Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Cuaca Ekstrem Bayangi Produksi, Pasokan Cabai Dipastikan Aman Jelang Ramadan

Cuaca Ekstrem Bayangi Produksi, Pasokan Cabai Dipastikan Aman Jelang Ramadan

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Rab, 7 Jan 2026
  • comment 0 komentar

JAMBISNIS.COM – Pasokan cabai nasional dipastikan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat menjelang bulan Ramadan, meski produksi di sejumlah sentra pertanian dibayangi cuaca ekstrem. Petani berharap pemerintah dapat memberikan subsidi biaya logistik agar harga cabai tetap terkendali di pasaran. Ketua Asosiasi Champion Cabai Indonesia, Tunov Mondro, menyatakan produksi cabai petani saat ini masih sesuai dengan proyeksi pemerintah untuk menghadapi Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN), termasuk Ramadan.

“Artinya data dari lapangan maupun yang dipegang pemerintah itu tidak terlalu jauh melesetnya, kami prudent, kami optimis untuk HBKN itu akan aman,” ujar Tunov saat dihubungi Liputan6.com, Selasa (6/1/2026).

Tunov mengakui, cuaca ekstrem yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir menjadi tantangan dalam proses produksi cabai di berbagai daerah. Kondisi cuaca tersebut berpotensi memengaruhi harga cabai di tingkat petani maupun konsumen.

Meski demikian, ia memastikan produksi cabai nasional masih mencukupi kebutuhan pasar, terlebih dengan adanya proyeksi panen raya cabai pada awal 2026.

“Memang cuaca nanti akan menentukan harga. Tapi kalau secara produksi, kami petani sudah menyiapkan lebih banyak daripada kebutuhan,” katanya.

Tunov menambahkan, persoalan utama yang masih dihadapi petani adalah tingginya biaya logistik pengiriman hasil panen dari sentra produksi ke daerah konsumen, khususnya dari Pulau Jawa ke wilayah Sumatera dan Jabodetabek.

“Biaya logistik dari Jawa ke Sumatera atau ke Jabodetabek itu dibebankan ke harga produk, sehingga memberatkan petani,” tuturnya.

Menurut Tunov, subsidi logistik sangat dibutuhkan agar harga cabai tetap stabil, namun penyalurannya harus tepat sasaran dan benar-benar dirasakan petani, bukan hanya pelaku usaha besar.

“Yang butuh itu kami petani sebagai produsen. Regulasi pemerintah perlu memastikan subsidi itu tepat sasaran,” tegasnya.

Berdasarkan Panel Harga Badan Pangan Nasional (Bapanas) per 6 Januari 2026, harga rata-rata nasional cabai merah keriting tercatat Rp 41.732 per kilogram (kg), cabai merah besar Rp 35.384 per kg, dan cabai rawit merah Rp 56.024 per kg. Harga cabai rawit merah tercatat turun dibandingkan pekan sebelumnya.

Secara nasional, harga cabai masih berada dalam kisaran Harga Acuan Pembelian (HAP) Rp 40.000–57.000 per kg. Namun, di beberapa wilayah seperti Papua Barat Daya, harga cabai rawit merah masih tembus hingga Rp 140.000 per kg.

  • Penulis: syaiful amri

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Purbaya Tepis Julukan Gaya Koboi: Saya Hanya Perpanjangan Tangan Presiden Prabowo

    Purbaya Tepis Julukan Gaya Koboi: Saya Hanya Perpanjangan Tangan Presiden Prabowo

    • calendar_month Sel, 28 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa gaya komunikasinya yang kerap dianggap “koboi” bukan tindakan pribadi, melainkan bentuk pelaksanaan arahan langsung dari Presiden Prabowo Subianto untuk mempercepat pemulihan kepercayaan ekonomi masyarakat. “Saya tidak bertindak sendiri. Semua langkah saya adalah perpanjangan tangan Bapak Presiden. Jangan anggap saya koboi,” ujar Purbaya di Jakarta, Senin (27/10/2025). […]

  • 10 Makanan Berbuka Puasa yang Sehat dan Mengenyangkan untuk Jaga Stamina Saat Ramadhan

    10 Makanan Berbuka Puasa yang Sehat dan Mengenyangkan untuk Jaga Stamina Saat Ramadhan

    • calendar_month Sel, 24 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Memilih makanan berbuka puasa yang sehat dan mengenyangkan menjadi hal penting selama bulan Ramadhan. Setelah menahan lapar dan dahaga lebih dari 12 jam, tubuh memerlukan asupan gizi seimbang untuk mengembalikan energi sekaligus menjaga stamina hingga waktu sahur. Ahli gizi menyarankan agar menu iftar tidak hanya fokus pada rasa, tetapi juga memperhatikan kandungan nutrisi […]

  • Puluhan Gubernur Temui Menkeu Purbaya, Protes Pemotongan Dana Transfer ke Daerah Rp226 Triliun

    Puluhan Gubernur Temui Menkeu Purbaya, Protes Pemotongan Dana Transfer ke Daerah Rp226 Triliun

    • calendar_month Sel, 7 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Puluhan gubernur dan wakil gubernur dari berbagai provinsi di Indonesia mendatangi Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Selasa (7/10/2025). Pertemuan itu berlangsung panas setelah para kepala daerah yang tergabung dalam Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (Appsi) menyampaikan protes keras atas kebijakan pemotongan transfer ke daerah (TKD) dalam APBN […]

  • Gubernur BI Waspadai Ancaman Siber di Tengah Pesatnya Ekonomi Digital Indonesia

    Gubernur BI Waspadai Ancaman Siber di Tengah Pesatnya Ekonomi Digital Indonesia

    • calendar_month Kam, 30 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo mengingatkan bahwa di balik pesatnya pertumbuhan ekonomi digital dan sistem pembayaran nasional, ancaman serangan siber semakin meningkat dan perlu diwaspadai oleh seluruh pihak. Menurut Perry, perkembangan teknologi digital di Indonesia saat ini menjadi salah satu yang tercepat di dunia. Namun, semakin canggih teknologi, semakin tinggi pula risiko […]

  • Harga Kelapa Meroket, Zulhas: Berkebun Kelapa Kini Lebih Untung dari Sawit

    Harga Kelapa Meroket, Zulhas: Berkebun Kelapa Kini Lebih Untung dari Sawit

    • calendar_month Rab, 26 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) menyatakan bahwa menanam kelapa saat ini lebih  menguntungkan dibandingkan kelapa sawit. Pernyataan ini muncul seiring lonjakan permintaan kelapa dari China yang memicu kenaikan harga komoditas tersebut di tingkat petani. Zulhas mengungkapkan harga kelapa di tingkat petani melonjak dari Rp2.000 menjadi Rp12.000 per butir. Kenaikan signifikan ini […]

  • KKP Selamatkan Potensi Kerugian Negara Rp6,79 Triliun Selama Setahun Pemerintahan Prabowo

    KKP Selamatkan Potensi Kerugian Negara Rp6,79 Triliun Selama Setahun Pemerintahan Prabowo

    • calendar_month Rab, 29 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Dalam satu tahun masa pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) berhasil menyelamatkan potensi kerugian negara sebesar Rp6,79 triliun melalui berbagai upaya pengawasan dan penegakan hukum di sektor kelautan dan perikanan. Direktur Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (Dirjen PSDKP) KKP, Pung Nugroho Saksono, menyampaikan bahwa sepanjang periode Oktober 2024 […]

expand_less