) dari sebelumnya Rp16.728 per dolar AS. Mayoritas mata uang di kawasan Asia menguat terhadap dolar AS pagi ini. Won Korea mencatat penguatan terbesar yakni 0,41%, disusul peso Filipina yang naik […]

expand_less